http://www.antaranews.com/berita/615352/perbedaan-presiden-jokowi-dan-soeharto-sambut-raja-arab?utm_source=populer_home&utm_medium=populer&utm_campaign=news
*Perbedaan Presiden Jokowi dan Soeharto sambut
*
*Raja Arab*
Rabu, 1 Maret 2017 18:01 WIB | 8.109 Views
Pewarta: Try Reza Essra
Perbedaan Presiden Jokowi dan Soeharto sambut Raja Arab
Kunjungan Kenegaraan Raja Salman Presiden Joko Widodo menyambut Raja
Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud (kiri) saat tiba di Bandara
Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3/2017). Kunjungan kenegaraan Raja
Salman pada 1-9 Maret ke Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk
mendorong investasi dari Timur Tengah. (ANTARA FOTO/Setpres/Agus Suparto) ()
Jakarta (ANTARA News) - Rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz
al-Saud tiba di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu siang, untuk
melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia.
Raja Salman turun dari pesawat menggunakan eskalator disambut oleh
Presiden Joko Widodo.
Penyambutan berlangsung hangat. Raja Salman dan rombongan saling
bersalaman dan bercakap-cakap sebentar.
Sejumlah pejabat negara yang turut menyambut kedatangan Raja Salman
antara lain Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, Menteri Pariwisata
Arief Yahya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Panglima
Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta Mayjen (TNI) Jaswandi, dan Kapolda
Metro Jaya Irjen (Pol) M Iriawan.
Setelah itu, Raja Salman masuk ke mobil yang sudah disiapkan, dan
didampingi oleh Menteri Agama, untuk menuju ke Istana Bogor melakukan
berbagai kegiatan.
Sementara Presiden Jokowi memasuki mobil yang berbeda untuk menuju
Istana Bogor, Jawa Barat.
Kemudian, Presiden Jokowi berangkat lebih dulu ke Istana Bogor, diikuti
rangkaian delegasi, dan rangkaian ketiga yakni Raja Salman.
(Baca:*Agenda Raja Salman selama di Istana Bogor
<http://www.antaranews.com/berita/615293/agenda-raja-salman-selama-di-istana-bogor>*)
Kunjungan Raja Salman ini adalah yang pertama bagi raja Saudi setelah
hampir 47 tahun ini tidak ada kunjungan ke Indonesia. Tidak
tanggung-tanggung,Raja membawa rombongan 1.500 anggota delegasi,
termasuk 10 menteri dan 25 pangeran.
Kedatangan raja yang berusia 81 tahun itu pun disambut dengan luar
biasa. Masjid Istiqlal telah menyiapkan lift dan toilet khusus untuk
Raja Salman yang rencananya akan melaksanakan Salat Jumat pada Jumat (3/3).
Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mengerahkan 50 ribu pelajar se-Kota
Bogor, untuk menyambut kedatangan Raja Arab saat ke Istana Bogor, Rabu
siang.
TNI dan Polri menyiapkan 18.161 personel untuk mengamankan kunjungan
Raja, termasuk lebih dari 1.000 personel gabungan yang mengamankan
kunjungan Raja beserta rombongan ke Pulau Dewata, 4-9 Maret 2017 untuk
berlibur.
Sementara itu, sebanyak 150 koki disiapkan oleh Aerofood Catering
Service (ACS), anak perusahaan maskapai Garuda Indonesia, untuk membantu
menjamu rombongan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud selama berkunjung di
Indonesia.
Istana Kepresidenan Bogor menyediakan lahan khusus untuk *Al-Saud Garden
<http://www.antaranews.com/berita/615272/istana-bogor-sediakan-al-saud-garden-sambut-raja-salman>*
membentang di depan gedung Serbaguna istana tersebut khusus untuk
menyambut kehadiran Raja Salman bersama pangeran di Istana tersebut.
(Baca: *Raja Salman terima tanda kehormatan Bintang Adipurna
<http://www.antaranews.com/berita/615343/raja-salman-terima-tanda-kehormatan-bintang-adipurna>*)
Berbeda dengan kunjungan Raja Arab ke Indonesia 47 tahun silam, tepatnya
pada Rabu, 10 Juni 1970, Raja Faisal bin Abdulaziz Al Saud disambut
dengan upacara kenegaraan di Bandar Udara Kemayoran, Jakarta, yang
ketika itu masih aktif.
Kala itu, Raja Faisal disambut oleh Presiden Soeharto didampingi Menteri
Luar Negeri Adam Malik, Ketua MPR dan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin.
Seperti dikutip buku "Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret
1973" yang ditayangkan laman Soeharto.co, mereka kemudian menuju Istana
Merdeka untuk melakukan pertemuan kenegaraan.
Percakapan berlangsung lebih dari setengah jam dan diikuti oleh Menteri
Luar Negeri Adam Malik, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi H.
Aminudin Aziz, Menteri Negara Idham chalid, dan rombongan Raja Faisal.
Kemudian pada malam harinya, Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto
mengadakan jamuan makan malam kenegaraan untuk menghormati kunjungan
Raja Faisal.
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2017