Tempo hari ada Jo The Goat, sekarang menjelma Jangkrik Goeij, artinya si
Goeij pemakan jangkrik... Bg. JONATHAN, jangkrik dalam telapak tangan anda
siap ditelan oleh anda.... wah anda seperti si jujakrowo itu aja, kok gitu
sih, krn patuh pada your master voice? What is the next step??

On Jul 20, 2017 9:40 PM, "'DR. Alexander Tjaniago' [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> wrote:

>
>
> Hello Bung ChanCt,
> "...Sudah Tiba saatnya Kita balik tegak kembali sesuai nalar manusia
> SEHAT".Hey ,,,Bung ChanCt naivitas atau abstrak???
> Globalisasi dengan memiliterisasi Hubungan Internasional :USA,EU/NATO),de
> facto,sesuaikah dengan "...nalar manusia SEHAT?".
> Kehancuran Civilizasi di Balkan, di Iraq,di Libya, di Suriah, di
> Afghanistan adalah produk dari Globalisasi USA,EU/NATO: dan dengan
> keputusan Pertemuan apa yang dinamakan G20 di Hamburg, yaitu Legalisasi
> Perdagangan Bebas sebagai kelanjutan dari
> Globalisasi sesuai dengan kepentingan USA, yang mempunyai basis-Basis
> Militer USArmy di 39 Negara di Dunia, dengan lebih
> dari Saru Juta Serdadu USArmy dan dari situ hanya di Korea Selatan
> sejumlah 27.000 Serdadu USArmy dan diJepang sekitar
> 45.000 Serdadu USArmy, apakah itu "nalar Manusia SEHAT?" Also,pengertian
> nalar Manusia SEHAT mempunyai batas-batas
> lepentingan.
>
> Dikenakan ke Republik Indonesia, para penjagal sekitar Tiga Juta
> Warganegara R.I.sudah Setengah Abad masih berada dalam
> leluasaan Negara R,I,dengan segala bentuk dan mereka tidakpernah dituntut
> pertanggungjawaban mereka secara Hukum, nalar Manusia SEHAT?
> Yang SEHAT yalah,mereka,para penjagal Manusia di R.I. harus dilawan dan
> diusir dari kekuasaan Negara.
>
> Sementara sampai disini,
>
> Best regards,
>
> Tjaniago
>
> --------------------------------------------
> Pada Rab, 19/7/17, Chan CT <[email protected]> menulis:
>
> Judul: Re: [GELORA45] Dunia internasional kritik perlakuan Cina terhadap
> pegiat HAM yang wafat
> Kepada: [email protected], [email protected], "DR. Alexander
> Tjaniago" <[email protected]>, [email protected]
> Tanggal: Rabu, 19 Juli, 2017, 2:44 AM
>
>
>
>
> Bung Tjaniago dan Bung Jo
> yb,
>
> Dunia memang jadi terbalik-balik oleh
> sikap dan sepak-terjang
> AS yang dijadikan patokan, ... yang berlawanan dan menentang
> SALAH! Sudah TIBA
> saatnya kita balik tegak kembali sesuai nalar manusia
> SEHAT!
>
> Bagaimana bisa seorang yang membenarkan
> dan menyetujui
> penyerangan/PEMBUNUHAN jutaan penduduk di Iraq dan
> Afganistan, koq bisa dikasih
> Hadiah Nobel-PERDAMAIAN/PEACE! Ini kan kelanjutan dari
> PEMBENARAN pelemparan
> BOM-ATOM AS di Hiroshima-Nagasaki yang membunuh ratusan-ribu
> RAKYAT tidak
> berdosa! Satu perbuatan terkutuk yang kejam, sangat,
> sangat KEJAM mengatas-namai
> menghentikan perang, PERDAMAIAN. Lalu, sekarang
> membenarkan AS menyerang Iraq, Afganishtan juga serangan
> balas 911, membasmi
> radikalis Islam, ... TANPA berani melihat kenyataan banyak
> mana KORBAN JIWA yang
> jatuh, Islam radikal yang dijadikan sasaran hendak dibasmi
> itu dengan warga yang
> tidak berdosa dan TIDAK SEHARUSnya mati dan cacad, khususnya
> anak2 dan kaum
> perempuan!!! Dan, ... setelah sekian puluhan tahun aksi
> penyerangan, intervensi,
> mengobok-obok urusan dalam negeri Arab sampai sekarang ini
> BELUM juga ada
> bayangan akan berakhir! Sebaliknya Trump sudah berteriak
> menyatakan kewalahan
> dengan biaya yang begitu BESAR, ...! Lalu??? Masih saja
> ngotot membenarkan
> politik agresif gebuk negara2 Arab demi perdamaian? Atau
> harus dilanjutkan
> dengan diperluas juga menyerang Korea-Utara sekalian untuk
> hancurkan RRT yg
> sudah tumbuh menjadi pesaing kuat bahkan ancaman? BUNUH
> DIRI, biar sama-sama
> mampus dan dunia kiamat???
