Bung Jonathan menyingung ttg hubungan antara IQ dan keunggulan ras tertentu dimana dalam hyothesis ini faktor keturunaan (genetic/race) yg dianggap sebagai faktor penting dalam hal keunggulan IQ (Internal Factor). Sedangkan saya menyinggung ttg hopothesis External Factor dimana perkembangan otak/IQ dipengaruhi oleh stimulus yg diberikan dari luar seperti harus belajar/menghafal ratusan huruf kanji/chinese. Kemungkinan kedua-dua faktor, Internal dan External, penting dalam mempengaruhi perkembangan IQ.
Hubungan antara tingginya IQ dan ras tertentu, telah diteliti antara lain oleh Professor J. Philippe Rushton di Kanada yg asalnya dari UK. Misalnya, Rushton juga meneliti ttg besarnya otak, alat kelamin, IQ. Ternyata orang hitam/Black dari Afrika memunyai otak yg paling kecil diukur dgn brain scan tetapi mempunyai alat kelamin yg terbesar. Sedang Oriental sebaliknya dan orang putih/White berada diantara Oriental dan Black. Rushton adalah orang White tetapi mengakui bahwa dari penelitiannya IQ dari Oriental lebih baik dari White. Fakta ilmiah ini ditentang oleh politisi yg menganggap tidak benar, karena politically incorrect. Dan akan merugikan ras tertentu terutama Black. Posisi tenure Rushton sebagai profesor dicopot di universitas di Kanada. Salam, BH Jo
