Pada Rabu, 8 Maret 2017 11:30, Mohammad Kasim <[email protected]> 
menulis:
 

    

E
   

   
   - FEMALE      
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 

   - PROPERTI      
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 

   - TRAVEL      
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 

   - EDUKASI
   - KOLOM
   - FOTO      
      - 
      - 

   - VIDEO      
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 

   - TV      
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 
      - 

   - VIK
   
   -    
News

    
   -    
Internasional


China Serukan Korut dan AS “Injak Rem untuk Hindari Tabrakan”
Rabu, 8 Maret 2017 | 12:03 WIB   
   - 
    
   - 
    
   - 
    
   - 
    
   - 
1196SharesEPA/TelegraphPemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyaksikan peluncuran 
sebuah misil balistik dari kapal selam di perairan dekat Sinpo, di timur laut 
negeri itu. Militer AS mengklaim foto ini adalah foto palsu yang direkayasa 
demi kepentingan propaganda.BEIJING, KOMPAS.com – Pemerintah China, Rabu 
(8/3/2017), menyerukan kepada Korea Utara (Korut) untuk menangguhkan seluruh 
aktivitas nuklir dan rudalnya.Sebaliknya juga, agar sepadan, Amerika Serikat 
(AS) dan Korea Selatan (Korsel) pun diserukan untuk menangguhkan seluruh 
kegiatan latihan perang mereka, seperti dilaporan Agence France-Presse.Hanya 
dengan langkah-langkah itu, demikian Beijing, “tabrakan” (heand-on collision) 
dua kekuatan di Semenanjung Korea dapat dihindari dan ketenangan kawasan pun 
bisa tercipta."Untuk meredakan krisis yang meningkat di Semenanjung (Korea), 
China mengusulkan bahwa sebagai langkah pertama, DPRK agar menangguhkan 
kegiatan nuklir dan rudal dengan imbalan penghentian latihan skala besar di 
sisi AS-ROK," kata Menlu China, Wang Yi.Wang menyebut kedua negara tetangga di 
Semenanjung Korea itu dengan akronim DPRK (Democratic People's Republic of 
Korea) untuk Korut dan ROK (Republic of Korea) untuk Korsel.Menlu China itu 
menganalogikan situasi yang sedang berkembang di Semenanjung Korea saat ini 
dengan dua kereta cepat yang sedang bergerak berlawanan arah di jalur yang sama.
"Kedua belah pihak seperti dua kereta yang bergerak berlawanan arah pada satu 
lintasan tanpa mempeduli yang lain," kata Wang pada konferensi pers di 
sela-sela sidang parlemen tahunan China.ReutersIni untuk pertama kalinya 
marinir Amerika Serikat dan Korea Selatan melakukan latihan militer bersama di 
perairan yang dekat dengan Korea Utara. Foto diambil pada Oktober 2015. (Foto: 
Dokumentasi)“Pertanyaannya adalah, apakah kedua pihak sungguh-sungguh siap 
untuk bertabrakan? Prioritas kita sekarang adalah menyalahkan lampu merah dan 
meminta keduanya menginjak rem,” kata Wang.Pyongyang setidaknya telah 
menembakkan empat rudal balistik melintasi laut menuju Jepang dengan jatuh di 
Laut Timur atau Laut Jepang dalam jarak 1.000 dari titik awal.Tiga rudal di 
antaranya jatuh di perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang, yang segera 
membuat Tokyo berang.Washington pun menyatakan mendukung langkah Tokyo yang 
memprotes Pyongyang karena insiden tiga rudal yang jatuh di perairan ZEE 
Jepang.Namun, Pyongyang bukannya tanpa alasan ketika melepaskan empat rudal 
balistik, yang diklaimnya sebagai latihan untuk menyasar pangkalan militer AS 
di Jepang.Menurut Pyonyang, penembakan empat rudal itu untuk mengimbangi 
latihan militer AS-Korsel yang dilakukan dua minggu sebelumnya di perairan 
kawasan dan hal itu merupakan sebuah provokasi."’Penangguhan demi penangguhan’ 
ini dapat membantu kita untuk keluar dari dilema keamanan dan menghantar para 
pihak untuk kembali ke meja perundingan,” kata Wang.Sekalipun demikian, China 
juga diam-diam sedang membangun kekuatan militer di kawasan untuk kehadirannya 
di Laut China Selatan dan Laut China Timur.
| Editor | : Pascal S Bin Saju |