>
> Dimana lagi DEMOKRASI dan HAM yang
> kalian tgeriakkan
> sekuat2nya itu??? Kenyataan yang dijalan AS, memaksa orang
> lain, negara lain
> yang berbeda sama dengan dirinya dengan KEKERASAN! Apanya
> yang DEMOKRASI, Apanya
> lagi yang bisa dibilang mengutamakan HAM??? Yang diributkan
> melulu sikap RRT
> terhadap orang beda pendapat macam LiuXB, yg nampak makin
> jelas agen CIA itu!
> Sampai2 Trump sedih KEHILANGAN LiuXB! Hehehee,
> ...
>
> Salam,
> ChanCT
>
>
>
>
>
> From: [email protected]
> [GELORA45]
> Sent: Wednesday, July 19, 2017 12:51 AM
> To: [email protected]
>
>
> Subject: Re: [GELORA45] Dunia internasional
> kritik perlakuan Cina
> terhadap pegiat HAM yang wafat
>
>
>
>
>
> Setuju sekali dgn. Bung Tjaniago. Wong si
> Liu menyetujui
> penyerangan/PEMBUNUHAN jutaan penduduk di Iraq dan
> Afganistan, koq dikasih
> Hadiah Nobel utk. PERDAMAIAN/PEACE.
>
>
> ---In
> [email protected],
> <yskp45@...> wrote :
>
>
> Bung ChanCT,
>
> Siapa
> saja dan
> apapun bentuknya dalam memusuhi RRT akan mendapat Hadiah
> Nobel dan akan menjadi
> Pahlawan Dunia Barat,
> tetapi pembunuhan
> sekitar 4 juta Warganegara Iraq dan
> Libya, Ratusan Ribu Warganegara Yugoslovakia, pembunuhan
> Warganegara
> Afghanistan
> selama 25 Tahun ini oleh
> Demokrasi Barat/USA & NATO,itu
> dinamakan Kemanusiaan dan Demokrasi. dan akan ditulis
> besar-besar, dan
> di
> mamahbiak oleh semua yang anti RRT dan
> anti hubungan kemanusiaan yang
> menghargai souverenitas sebuah
> negara.
> --------------------------------------------
> Pada Sen,
> 17/7/17, 'Chan CT' SADAR@... [GELORA45] <[email protected]>
> menulis:
>
> Judul: Re:
> [GELORA45] Dunia internasional kritik perlakuan Cina
> terhadap pegiat HAM yang wafat
> Kepada: [email protected], jonathangoeij@...
> Tanggal: Senin, 17 Juli, 2017, 8:12
> AM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Memangnya
> nonya Liu
> diapakan???
>
>
>
>
>
> From: jonathangoeij@...
> [GELORA45]
> Sent: Monday,
> July 17, 2017 1:01 PM
> To: [email protected]
>
>
> Subject: Re:
> [GELORA45]
> Dunia internasional
> kritik perlakuan Cina
>
> terhadap pegiat HAM yang
> wafat
>
>
>
>
>
> Bagaimana dengan
> Nyonya
> Liu?
>
> ---In
> [email protected], <SADAR@...>
> wrote
> :
>
>
>
>
>
> Goei: Liu
> adalah seorang pemenang nobel,
> ... tahanan
>
> politik yg "kesalahannya" karena
> mempunyai
> pandangan politik yg berbeda
> dgn
> pihak penguasa itu saja.
>
>
>
> Chan:
>
> Jelas
> pengangkatan LiuXB pemenang
>
> Nobel-Perdamaian adalah permainan politik
> barat yang sangat
> ngaco!
> Perdamaian
> apa yang digiatkan Liu???
> Padahal kenyataan sebaliknya,
> bukan
> perdamaian, tapi
> kekacauan, kerusuhan
> bahkan MENGORBANKAN kw2
> untuk
> mencapai tujuan
> politiknya, gulingkan Pemerintah RRT! Padahal
> itulah sikap,
> tindakan radikalis
> yang TIDAK BEDA dengan radikalis
> pengibar panji Islam!
> BIADAB dan sangat,
> SANGAT
> TIDAK MANUSIAWI! Yang
> HARUS DIKIUTUK rakyat sedunia, ...!
> Ini
> pertama.
>
> Kedua, agar
> anda ketahui, di Tiongkok
> ini sangat
> buaanyaak
> orang punya beda pendapat,
> bahkan anggota PKT yang juga
> mengkritik
> politik yang
> sedang dijalankan,
> baik dari sudut pandang ekstrim kiri,
> Maois
> maupun daari
> sudut pandang
> kanan, yang cenderung ke pandangan Sosial
> Demokrat. Dan adalah
> juga
> kenyataan, selama mereka tidak bersikap berlebih,
> melampaui batas tentu
>
> tidak apa2, TIDAK ada yang ditahan apalagi
> dipenjarakan.
