Ya, terpaksa ...........menuruti aturan yang dipaksakan.........., karena
kalau tidak, akan "kehilangan hak warganegara ".
Jadi "Diponegoro ( Dipanegara )", Dipaksa oleh Negara, Dipaksa oleh
peraturan oleh yang menguasai negara ???

2017-06-17 6:03 GMT+02:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
>
> Tampilkan pesan asli
> Pada Sabtu, 17 Juni 2017 2:44, "[email protected] [GELORA45]" <
> [email protected]> menulis:
>
>
>
>
> kalau nggak ganti agama nggak dikasih ktp dan karenanya tidak dapat
> fasilitas pendidikan dan kesehatan, apa hal itu bukannya sama dgn dipaksa?
>
>
> ---In [email protected], <inengahk@...> wrote :
>
> Menganut kepercayaan tak boleh dipaksakan, karena mereka punya hak asasi
> manusia
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Saturday, June 17, 2017 3:44 AM
> *To:* Yahoogroups <[email protected]>
> *Subject:* [**EXTERNAL**] [GELORA45] Orang Rimba di Jambi, dari animisme
> pindah Islam untuk dapat KTP
>
>
>
> Kenapa kok penganut animisme tidak dapat KTP?
> Kenapa kok harus pindah agama dulu baru dapat KTP?
>
> ---
> Pria yang sebelumnya bernama Nguyup -sesuai dengan nama Orang Rimba- juga
> ingin memiliki KTP sehingga memudahkan untuk mendapatkan fasilitas
> pendidikan dan kesehatan.
> ...
> "Menurut tradisi kami, pindah keyakinan tak diizinkan," menurut pemimpin
> suku di sana, Mail, kepada kantor berita AFP. "Kami khawatir bila kami
> langgar sumpah kami, kami akan ditangkap harimau," tambahnya.
> ...
> Saat ini terdapat sekitar 70 juta jiwa anggota suku pedalaman, termasuk
> Dayak sampai suku di Mentawai.
> ...
>
> Orang Rimba di Jambi, dari animisme pindah Islam untuk dapat KTP
> <http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40304342>
>
>
> Orang Rimba di Jambi, dari animisme pindah Islam untuk dapat KTP - BBC
> Indo...
> Sekitar 200 anggota suku Orang Rimba atau Anak Dalam di Jambi pindah dari
> animisme dan masuk Islam agar hidup le...
>
>
>
>    - 5 jam lalu
>
> Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru
>
>    - Bagikan artikel ini dengan Facebook
>    <http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40304342>
>
>
>
>    - Bagikan artikel ini dengan Twitter
>    <http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40304342>
>
>
>
>    - Bagikan artikel ini dengan Messenger
>    <http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40304342>
>
>
>
>    - Bagikan artikel ini dengan Email
>    
> <?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Fmajalah-40304342>
>
>
>
>    - Kirim <http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40304342#share-tools>
>
> [image: orang rimba]Hak atas fotoAFPImage captionAnak-anak Orang Rimba
> yang pindah Islam dan belajar mengaji.
> *Sekitar 200 dari 3.500 anggota suku Orang Rimba atau Anak Dalam di Jambi
> pindah dari animisme dan masuk Islam agar hidup lebih sejahtera dan
> mendapatkan kartu identitas penduduk, KTP.*
> "Alhamdulilah, pemerintah kini memperhatikan kami, sebelum kami pindah
> agama, mereka tak peduli," kata Muhammad Yusuf, pemimpin kelompok dengan
> nama barunya. kepada kantor berita AFP.
> [image: orang rimba]Hak atas fotoAFPImage captionMereka tinggal di
> rumah-rumah kayu dan tidak lagi nomaden.
> Yusuf mengakui bahwa alasannya pindah keyakinan karena mencari makan
> semakin sulit di tengah konflik dengan perusahaan-perusahaan perkebunan
> kelapa sawit yang beroperasi di daerah yang ditinggali suku ini.
> Pria yang sebelumnya bernama Nguyup -sesuai dengan nama Orang Rimba- juga
> ingin memiliki KTP sehingga memudahkan untuk mendapatkan fasilitas
> pendidikan dan kesehatan.
