FPI Minta Anies-Sandi Bikin Kebijakan Sesuai Al Quran dan Hadis 
http://www.suara.com/news/2017/04/20/131053/fpi-minta-anies-sandi-bikin-kebijakan-sesuai-al-quran-dan-hadis
 
 Reza Gunadha | Agung Sandy Lesmana
 Kamis, 20 April 2017 | 13:10 WIB

 
 Calon Gubernur DKI Jakarta nomer urut tiga Anies Baswedan menggunakan hak 
pilih di TPS 28 Cilandak,Jakarta, Rabu (19/4).

 
 "Kami berharap pak Anies dan Sandi membuktikan semua janji-janjinya."
 

 Suara.com - Front Pembela Islam (FPI 
http://www.suara.com/news/2017/04/19/202351/prabowo-subianto-terima-kasih-fpi-dan-habib-rizieq)
 meminta agar Anies Baswedan-Sandiaga Uno bisa merealisasikan janji-janjinya 
kepada masyarakat, terutama umat muslim, apabila telah resmi dilantik sebagai 
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
 Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum memublikasikan hasil hitung manual, 
Anies-Sandi  diprediksi menang dalam putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah 
(Pilkada) DKI, merujuk hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.
 
 "Kami berharap pak Anies dan Sandi membuktikan semua janji-janjinya. Tentunya 
umat Islam harus lebih dibangun di masa kepemimpinan pak Anies-Sandi 
http://www.suara.com/news/2017/03/28/111615/dulu-benci-tim-anies-sandi-heran-forum-rtrw-dukung-ahok-djarot.
 Pemerintah sebaik mungkin (memanfaatkan) persatuan umat ini. Ini kan sudah 
dibangun, jangan disia-siakan oleh pak Anies," kata Juru Bicara FPI Slamet 
Maarif kepada Suara.com, Kamis (20/4/2017).
 Ia mengatakan, FPI telah mengingatkan Anies-Sandiaga untuk bisa menjaga 
toleransi beragama. Hal itu, kata Slamet disampaikan agar tidak lagi ada kasus 
penodaan agama yang bisa memicu keamarahan masyarakat khususnya umat muslim. 
Kasus yang dimaksud Slamet adalah perkara Gubernur Basuki Tjahaja Purnama 
(Ahok).
 "Paling penting lagi, kegaduhan yang selama ini ditimbulkan oleh penista, ini 
tidak lagi terjadi. Artinya, jangan sampai menyinggung keyakinan agama 
siapapun. Itu kami selalu bilang ke Pak Anies tetap menjunjung kebhinekaan 
dengan tidak melupakan mayoritas umat Islam di Jakarta," kata dia.
 Dia juga mengakui FPI akan mengawal kebijakan yang dikeluarkan Anies-Sandiaga 
saat memimpin Jakarta 
http://www.suara.com/entertainment/2017/04/19/180639/steve-vai-yngwie-nuno-zakk-dan-tosin-telah-tiba-di-jakarta.
 Pihaknya akan mengkritisi apabila kebijakan tersebut melenceng dari syariat 
Islam.
 Bahkan, Slamet menyampaikan tak segan-segan melakukan aksi unjuk rasa 
besar-besaran seperti yang pernah dilakukan terhadap Ahok.
 
 "Ya pasti, siapa pun yang memimpin Jakarta, kami akan terus kawal. Kalau tidak 
menyinggung syariat, kalau tidak berbenturan dengan Al Quran dan Sunnah. Kalau 
kebijakannya melanggar syariat, pasti akan kami kritisi dan pasti kami akan 
ingatkan. Umpanya, (penodaan agama) itu terjadi dengan pak Anies, kami akan 
lakukan hal yang sama (seperti Ahok). Pokoknya standarnya Al Quran dan Hadits," 
kata Slamet.
 

Kirim email ke