Diam-diam Ahok Kunjungi Warga Penderita Stroke

Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama atau Ahok meninjau banjir di Kelurahan 
Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta, Senin (20/2). Dalam blusukannya 
Ahok mengingatkan warga pentingnya untuk membuat sertifikat tanah. ANTARA 
FOTO/Rosa Panggabean.0 Shares      
   
   -    
Basuki Tjahaja Purnama

   -    
Djarot Saiful Hidayat

   -    
Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat

Reporter: Felix Nathaniel16 Maret, 2017dibaca normal 1 menit   
   - Ahok melakukan pertemuan secara diam-diam dengan salah satu anggota 
keluarga Cendana, Probosutedjo
Ahok mengunjungi lima warga, yakni Satimo dan Suloso yang menderita stroke, 
Yuli dan Supriyatna mengalami diabetes. Sedangkan Mardjuki terkena gangguan 
saluran pernafasan.tirto.id - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki 
Tjahaja Purnama alias Ahok, masih terus melakukan kunjungan kepada warga secara 
tertutup. Meski seringkali mengaku tidak kampanye, segala kegiatan Ahok tidak 
pernah dipublikasikan kepada para media.

Hal ini terjadi lagi ketika Ahok secara diam-diam kedapatan mengunjungi warga 
di daerah Kampung Makassar, Jakarta Timur, Kamis (16/3/2017). Ahok mengunjungi 
lima warga, yakni Satimo dan Suloso yang menderita stroke, Yuli dan Supriyatna 
mengalami diabetes. Sedangkan Mardjuki terkena gangguan saluran pernafasan.

Terkait kunjungan diam-diam ini, Sekretaris Tim Pemenangan Ahok, Tubagus Ace 
Hasan Syadizily mengatakan bahwa pihaknya mengaku tidak tahu menahu mengenai 
agenda Ahok. Ia menyatakan bahwa tidak ada sedikit pun tindakan dari tim 
pemenangan ataupun Ahok untuk menutup-nutupi kegiatan.

“Sebetulnya itu ‘kan agenda pribadi beliau [Ahok] yang tidak ada kaitannya 
dengan Pilkada. Tentu kalau agenda pribadi, kalau misalkan tujuannya adalah 
kampanye, pasti kita sampaikan KPUD, ke publik, ‘kan,” kata Ace ketika 
dihubungi Tirto.

Ia menyontohkan bahwa Ahok memang berencana akan menghadiri pemakaman KH. 
Hasyim Muzadi yang meninggal Kamis (16/3) pukul 06.15 WIB. Menurutnya, tindakan 
tersebut tidak perlu diketahui publik, lebih lagi publik juga nanti akan tahu 
dengan sendirinya berdasar keterangan warga sekitar.

Ia juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan Ahok belakangan ini, meskipun 
blusukan, tetapi sama sekali tidak ada niat untuk kampanye. “[Blusukan] Ke 
tempat banjir gitu. Itu ‘kan beliau tidak kampanye dong. Kecuali kalau dalam 
pertemuan tersebut mengajak orang secara terbuka gitu, untuk menyampaikan 
visi-misi dan mengajak memilih,” kata dia.

Sebelumnya, Ahok juga melakukan pertemuan secara diam-diam dengan salah satu 
anggota keluarga Cendana, Probosutedjo. Raja Juli Antoni selaku juru bicara 
Ahok menerangkan bahwa kunjungan tersebut bukanlah dalam rangka meraup suara di 
putaran kedua Pilkada Jakarta.

"Kabarnya, hal yang diobrolkan itu berkaitan kejadian kemarin Pak Djarot yang 
menghadiri Haul Soeharto, tetapi dapat perlakuan tidak Islami," kata Toni di 
Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, ‎Kamis (16/3).

Sebelumnya calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat diusir oleh 
para jamaat saat menghadiri peringatan ke-51 Supersemar dan haul mantan 
Presiden Indonesia Soeharto yang digelar di Masjid Agung At Tin, Taman Mini 
Indonesia Indah, Jakarta Timur pada (11/3). 

Baca juga artikel terkait BASUKI TJAHAJA PURNAMA atau tulisan menarik lainnya 
Felix Nathaniel 
(tirto.id - fel/ale)

Kirim email ke