> Sedang Liu XB
>
> masalahnya bukan pendapat beda, tapi dia
> sudah menjadi kaki
> tangan NGO
> asing,
> termasuk CIA saja! Macam Joshua Wong
> di HK
> itu,
> ...
>
> Ketiga, masalah perawatan kesehatan dan
> pengaturan
> kremasi dan
> pelarungan abu di laut, jelas
> sudah disampaikan abang
> Liu,
> Liu XaoGuang yang
> menyatakan berterimakasih pada pemerintah dan
> PKT
> telah
> memberikan perawatan dan
> pengaturan jenasah LiuXB dengan
> sebaik-baiknya dan sesuai
> permintaan
> keluarga.
> Lalu, apa yang masih perlu
> diributkan
> lagi???
>
> Salam,
> ChanCT
>
>
>
>
>
>
> From:
> jonathangoeij@...
> [GELORA45]
> Sent: Monday, July 17, 2017 11:40 AM
> To:
> [email protected]
>
> Subject: Re:
> [GELORA45] Dunia internasional
> kritik
> perlakuan Cina
> terhadap pegiat HAM
> yang wafat
>
>
>
>
>
>
> Melihat diskriminasinya
>
> tentu tidak bisa seperti itu, Liu adalah
>
> seorang pemenang nobel,
> merupakan seorang
> extraordinary among the
>
> extraordinaries, lagipula Liu
> bukanlah kriminal melainkan
> tahanan
> politik
> yg "kesalahannya" karena
>
> mempunyai pandangan politik yg berbeda dgn
> pihak penguasa
> itu saja.
>
> Merupakan hal yg lumrah dan seharusnya
> kalau dunia
> internasional
> memperhatikan
> secara khusus, sama saja bila
> terjadi pd pemegang
> nobel
> perdaimaian yg lain
> katakanlah pd Malala, Nelson Mandela, ataupun
> Aung San Suu
> Kyi, ataupun pd
> tingkatan yg lebih rendah sedikit pd Ahok
> ataupun Joshua
> Wong.
>
> Ahok saya pandang lebih dari
> seorang
> tahanan politik daripada
> kriminal penista agama. Kesalahan beliau
> karena sebagai
> orang Tionghoa dan juga
> non Islam berani2nya terjun
> kedalam dunia politik dan
> mempunyai prospek
> besar
> jadi presiden sehingga
> hanya kasus omongan yg sebenarnya
> tidak ada
> apa2nya
> dipolitisir dan
> kriminalisasi sedemikian rupa.
>
> Tentang pengobatan di Tiongkok
> memang
> ada kemungkinan besar
> dalam beberapa bidang tertentu justru lebih
> maju dari
> pengobatan dunia barat
> mengingat sejarah pengobatan yg
> sedemikian lama, hal yg juga
> terbukti dgn
>
> menangnya Tu Youyou dalam Nobel
> Medicine.
>
> Yg saya angkat
> bukanlah masalah apakah
> pengobatan di
> Tiongkok
> maju atau tidak, tetapi apakah Liu
>
> mendapat perhatian dan
> perawatan yg
> sepantasnya.
>
> ---In [email protected],
> <bhjo@...> wrote
> :
>
>
> Kalau
> bukan di
> politisasi, apalagi??? Doctor from
> MD Anderson
> Cancer Center
> in Houston/Texas
> and doctor from University of Heidelberg
> in Germany HAS NO
> BUSSINESS to come to
> China to see Liu
> (pemberontak-teroris).
>
> 1) Di China, ada ribuan atau
> ratusan
> ribuan orang yg. kena
> kanker hati sebab di China (dan juga di
> Asia) banyak yg.
> kena infeksi kronis
> hati (Chronic Hepatitis) sebagai
> penyebab kanker hati.
> Kenapa mereka tidak di
>
> datangi oleh dokter dari
> Amerika atau Jerman? Karena Liu
> pemenang
> Hadiah Nobel
> maka dia di datangi
> utk. propaganda Barat. Selain itu,
> apakah
> bukan suatu
> diskriminasi
> terhadap penderita2 kanker hati lain di China,
> yg. disebut saja
> tidak
> (tidak ada harganya)?
>
> 2)
> Karena China banyak penderita
> kanker
> hati, belum tentu
> terapi di Amerika dan Jerman lebih baik
> daripada
> di China
> karena dokter2 China
> lebih banyak berpengalaman dalam bidang
> penyakit ini,
> terutama dibidang
> operasinya. Jadi juga propaganda utk
> menjelekkan
> China.
>
> BH Jo
>
> ---In [email protected],
>
> <jonathangoeij@...> wrote
> :
>
>
>
> Yg
>
> meminta
> dirawat di Jerman atau Amerika itu Liu
> sendiri
> "He
>
> said his first preference would be Germany, but
> if
> that
> wasn’t workable, then
> the United States would be fine, too."
