http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/17/04/20/ooo5sw382-
<http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/17/04/20/ooo5sw382-ustaz-arifin-ilham-kemenangan-anies-bukan-kemenangan-sebenarnya>
ustaz-arifin-ilham-kemenangan-anies-bukan-kemenangan-sebenarnya
<http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/17/04/20/ooo5sw382-ustaz-arifin-ilham-kemenangan-anies-bukan-kemenangan-sebenarnya>
Kamis , 20 April 2017, 03:31 WIB
Ustaz Arifin Ilham: Kemenangan
Anies Bukan Kemenangan
Sebenarnya
Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Nur Aini
Dok Az-Zikra
Ustadz Muhammad Arifin Ilham
Ustadz Muhammad Arifin Ilham
REPUBLIKA.CO.ID <http://REPUBLIKA.CO.ID>,JAKARTA -- Pasangan Anies-Sandi
unggul di semua lembaga survei dalam perhitungan cepat sementara Pilkada
Jakarta putaran kedua. Dai kondang, Ustaz Arifin Ilham mengingatkan
bahwa kemenangan Anies-Sandi bukan kemenangan /sebenarnya./
/“Astagfirullah,/ kemenangan ini awal ujian Allah, dan ini bukan
kemenangan sebenarnya,” ujar Ustad Arifin, Rabu malam (19/4).
Menurut perumus Majelis Dzikir ini, kemenangan sejati adalah kemenangan
dalam pembuktian janji. Dia mengatakan, jika gubernur terpilih telah
menjalankan amanah Allah dan amanah rakyat Jakarta, maka itulah yang
dinamakan kemenangan yang sesungguhnya.
Ustaz Arifin mengaku mensyukuri kemenangan pasangan Anies-Sandi dalam
Pilkada putaran kedua ini. Dia juga bersyukur kepada Allah yang telah
mengabulkan harapan, cita-cita, dan hajat mayoritas warga Jakarta untuk
gubernur baru yang membawa perubahan yang diharapkan lebih baik, aman,
damai, dan sejahtera.
/“Subhanallah/ kemenangan ini adalah kemenangan semua, bukan hanya
pendukung bang Anies-Sandi tetapi juga kemenangan pendukung bang
Ahok–Djarot,” ungkap dia.
Dia mengimbau kedua pasangan untuk menerima hasil dengan lapang dada.
Bagi Anies-Sandi sebagai pasangan terpilih, diimbau untuk tidak berbesar
hati, dan tidak melupakan janjinya kepada rakyat. Sedangkan
Basuki-Dajrot diharapkan tidak berkecil hati, karena kesempatan
membangun Jakarta bukan hanya milik pasangan terpilih, tapi seluruh
warga Jakarta.
“/Allahu Akbar,/ damai Indonesiaku, bersatu bangsaku, sejahtera
rakyatku, dan berkah negeriku,” katanya.
Ustad Arifin berharap seluruh berita palsu, fitnah, benci, dan dendam
tidak terus tumbuh, dan dapat berhenti bersamaan dengan selesainya pesta
demokrasi ini. Dia juga berterimakasih kepada pemerintah, aparat
keamanan dan pengurus serta pengawas Pilkada yang telah bekerja keras
demi menciptakan situasi yang kondusif hingga pilkada dapat terlaksana
dengan /khidmat./
/“Alhamdulillah/ pesta demokrasi sudah selesai, tidak boleh lagi ada
/hoax/ fitnah, benci, dendam, caci maki. Kita bersaudara, kita keluarga
besar bangsa Indonesia, kita bersyukur dengan kebinekaan NKRI kita
tercinta,” ujarnya.