Habib Riziek ini kalau mau dipersamakan, ya dengan Suharto, mau bikin
kudeta merangkak.

2017-06-07 12:09 GMT+02:00 Roeslan [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Betul Bung Karma, Pernyataan Rachma yang menyatakan bahwa, Kriminalisasi
> Habib Rizieq Seperti Bung Karno, saya tanggapi sebagai suatu *penghinaan
> besar terhadap Bung Karno*.  Betul jika dikatakan bahwa kasus Bung Karno
> adalah merupakan kriminalissasi yang dilakukan oleh rezim otoriterisme
> militer fasis Orde Baru pimpinan jenderal TNI AD Soeharto.
>
> Kasus Babip Rizieq adalah kasus dugaan *pornografi *yang melibatkan Imam
> Besar FPI Habib Rizieq Syihab dan Firza Husein. Kompolnas menyebut kasus
> itu benar adanya dan polisi punya bukti akurat. Selain itu kasus Rizieq
>  adalah juga kasus  penghinaan terhadap Ideologi Negara, yaitu Pancasila 1
> Juni 1945, untuk kasus-kasus ini polisi juga mempunyai bukti-bukti yang
> akurat. Jadi penetapam Riezieq sebagai Orang Buronan sama sekali bukan
> kiminalisasi, karena didukung oleh bukti-bukti yang akurat bahwa Rizieq
> telah melakukan perbuatan pelanggaran hukum yang berlaku di NKRI.
>
> Lain halnya dengan kasus Bung Karno yang dituduh sebagai dalang G30S,
> adalah kasus yang *direkayasa* oleh rezim militer fasis pimpinan jenderal
> TNI AD Soehartao, dengan tujuan untuk melakukan *kudeta merangkak*. Jadi
> adalah relevan jika kita mengatakan bahwa kasus Bung karno adalah murni
> *kriminalisasi* terhadap Presiden Sukaro. Dalam konteks ini Rezim militer
> fasis Orde baru, sama sekali tidak dapat menemukan bukti-bukti apapun bahwa
> Bung karno adalah dalang G30S, oleh karena itulah maka rezim diktator
> militer fasis Soeharto tidak berani menempuh jalur hukum dalam konteks yang
> dilibatkan secara paksa terhadap Bung karno, yaitu tuduhan sebagai dalang
> G30S; maka yang dilakukan adalah tindakan kriminal terhadap Bung karno
> dalam bentuk pembunuhan secara pelan-pelan dan sadis terhadap Bung karno,
> dalam  usahnaya untuk melakukan kudeta merangkak, dan selanjutnya
> mengangkat didinya sendiri sebagai presiden ke 2 di Indonesia.
>
> *Kesimpulan akhir:* Dalam konteks ini sungguh relevan jika kita
> menlontarkan pernyataan bahwa Rachmawati telah melakukan tindakan yang
> *menodai* *nama baik bapaknya yaitu Bung Karno*, karena dia telah
> menyama-nayamakan Bung Karno sebagai pencipta Pancasila 1 Juni 1945 sebagai
> Ideoligi Negara, Bung Karno adalah Proklamator Kemerdekaan  Republi
> Indonesia, dan Bung Karno adalah Presiden Pertama NKRI; disamakan dengan
> Riziek yang adalah ustat Cabul, nenolak Pancasila, dengan maksud untuk
> merubah NKRI menjadi negra Syriat Islam, yang selanjutnya mengarah pada
> tujuan pembentukan negara Kekalifahan sesuai dengan tujuan HTI.
>
> Pengakuan Rachmawati bahwa dirinya adalah bukan sekedar hanya anak
> biologis, tetapi juga anak Ideologi Bung Karno ternyata OMONG KOSONG
> BESAR!!!
>
> Roeslan.
>
>
>
>
>
> *Von:* [email protected] [mailto:[email protected]
> <[email protected]>]
> *Gesendet:* Mittwoch, 7. Juni 2017 06:29
> *An:* '[email protected]'; 'Chalik Hamid'
> *Betreff:* RE: Trs: [GELORA45] Kriminalisasi Habib Rizieq Seperti Bung
> Karno
>
>
>
>
>
> Becul pak
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]
> <[email protected]>]
> *Sent:* Wednesday, June 07, 2017 12:00 PM
> *To:* Yahoo! Inc.; Jaringan Kerja Indonesia; Gelora 45; Sastra
> Pembebasan; Yahoo! Inc.; Yahoo! Inc.; DISKUSI FORUM HLD
> *Subject:* [**EXTERNAL**] Trs: [GELORA45] Kriminalisasi Habib Rizieq
> Seperti Bung Karno
>
>
>
>
>
> Ya, beda dong mbak Rachma. Bung Karno mempersatukan seluruh Rakyat
> Indonesia. Sedangkan Habib Rizieq berusaha memecah bangsa Indonesaia. Bung
> Karno mengembangkan toleransi agama, sedangkan Rizieq melahirkan dan
> membesarkan intoleransi agama. Pak Habib maunya hanya satu agama di
> Indonesia. Mestinya mabk Rachma jangan sampai terbawa arus Pak Rizieq yang
> mau nenegakkan syariah di Indonesia. Kita kan sudah punya Pancasila sebagai
> perekat bangsa.