>
> California pernah di-sued oleh keluarga
> inmate yg
> meninggal dipenjara
>
> karena tidak mendapat perawatan pengobatan
> yg selayaknya, di
> pengadilan
>
> California kalah dan akibatnya diadakan
> overhaul penanganan
> kesehatan
> inmate2
> itu. Saat ini masalah kesehatan
> diperhatikan penuh bahkan
> banyak
> yg menyindir
> perawatan tingkat Kaiser
> Permanente bagi inmate.
> Masalah
> sindiran itu benar atau
> tidak saya tidak tahu jelas, tetapi dalam
> pandangan saya
> inmate itu tidak punya
> kebebasan mencari perawatan dokter
> atau rumah sakit sehingga
> sudah selayaknya
>
> penanganan kesehatan dijamin
> sepenuhnya oleh negara.
>
> Tidak tahu bagaimana dgn
> Tiongkok?
> ---
>
>
> The
>
> doctors, Joseph M. Herman of the
> University of Texas MD
> Anderson Cancer
> Center
> and Markus Büchler of the
> University of Heidelberg, who
> evaluated Mr.
> Liu on
> Saturday, said he had
> indicated that he wanted to be sent
> abroad
> for the
> remainder of his
> treatment.
> “While
> a degree
> of
> risk always exists in the movement of
> any patient, both
> physicians believe Mr.
> Liu can be safely transported
> with appropriate medical
> evacuation care and
>
> support,” the doctors said
> in a joint statement.
> They added that they
>
> were willing to provide Mr.
> Liu such care.
> Shang
>
> Baojun, a lawyer who represented Mr. Liu at his
>
> trial in
> 2009 on charges of
> state subversion, said by phone, “He
> said
> his first
> preference would be Germany, but
> if that wasn’t workable,
> then
> the United States
> would be fine, too.”
> https://www.nytimes.com/2017/07/09/world/asia/liu-xiaobo-china-cancer.html
>
> ---In
>
> [email protected], <bhjo@...>
> wrote :
>
>
> Benar
>
> inilah
> kejahatan negara2 Barat dimana kematian
> si
> pemberontak-teroris LiuXB
> dipolitisasi. Dia meninggal karena kanker
> hati. Di Amerika
> atau Eropa, orang yg.
> kena kanker hati juga biasanya
> akan mati dgn. terapi apa
> saja. Koq katanya
> mesti
> dirawat di Amerika atau
> Jerman, ya juga si pemberontak akan
> mati
> disana. Kecuali
> kalau
> kanker/tumornya masih kecil dan belum menyebar ke
> organ2 lain, yg. jarang
>
> sekali terjadi (dimana terapinya adalah
> transplantasi
> hati).
>
> BH
>
> Jo
>
> ---In
> [email protected], <SADAR@...>
> wrote
> :
>
>
>
>
>
> Yaaa
> jelaslah, bahwa masalah Liu Xiaobo
> ini
> dipotisasi oleh
> barat saja, dari
> pengangkatan Hadiah Nobel,
> sampai
> kematian-nya kemarin ini.
> Tapi mereka TIDAK BERHASIL melihat
> kenyataan
> kelemahan/kegagalan fatal LiuXB
>
> yang mereka usung pejuang HAM
> itu! LiuXB gagal mengatasi
> beban pikirannya
>
> sendiri! Beban pikiran hidup
> dalam penjara itulah yang
> membuat kena
> kanker dan
> mati-muda,
> ...
>
> Pertama, sebagai
> pejuang HAM yang
> mengatas namakan
>
> kemanusiaan, jelas tokoh2 pegiat DEMOKRASI
> dalam
> melancarkan aksi Tian An
>
> Men, 4 Juni 1989 itu, justru yang
> mengabaikan kemanusiaan!
> TIDAK lebih
> dahulu
> mengambil keputusan MENYELAMATKAN
> pendemo! Sebaliknya,
> justru
> mengambil sikap
> hendak mengorbankan
> pendemo2, darah mereka yang
> meembanjiri
> lapangan Tian An Men
> untuk menekan roboh Pemerintah Tiongkok!
> Itulah seruan Chai
> Ling, pimpinan-aksi
> lapangan Tian An Men, yang
> menyerukan pendemo BERTAHAN,
> tidak mundur
> sampai
> batas ultimatum
> membersihkan lapangan Tian An Men! Dan
> akhirnya membuat Chai
> Ling
> bertobat menjadi Kristianis-taat, menyimpulkan
> seandainya saja dia ketika
>
> itu sudah mengenal TUHAN, tentu harus lebih
> dahulu
> menyelamatkan kawan
>
> seperjuangan, membubarkan dan mempersihkan
> pendemo-pendemo
> di lapangan
> Tian An
> Men sebelum jam ultimatum tiba dan
> dengan demikian TIDAK
> teerjadi
> seorang korban
> pun! Itupula teriak seorang
> ibu yang anaknya jadi KORBAN
> di
> Lapangan Tian An
> Men,
> pada saat Wu Erkaisi menghibur ibu ini, jangan
> kalian
> besar-besarkan angka
> korban dimalam hari itu! Makin besar angka
> KORBAN makin
> BESAR TANGGUNGJAWAB
> kalian!