Apakah Anda ingin men-share artikel ini?0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10Sangat Tidak 
InginSangat InginAda 2 komentar untuk artikel iniKompas.com tidak bertanggung 
jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung 
jawab komentator seperti diatur dalam UU ITEApoték Perkasa  Rabu, 08 Maret 2017 
| 12:20 
081,226,481,009 pin: 2b3d,b3f4 >> jual hamr of thr asli produk unggulan & 
terbaik lbh bagus dr merk lain, utk besar & pnjang,kuat & tahan lama,dan masih 
banyak lainya. hasil terjamin,aman tnp efek samping,selengkapnya klik wbsite 
pembesar terbaik . co m (0)  (0)  Tanggapi  LaporkanSesat Timur  Rabu, 08 Maret 
2017 | 12:13 
pada prinsipnya cuma gertak sambal dan tidak akan perang. emangnya kalo mau 
perang kenapa rudal balistiknya ditembak ke laut, boros dong. kenapa gak 
langsung tembak ke korsel atau jepang aja. (0)  (0)  Tanggapi  Laporkan

   
   - Terpopuler
    
   - Terkomentari
+ indeks   
   - 1Raja Salman Lama Tinggalkan Saudi, Siapa yang Jalankan 
Pemerintahan?dibaca 16.842 kali
   - 2Gadis Cilik Jadi Korban Persembahan untuk "Kesembuhan" Pria Lumpuhdibaca 
16.079 kali
   - 3Coba Serang Raja Salman di Kuala Lumpur, WNI dan Yaman ditangkapdibaca 
14.046 kali
   - 4Video Putra Kim Jong Nam Muncul di Dunia Mayadibaca 8.700 kali
   - 5Wikileaks: CIA Bisa Ubah TV Anda Jadi Alat Penyadapandibaca 4.573 kali
   
   -    
Rabu, 8 Maret 2017
Gadis Cilik Jadi Korban Persembahan untuk "Kesembuhan" Pria Lumpuh
   -    
Selasa, 7 Maret 2017
Coba Serang Raja Salman di Kuala Lumpur, WNI dan Yaman ditangkap
- Index Berita -   
   - Uniknya Lomba Menyekop Batubara di TasmaniaSenin, 6 Maret 2017
   - Bandara Sydney Raup Keuntungan Rp 1 Triliun dari ParkirSenin, 6 Maret 2017
   - Peneliti Australia Ciptakan Obat Rasa CokelatSenin, 6 Maret 2017
 Produced by ABC Australia   
   - Selasa, 21 Februari 20171.000 Tentara AS Akan Dikirim ke Perbatasan 
Polandia-Rusia
   - Jumat, 17 Februari 2017Misteri Siti Aisyah dan Pembunuhan Kim Jong Nam ...
- Index Berita -   
   - News
   - Nasional
   - Regional
   - Megapolitan
   - Internasional
   
   - Olah Raga
   - Sains
   - Edukasi
   - Infografis
   - Surat Pembaca
   
   - Ekonomi
   - Bola
   - Tekno
   - Entertainment
   - Otomotif
   - Health
   
   - Female
   - Travel
   - Properti
   - Foto
   - Video
   - Forum
   
   - Indeks Berita
   - Indeks Headlines
   - Indeks Berita Pilihan
   - Indeks Topik Pilihan
   - Indeks Terpopuler
   - Indeks Terkomentari
   
   - About Us
 -    
   - Advertise
 -    
   - Policy
 -    
   - Pedoman Media Siber
 -    
   - Career
 -    
   - Contact Us
 -    
   - Site Map
©2008 - 2015 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights 
Reserved.   
   - 
    
   - 
    
   - 
    
   - 
-- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.


   

Kirim email ke