> ·         Kisah fotografer temukan suku yang tak alami era modern
> <http://www.bbc.com/indonesia/majalah-38415777>
> ·         Bahasa indah orang-orang yang berbicara seperti burung
> <http://www.bbc.com/indonesia/vert-fut-40250446>
> ·         Hanya kenakan sandal, perempuan pribumi Meksiko menangi marathon
> <http://www.bbc.com/indonesia/dunia-40009136>
> ·         Kampung Pelangi Semarang yang menarik perhatian dunia
> <http://www.bbc.com/indonesia/majalah-39958580>
> Sekitar 200 orang suku Anak Dalam yang hidup nomaden atau berpindah-pindah
> setiap beberapa minggu, kini menetap di satu tempat, di rumah-rumah yang
> terbuat dari kayu.
> [image: orang rimba]Hak atas fotoAFPImage captionKeluarga suku Orang
> Rimba.
> "Pindah keyakinan tak diizinkan"
> Mereka memakai baju yang disumbangkan oleh pemerintah dan lembaga swadaya
> masyarakat dan tak lagi sekedar memakai kain penutup tubuh. Suku nomaden
> ini biasanya pindah tiga kali dalam satu bulan untuk mencari daerah
> perburuan baru atau setiap kali ada anggota suku yang meninggal.
> [image: orang rimba]Hak atas fotoAFPImage captionDi Indonesia, terdapat
> sekitar 70 juta jiwa anggota suku pedalaman.
> "Lebih enak tinggal di desa seperti ini, kehidupan kami lebih baik," kata
> Yusuf yang berhenti tinggal berpindah Januari lalu. Namun ia mengatakan
> masih belum mendapatkan KTP.
> Di tempat lain, 300 suku Anak Dalam lain -yang masih nomaden- tinggal di
> tenda plastik biru yang mereka bangun seadanya dan masih berburu binatang,
> di tengah perkebunan sawit.
> "Menurut tradisi kami, pindah keyakinan tak diizinkan," menurut pemimpin
> suku di sana, Mail, kepada kantor berita AFP.
> [image: orang rimba]Hak atas fotoAFPImage captionAnak-anak suku Orang
> Rimba yang masih nomaden.
> "Kami khawatir bila kami langgar sumpah kami, kami akan ditangkap
> harimau," tambahnya.
> [image: orang rimba]Hak atas fotoAFPImage captionTerdapat sekitar 3.500
> anggota Suku Rimba di Batang Hari, Jambi. Mereka berpindah tempat paling
> tidak tiga kali seminggu.
> Hasbullah Al Banjary, Direktur pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT)
> Kementerian Sosial, mengatakan pemerintah lebih mudah dalam memberikan
> bantuan kepada berbagai suku karena mereka tak lagi berpindah-pindah.
> Hasbullah juga mengatakan tradisi mereka tak akan hilang dan 'perlu kita
> pertahankan'.
> Anak-anak Orang Rimba, yang termasuk dalam sekitar 200 orang yang masuk
> Islam, sudah mulai belajar mengaji.
> [image: orang rimba]Hak atas fotoAFPImage captionSuku Orang Rimba yang
> tak nomaden lagi tinggal di rumah kayu yang disediakan.
> Saat ini terdapat sekitar 70 juta jiwa anggota suku pedalaman, termasuk
> Dayak sampai suku di Mentawai.
> Tetapi Rukka Sombolinggi, Koordinator of Aliansi Masyarakat Adat Nusantara
> (AMAN), mengatakan kondisi suku pedalaman seperti ini karena pemerintah
> tidak memberikan perlindungan selayaknya.
> [image: orang rimba]Hak atas fotoAFPImage captionOrang Rimba yang masih
> nomaden berburu dengan bedil.
> "Saya melihat ini karena kegagalan pemerintah melindungi mereka," kata
> Rukka kepada AFP. "Mereka beralih ke ulama atau gereja di sejumlah tempat
> karena mereka menawarkan perlindungan.
>
>
>
>
>
>
>
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail>
>  Virusvrij.
> www.avg.com
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail>
> <#m_-2902394671668390237_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
>
> 
>

Kirim email ke