>
> Chai Ling sebagai
> Kristianis bahkan
> berani mengklaim, selama
>
> 25 tahun ini (memperingati
> Tragedi Tian An Men ditahun 2014
> – BBC),
> warga
> Tiongkok sudah lebih 100
> juta yang menganut agama Kristen!
> Bahkan
> sesumbar,
> yakin RRT akan berubah
> beradab dengan maraknya agama Kristen
> didaratan TIongkok,
> ... dan
> akhirnya mengalahkan paham komunis. Heheheee,
> ...
> Chai
> Ling
> menyembayangi korban Tian An Men.
> Chai Ling
> ditahun
> 2014 – Ming Bao/Harian
> Ming
>
> Sayang, seribu sayang,
> sekalipun
> tokoh2
> utama Pegiat DEMOKRASI
> di lapangan Tian An Men ini sudah
> “menyadari KESALAHAN”
> perjuangan mereka,
> tapi
> nampaknya BELUM ada
> KEBERANIAN membuat satu KESIMPULAN
> bersama
> dimana KESALAHAN
> dan bagaimana
> seharusnya melancarkan perjuangan dan
> memenangkan perjuangan
> mencapai
> TUJUAN! Hanya sekali-kali suaranya TETAP digunakan
> untuk terus membakar
>
> kegiatan demokrat, khususnya menentang
> pemerintah Tiongkok
> yang masih
> komunis
> itu!
>
> Setiap orang boleh2 saja
> mempunyai
> pikiran/pendapat berbeda,
> bahkan menentang Pemerintah pusat
> sekalipun. Hanya saja
> harus dipikirkan
> baik-baik bagaimana memperjuangkan
> dan memenangkan dengan
> pengorbanan sekecil
>
> mungkin, tidak asal seruduk
> tanpa mempedulikan berapa besar
> korban yang
> terjadi!
> Tanpa peduli
> mengambil jalan BUNUH DIRI dengan tidak
> pedulikan berapa besar
> KORBAN
> yang jatuh! Itu namanya membenturkan telor pada batu.
> Setelah jatuh
>
> korban, ... berapapun angka sesungguhnya,
> kenyataan TIDAK
> SATU pun tokoh2
>
> utamanya jatuh KORBAN! Semua lolos dan
> akhirnya hanya
> mencari hidup
>
> menyelamatkan diri sendiri2 tanpa membuat
> kesimpulan agar
> pejuang lain
> tidak
> meneruskan kesalahan mereka. Dan
> ternyata kesalahan mereka
> itu
> justru yang
> dilanjutkan oleh pejuang
> DEMOKRAT di HK
> denganmelancarkan
> aksi demo mengangkangi
> jalan2 utama di HK akhir tahun
> 2014! Masih beruntung lah
> pejuang2 Demokrat
> HK,
> pemerintah Pusat dan HK
> ketika itu, telah merubah sikap
> perjuangan,
> TIDAK
> MENINDAS dengan
> KEKERASAN! Membiarkan mereka kewalahan
> sendiri harus hidup-tidur
> dijalan
> dan akhirnya menyerah sendiri setelah hampir 2
> bulan!
>
> Kedua,
> Ada pendapat sementara dokter,
> termasuk
> sinshe (dokter
> tradisional
> Tionghoa) menyatakan pikiran manusia SANGAT
> menentukan KESEHATAN
>
> seseorang! Pikiran sedih, kecewa, stress,
> ... yang merupakan
> beban
> pikiran
> berkepanjangan itulah yang
> mengakibatkan bermacam penyakit!
> Siapa
> bisa mengobati
> dan mencegah perkembangan
> penyakit LiuXB? Ya, ...
> Liu
> sendirilah! Tiada obat
> mujarab kecuali Liu berhasil melepas beban
> pikiran hidup
> dipenjara! Liu seorang
> pejuang yang tidak memperhitungkan
> konsekwensi perjuangan,
> sikap yang
> dijalankan
> selama ini dalam melawan
> Pemerintah. Setelah dijatuhi
> hukuman dan
> melewati
> kehidupan di penjara,
> jelas Liu TIDAK berhasil melepas BEBAN
> PIKIRAN nya dan
> akibatnya kena
>
> kanker! Artinya pengobatan sebaik apapun
> TIDAK akan menyembuhkan,
> kecuali
> dia diberi KEBEBASAN diluarnegeri! Dan itu tentunya
> menyalahi HUKUM,
>
> ...