>
>
>
> Pada Selasa, 6 Juni 2017 19:47, "Sunny ambon [email protected]
> [GELORA45]" <[email protected]> menulis:
>
>
>
>
>
>
>
> http://www.panjimas.com/news/2017/06/07/rachmawati-modus-
> intelijen-kriminalisasi-habib-rizieq-seperti-bung-karno/
>
>
>
>
> Rachmawati: Modus Intelijen, Kriminalisasi Habib Rizieq Seperti Bung Karno
> <http://www.panjimas.com/news/2017/06/07/rachmawati-modus-intelijen-kriminalisasi-habib-rizieq-seperti-bung-karno/>
>
> 7 Jun 2017
>
> [image: Rachmawati: Modus Intelijen, Kriminalisasi Habib Rizieq Seperti
> Bung Karno]
> <http://www.panjimas.com/news/2017/06/07/rachmawati-modus-intelijen-kriminalisasi-habib-rizieq-seperti-bung-karno/>
>
>
>
> *JAKARTA (Panjimas.com) – *Keputusan Polda Metro Jaya yang menetapkan
> Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dalam daftar
> pencarian orang (DPO) menuai kritik putri proklamator RI Soekarno,
> Rachmawati Soekarnoputri.
>
> Tak hanya soal DPO, penetapan status tersangka yang disematkan kepolisian
> kepada Habib Rizieq juga dikritik. Pasalnya, penetapan itu tidak didahului
> dengan pengungkapan pelaku penyebar chat mesum tersebut.
>
> “Kalau kita bicara hukum kan kalau dilihat dari kasusnya yang harus
> disangkakan itu kan siapa yang menyebarkannya. Kalau yang sekarang kasus
> pornografi siapa yang menyebarkan? Sekarang kan nggak ada,” ujar wanita
> yang akrab disapa Mbak Rachma itu usai peringata Haul Kelahiran Bung Karno
> di Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta, Selasa (6/6).
>
> Pendiri Yayasan Pendidikan Bung Karno ini menilai bahwa kasus yang menimpa
> Habib Rizieq merupakan kasus yang mengada-ada. Proses penetapan Habib
> Rizieq hanya didasarkan pada like dan dislike, sebab Habib Rizieq dianggap
> sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas dipenjaranya Basuki
> Tjahaja Purnama alias Ahok dalam kasus penodaan agama.
>
> “Awal mulanya permasalahan Ahok, lalu dianggapnya mungkin yang menjadikan
> Ahok dihukum itu kan seolah-olah dari kelompoknya Habib. Kira-kira kan
> begitu. Dendam dibalas dendam. Jadi bukan upaya hukum secara benar, ini
> direkayasalah. Orang awam saja bisa lihat kok ini pembunuhan karakter,”
> jelasnya.
>
> Ia kemudian menyamakan pola kriminalisasi yang tengah dihadapi Habib
> Rizieq dengan mendiang ayahnya, Soekarno.
>
> “Dulu jamannya Bung Karno juga mau dijatuhkan, itu modus dari intelijen
> sendiri juga karakter pembunuhan karakter terhadap Bung Karno. Bung Karno
> dianggap kebanyakan main cewe, poligami, dll. Zaman ’65 itu luar biasa
> mendowngrade, membunuh karakter Bung Karno. Pola-pola itu adalah pola-pola
> lama lah,” urainya.
>
> Menurutnya, saat ini pihak-pihak yang berlawanan dengan pemerintah
> langsung dikriminalisasi. Seperti sejumlah pihak yang ingin mengembalikan
> UUD 1945 asli yang justru dituduh sebagai pelaku makar.
>
> “Saya juga melihat apa yang kita katakan berlawanan dengan pemerintahan
> yang sekarang, itu juga selalu di kriminalisasi,” sesalnya. [AW/RMOL
>
>
>
> 
>

Kirim email ke