Masjid Sunan Kalijodo :)---
Ahok Bahas Pembangunan Masjid Kalijodo Saat Ditemui Djarot

Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bergegas seusai menjenguk Gubernur DKI 
Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang ditahan di Rutan Cipinang, 
Jakarta, Selasa (9/5). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.0 Shares      
   
   -    
Djarot Saiful Hidayat
tiMeter: +33
   -    
Basuki Tjahaja Purnama
tiMeter: -33
Reporter: Hendra Friana19 Juni, 2017dibaca normal 1 menit   
   - Ahok bertanya proses pembangunan masjid Kalijodo kepada Djarot yang 
rencananya akan diresmikan Oktober nanti
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ditanya soal pembangunan masjid 
Kalijodo saat menemui mantan gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rutan 
Mako Brimob.tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menemui 
mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Rumah Tahanan 
(Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (17/6/2017). Djarot mengatakan, 
pada pertemuan tersebut Ahok sempat menanyakan kondisi pembangunan masjid 
Al-Mubarokah di Kalijodo, Jakarta Utara. 

"Karena waktu itu yang meletakkan batu pertama kan Pak Ahok, setelah peresmian 
(RPTRA) Kalijodo itu, baru kita bangun Masjid Al-Mubarokah ya. Ditanya, 
bagaimana masjid? Saya bilang alhamdulillah sudah saya udah termasuk ke badan 
wakaf itu kan masuk badan wakaf, selesai, dan sekarang lagi proses, gitu saya 
sampaikan," ungkapnya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017). 

Masjid Jami Al Mubarokah merupakan bagian dari perencanaan kawasan Kalijodo 
tahap 2, dari total 4 tahap pembangunan di Kalijodo. Sebelumnya, pada awal 
Maret 2016, masjid tersebut dibongkar oleh Satpol-PP dan PPSU dalam rangka 
penertiban kawasan lokalisasi Kaljodo.

Setelah kawasan tersebut ditertibkan, Masjid Al-Mubarok kembali dibangun oleh 
Pemprov dan peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Ahok ketika menjabat 
Gubernur DKI Jakarta pada Febuari 2017.

Djarot mengatakan, masjid tersebut ditargetkan selesai pada Oktober mendatang, 
sebelum dirinya digantikan oleh gubernur-wakil gubernur terpilih Anies Rasyid 
Baswedan-Sandiaga Salahudi Uno. 

"Ya, Oktoberlah kita resmikan," kata Djarot singkat. 

Djarot menyampaikan, dalam pertemuan tersebut mereka sempat pula membicarakan 
perkembangan di Jakarta seperti penyediaan mesin Control Atmosphere Storage 
(CAS), pembangunan Rumah Susun (Rusun), simpang susun semanggi hingga 
penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018. 

"Karena dia kan enggak ngikutin berita, 'waduh saya nggak ngikutin berita'. 
Kalau untuk CAS-nya sudah kami resmiin, tinggal Jakgrosir. Termasuk simpang 
susun semanggi ditanyain, terus, koridor 13 ya itu juga ditanyakan. Kemudian 
tentang proses APBD seperti apa. Ya, biasa ngobrol," jelas Djarot.

Ahok juga mengucapkan selamat atas pelantikan Djarot sebagai gubernur Jakarta. 
Djarot mengatakan, awalnya ia ingin bertemu Ahok setelah resmi dilantik 
gubernur pada Kamis (15/6/2017). Namun, lantaran beberapa agenda yang tak bisa 
ditinggalkan, ia baru dapat menjenguk mantan rekan Pilkadanya itu pada Sabtu 
lalu. 

"Kan sebetulnya setelah pelantikan saya janji ke sana. Tapi waktunya enggak 
nurutin gitu ya, jadi ya sudah hari Sabtu kemarin setelah kunjungan bersama 
Mendag dan Mentan gitu ke sana," pungkasnya. 

Baca juga artikel terkait GUBERNUR DKI JAKARTA atau tulisan menarik lainnya 
Hendra Friana 
(tirto.id - hen/may)

Kirim email ke