>
> Mengapa pihak kedokteran Tiongkok
> terlambat mengetahui
> kanker
> LiuXB, diketahui setelah serius ddn
> dimasa akhir? Mungkin
> masih
> bisa
> diperdebatkan, ... tapi pernyataan
> pihak RS tidak tepat
> membawa Liu
> berobat
> diLN, adalah keputusan TEPAT!
> Buktinya tidak lebih beberapa
> hari
> penyakit Liu
> merosot drastis dan mati juga!
> Itulah kenyataan
> yang
> terjadi, kecuali memang
> menghendaki Liu mati diatas pesawat???
> Bukankah dengan
> begitu lebih tidak
> manusiawi??? Atau memang bertujuan
> bikin ribuuuut
> saja!
>
> Kematian Liu Xiao Bao sepenuhnya
> adalah
> akibat KESALAHAN
> dirinya sendiri, ... tidak ada yang perlu
> dibesarbesarkan
> apalagi dipuja-puji
> dan dihormati! Biarlah LiuXB pergi
> meninggalkan dunia fana
> ini dengan penuh
> ketenangan dan seperti abangnya
> menyatakan, atas nama
> keluarga Liu bersyukur
> dan
> berterimakasih pada
> Pemerintah dan PKT tetap
> memperlakukannya
> sebagai manusia
> yang perlu
> dilayani pengobatan dan menyelesaikan
> akhir-hidupnya.
>
>
> Salam,
> ChanCT
>
>
>
>
>
>
> From:
> jonathangoeij@...
> [GELORA45]
> Sent: Sunday, July 16, 2017
> 1:22
> AM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Dunia
> internasional
> kritik perlakuan Cina terhadap pegiat HAM
> yang
>
> wafat
>
>
>
>
>
> 14
>
> Juli
> 2017
>
>
> Tautan
>
> eksternal dan akan terbuka di layar baru
>
> Bagikan
>
> artikel ini dengan Facebook  Bagikan
>
> artikel ini
> dengan Twitter  Bagikan
>
> artikel ini dengan Messenger
> Bagikan
>
> artikel ini dengan
> Email  Kirim
>
> Hak
>
> atas
> fotoLIU
>
> XIA /
> HANDOUTImage
>
> captionLiu
>
> Xiaobo meraih Nobel
> Perdamaian 2010. Dia meninggal dunia
> akibat
> kanker
> liver.
>
> Cina
>
> menghadapi berbagai kritik dari dunia
> internasional
> atas
> perlakuan terhadap Liu
> Xiaobo, pegiat hak asasi yang meninggal dunia
> pada usia 61
> tahun akibat kanker
> liver.
> Komite
>
> Nobel di
> Norwegia mengatakan pemerintah Cina menanggung
> 'tanggung jawab besar'
>
> atas kematian Liu yang diganjar Nobel
> Perdamaian
> pada
> 2010.
> Di
>
> samping menyebut kematian Liu
> "terlalu
> dini",
> Komite Nobel juga menyatakan
> sikap
> Cina yang menolak kepergian Liu
> untuk berobat ke luar negeri
> "sangat
>
> mengganggu".
> Menanggapi
>
> kritik itu, pemerintah Cina menegaskan
> bahwa penanganan Liu
> adalah urusan dalam
> negeri dan negara-negara lain
> "tidak berada dalam
> posisi untuk
> membyat
> pernyataan yang tidak
> patut".
> Duka
> pemimpin
> dunia atas wafatnya pembangkang Cina, Liu
> Xiaobo
>
> Pembangkang
> Cina dibebaskan
> untuk berobat kanker
> Seruan
> agar Cina
> bebaskan Liu Xiaobo
> Menteri
>
> Luar Negeri Jerman, Sigmar
> Gabriel,
> menyesali Liu tidak bisa
> berobat ke luar
> negeri.
> "Cina
>
> kini
> punya tanggung jawab untuk menjawab pertanyaan secara
> cepat, transparan,
>
> dan masuk akal mengapa penyakit kankernya
> tidak diketahui
> jauh
> sebelumnya," kata
> Gabriel.Hak
>
> atas
> fotoHANDOUPT/AFPImage
>
> captionLiu
>
> Xiaobo dan istrinya, Liu Xia,
> pada tahun 2002. Sejumlah
> pihak kini
> mendesak
> pemerintah Cina membebaskan
> Liu Xia untuk bepergian ke luar
> negeri.
> Pernyataan
>
> senada
> dikemukakan Menteri Luar Negeri Inggris, Boris
> Johnson.
> "Liu
>
> Xiaobo
> seharusnya diizinkan memilih perawatan medis di luar
> negeri, yang
>
> berulang kali ditolal aparat Cina. Ini
> tindakan yang salah
> dan kini saya
>
> mendesak mereka mencabut semua pelarangan
> terhadap janda
> Liu," kata
> Johnson.
