Mudah untuk diendus, ... karena mereka yang diuntungkan modal AS-Jepang selama 
ini merasa TERDESAK dengan makin banyaknya modal Tiongkok!

Pertarungan ini akan terus berlanjut dan makin sengit, ... begitu juga didunia 
internasional. Pengaruh AS yang makin terdesak dengan kemajuan RRT, khususnya 
dengan kebijaksanaan OBOR yang lebih menekankan PERSAHABATAB, PERDAGANAGAN 
dengan prinsip “MENANG BERSAMA, UNTUNG BERSAMA”! Tidak mencampuri urusan dalam 
negeri negara lain dan tidak gunakan kekuatan militer!

Salam,
ChanCT


From: Edy Loekmono [email protected] [GELORA45] 
Sent: Friday, May 26, 2017 12:39 AM
To: [email protected] ; [email protected] ; Sunny ambon 
Subject: Re: [GELORA45] Luhut Tawarkan 3 Kawasan di Indonesia ke RRC




Tak heran Gatot melotot lihat sepak terjang Luhut. dan selalu mengingatkan 
bahaya migrasi asing. Sebetulnya peringatan ini untuk Luhut yang undang 
investor China. Tetapi kenapa tidak Investor negara lain?



On Wednesday, May 24, 2017 11:43 PM, "Sunny ambon [email protected] 
[GELORA45]" <[email protected]> wrote:




  

Rupanya Luhut ini selain jabatannya sebagai menteri kelautan, dia juga seperti 
menteri ekonomi, perindustrian dan pertambangan,ets. . Singkatnya menteri semua 
jabatan dan urusan negara, oleh sebab itu sekalipun sebagai menteri kelautan 
dia juga berbicara keras tentang Freeport, dimana dibilang NKRI harus 
memperoleh 51% saham Freeport Inc. Tetapi setelah wakil presiden USA berkunjung 
ke Jakarta beberapa waktu lalu, suara Luhut tentang Freeport menghilang. Rezim 
neo-Mojopahit bertekuk lutut dan masalah Freeport sebagai masalah 51% 
menghilang tanpa ada komentar lebih lanjut, selain ada berita 830 buruh tambang 
Freeport dipecat dari pekerjaan.

Sekarang dia tawarkan 3 kawasan ( Free Trade Zone?). Tidak mengherankan kalau 
Luhut terjun kesana kemari di mana ada peluang binis. Luhut adalah satu mantan 
jenerdal TNI yang memiliki banyak perusahaan. Menurut berita dia memiliki 16 
peusahaan, jadi baginya ini adalah kesempatan untuk memajukan badan usahanya 
guna mendapat keuntungan sebesar mungkin. 

Pada pihak lain kelihatan Jokowi seolah-olah tak mempunyai peranan penting 
selain kesana kemari bagi sepeda, KIS, KIP. Apakah ada perjanjian istimewa 
antara kaum berkuasa, dimana terdapat pembagian kerja dan jenderal dimajukan 
untuk lebih dulu sebagai perintis kepentingan mereka bersama. 

Sebagai catatan untuk gasah otak ialah kalau seorang pengusaha menjadi 
penguasa, maka dia ditaruh pada dua kepentingan, yaitu badan usahanya dan yang 
disebut rakyat. Barangkali tidak keliru kalau ditanya kepentingan mana yang 
dinomorsatukan ataukah kedua kepentingan ini berjalan paralel atas dasar 50-50%?

https://www.eramuslim.com/berita/nasional/luhut-tawarkan-3-kawasan-di-indonesia-ke-rrc.htm
Luhut Tawarkan 3 Kawasan di Indonesia ke RRC



Redaksi – Rabu, 28 Sya'ban 1438 H / 24 Mei 2017 11:00 WIB



Eramuslim.com – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan 
menjelaskan telah menawarkan tiga kawasan di Indonesia kepada investor Tiongkok 
yang kerja sama dengan Indonesia.
“Mereka (Tiongkok) melihat Indonesia sebagai partner yang bagus. Ini tidak 
terlepas ‘balance of power’ juga. Kami menawarkan tiga area yang terintegrasi 
untuk investasi,” kata Luhut di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, 
Selasa (23/5).
Tiga wilayah tersebut, pertama adalah di Bitung, Sulawesi Utara. Bitung dinilai 
berpotensi sebagai wilayah yang terintegrasi dalam “toll road”-nya, jalur 
kereta api, lapangan terbang, pelabuhan, listrik, dan properti area.
Khusus investasi lapangan terbang diperlukan untuk Internasional, karena Manado 
tidak bisa lebih dari 2.800 m lagi panjang landasannya. Di wilayah tersebut 
turis Tiongkok naik 1.200 persen dan hotel serta restoran kewalahan.
“Kalau Bitung jadi, jalan KA bisa sampai ke Gorontalo. Jadi satu area akan jadi 
satu kawasan sendiri, dan dari sana hubungannya akan dibuat terintegrasi dengan 
tempat lain. Misalnya, ke Bunaken dan Wakatobi. Jadi banyak lagi. Dari situ 
bisa juga ke Bali dan Toraja,” ucapnya, menjelaskan.
Kedua adalah di Kalimantan Utara, di kawasan tersebut ada potensi listrik 
sebesar 7.200 MW. Di wilayah tersebut akan dibuat juga “smelter” serta kawasan 
industri. Industrial yang berpotensi seperti aluminium dan nikel.
“Saya sudah ketemu di Tiongkok. Saya ketemu Perusahaan Citix, mereka bersedia 
organisir masuk ke Kaltara karena mereka ada pengalaman di ‘hidropower’. Saya 
bilang, kamu punya harga listrik 10-12 sen per kwh. Kalau bangun disini bisa 
4-5 sen per kwh. Kamu akan mengurangi polusi di tempatmu, karena akan berkurang 
listrik menggunakan batu bara,” tuturnya.
Sementara itu, pada investor lokal juga akan ada investasi, tapi Luhut meminta 
harus perhatikan persoalan limbah. Investor dari negara lain disinyalir setuju 
dan mengatakan sudah “raw material” yang datang dari Australia dan Afrika, 
semuanya sedang diproses.
“Tapi ternyata Inalum (lokal) juga berminat masuk, mereka butuh 1.500 MW 
listrik. Mungkin mereka ‘ngalamin’ di Danau Toba, sekarang kan 2 sen per kwh. 
Jadi semua lihat jadi peluang,” ujarnya.
Wilayah ketiga adalah Sumatera Utara. Yang ditawarkan adalah mulai 
infrastruktur dari Kuala Tanjung, Parapat, sampai Sibolga. Selain itu, juga 
jalan terintegrasi ke Pekanbaru dan Duri Dumai. Disamping itu semua, Luhut juga 
minta China Construction Company, perusahaan yang besar akan konsorsium yang 
mengatur hal itu.
“Polanya hampir sama seperti investasi Cina di Morowali di mana itu ‘b to b’. 
Sehingga tidak akan mempengaruhi rasio utang, kita akan pertahankan rasio utang 
di bawah 3 persen dari GDP. Pemerintah menyiapkan tanahnya dan ‘tax holiday’,” 
tambahnya.(jk/akt)







Kirim email ke