> Pemerintah
>
> Cina melarang Liu hijrah ke luar negeri untuk
> menjalani
> perawatan. Larangan itu
> disertai pernyataan para ahli kesehatan
> Cina yang menegaskan
> bahwa dia sudah
> terlalu sakit untuk melakukan
> perjalanan.
> Namun
>
> seorang dokter Jerman dan Amerika
> Serikat—yang
> beberapa
> waktu lalu mengunjungi
> dan memeriksanya di sebuah rumah sakit
> di
> Shenyang—berpendapat Liu Xiaobo masih
>
> mampu melakukan
> perjalanan.
> Setelah
>
> Liu Xiaobo meninggal dunia, Jerman, Inggris,
> AS,
> dan Prancis
> meminta kepada Cina
> untuk membolehkan jandanya, Liu Xia
> bertolak ke luar
> negeri.
> Permintaan
>
> ini
> mendapat dukungan
> Komisioner Tinggi PBB untuk HAM, Zeid
> Ra'ad Al Hussein,
> yang
> mendesak
> Cina "menjamin kebebasan pergerakan Liu
> Xia."Hak
>
> atas
> fotoGETTYImage
>
> captionLiu
>
> Xiabo pertama kali dikenal pada masa
> unjuk rasa terkenal di
> Lapangan Tiananmen,
>
> Beijing, tahun 1989.
>
> 'Kekuatan
>
> Barat' mempolitisasi
> Pernyaan
>
> resmi
> Kementerian
> Luar Negeri Cina menyebutkan:
> "Penanganan kasus Liu Xiaobo
> merupakan
> urusan dalam negeri Cina dan negara-negara asing
> tidak berada dalam
>
> posisi untuk membuat pernyataan yang tidak
> patut".
> Sebagaimana
>
> dikutip kantor berita Xinhua,
>
> juru bicara
> Kementerian Luar Negeri Cina, Geng Shuang,
> menambahkan bahwa pejabat
>
> kesehatan Cina telah mengerahkan upaya
> penuh untuk
> merawat
> Liu.
> Sebuah
>
> surat kabar yang dikelola
> pemerintah
> menerbitkan editorial
> yang menuding
> 'kekuatan Barat' mempolitisasi
> peristiwa itu.
> Sejumlah
>
> koresponden mengatakan peliputan kematian Liu
> Xiabo di Cina
> sangat sepi. Kantor
> berita Xinhua
>
> dan
> CCTV
>
> hanya merilis
> pernyataan singkat pada situs berbahasa
> Inggris
> bahwa Liu
> Xiaobo, sang 'terpidana
> subversif, telah
> meninggal
> dunia.
> Harian
>
> Global
>
> Times yang merupakan corong
> Partai Komunis Cina
> menerbitkan editorial
>
> berbahasa Inggris bahwa Liu
> Xiaobo adalah "korban
> penyesatan"
> Barat.
> "Pihak
>
> Cina senantiasa
> berfokus pada perawatan Liu, tapi beberapa
> kekuatan Barat selalu
> mencoba
> mengalihkan ke isu politik dan membesar-besarkan
> perawatannya sebagai
> isu
> 'hak asasi'."
> Di
>
> media sosial, reaksi atas
> kematian Liu Xiaobo
> telah
> disensor. Sejumlah komentar
> dihapus, termasuk pesan berbunyi 'RIP'
> dan
> emoji
> lilin.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485 --
> #yiv3662792485ygrp-mkp
> {
> border:1px solid
> #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px
> 0;padding:0
> 10px;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-mkp hr {
> border:1px solid
>
> #d8d8d8;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-mkp #yiv3662792485hd
> {
> color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
> 0;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-mkp #yiv3662792485ads
> {
> margin-bottom:10px;}
>
> #yiv3662792485 #yiv3662792485ygrp-mkp
> .yiv3662792485ad {
> padding:0 0;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-mkp
> .yiv3662792485ad p {
> margin:0;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-mkp
> .yiv3662792485ad a {
> color:#0000ff;text-decoration:none;}
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-sponsor
> #yiv3662792485ygrp-lc
> {
> font-family:Arial;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-sponsor
> #yiv3662792485ygrp-lc #yiv3662792485hd
> {
> margin:10px
> 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-sponsor
> #yiv3662792485ygrp-lc .yiv3662792485ad
> {
> margin-bottom:10px;padding:0 0;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485actions {
> font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px
>
> 0;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485activity
> {
> background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;
> padding:10px;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485activity span {
> font-weight:700;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485activity span:first-child
> {
> text-transform:uppercase;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485activity
> span a {
> color:#5085b6;text-decoration:none;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485activity span span {
> color:#ff7900;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485activity span
> .yiv3662792485underline
> {
> text-decoration:underline;}
>
> #yiv3662792485
> .yiv3662792485attach
> {
> clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
> 0;width:400px;}
>
> #yiv3662792485
> .yiv3662792485attach div a {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv3662792485
> .yiv3662792485attach img
> {
> border:none;padding-right:5px;}
>
> #yiv3662792485
> .yiv3662792485attach
> label {
> display:block;margin-bottom:5px;}
>
> #yiv3662792485
> .yiv3662792485attach label a {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv3662792485
> blockquote {
> margin:0 0 0 4px;}
>
> #yiv3662792485
> .yiv3662792485bold
> {
> font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}
>
> #yiv3662792485
> .yiv3662792485bold a {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv3662792485
> dd.yiv3662792485last p a
> {
> font-family:Verdana;font-weight:700;}
>
> #yiv3662792485
> dd.yiv3662792485last p span
> {
> margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}
>
> #yiv3662792485
> dd.yiv3662792485last p
> span.yiv3662792485yshortcuts
> {
> margin-right:0;}
>
> #yiv3662792485 div.yiv3662792485attach-table
> div
> div a {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv3662792485
> div.yiv3662792485attach-table {
> width:400px;}
>
> #yiv3662792485
> div.yiv3662792485file-title a, #yiv3662792485
> div.yiv3662792485file-title
> a:active, #yiv3662792485
> div.yiv3662792485file-title a:hover,
> #yiv3662792485
> div.yiv3662792485file-title
> a:visited
> {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv3662792485 div.yiv3662792485photo-title
> a,
> #yiv3662792485
> div.yiv3662792485photo-title a:active,
> #yiv3662792485
> div.yiv3662792485photo-title a:hover,
> #yiv3662792485
> div.yiv3662792485photo-title a:visited
> {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv3662792485
> div#yiv3662792485ygrp-mlmsg
> #yiv3662792485ygrp-msg p a
> span.yiv3662792485yshortcuts
> {
> font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}
>
> #yiv3662792485
> .yiv3662792485green {
> color:#628c2a;}
>
> #yiv3662792485
> .yiv3662792485MsoNormal {
> margin:0 0 0
> 0;}
>
> #yiv3662792485 o
> {
> font-size:0;}
>
> #yiv3662792485 #yiv3662792485photos div
> {
> float:left;width:72px;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485photos div div
> {
> border:1px
> solid
> #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485photos div label
> {
> color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:
> center;white-space:nowrap;width:64px;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485reco-category {
> font-size:77%;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485reco-desc {
> font-size:77%;}
>
> #yiv3662792485
> .yiv3662792485replbq {
> margin:4px;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-actbar div a:first-child
> {
> margin-right:2px;padding-right:5px;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-mlmsg {
> font-size:13px;font-family:Arial, helvetica,
> clean,
> sans-serif;}
>
> #yiv3662792485 #yiv3662792485ygrp-mlmsg table
> {
> font-size:inherit;font:100%;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-mlmsg select,
> #yiv3662792485 input, #yiv3662792485
> textarea {
> font:99% Arial, Helvetica, clean,
>
> sans-serif;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-mlmsg pre,
> #yiv3662792485
> code {
> font:115% monospace;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-mlmsg * {
> line-height:1.22em;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-mlmsg #yiv3662792485logo
> {
> padding-bottom:10px;}
>
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-msg p a
> {
> font-family:Verdana;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-msg
> p#yiv3662792485attach-count span
> {
> color:#1E66AE;font-weight:700;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-reco
> #yiv3662792485reco-head
> {
> color:#ff7900;font-weight:700;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-reco
> {
> margin-bottom:20px;padding:0px;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-sponsor #yiv3662792485ov
> li a
> {
> font-size:130%;text-decoration:none;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-sponsor #yiv3662792485ov
> li
> {
> font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px
> 0;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-sponsor #yiv3662792485ov
> ul {
> margin:0;padding:0 0 0
> 8px;}
>
> #yiv3662792485
> #yiv3662792485ygrp-text
> {
> font-family:Georgia;}
>
> #yiv3662792485 #yiv3662792485ygrp-text p
> {
> margin:0 0 1em 0;}
>
> #yiv3662792485 #yiv3662792485ygrp-text tt
> {
> font-size:120%;}
>
> #yiv3662792485 #yiv3662792485ygrp-vital ul
> li:last-child {
> border-right:none
> !important;
> }
> #yiv3662792485
>
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779 --
> #yiv5047374779ygrp-mkp {
> border:1px solid #d8d8d8;font-family:arial;margin:10px
> 0;padding:0 10px;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mkp hr {
> border:1px solid #d8d8d8;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mkp #yiv5047374779hd {
> color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
> 0;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mkp #yiv5047374779ads {
> margin-bottom:10px;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mkp .yiv5047374779ad {
> padding:0 0;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mkp .yiv5047374779ad p {
> margin:0;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mkp .yiv5047374779ad a {
> color:#0000ff;text-decoration:none;}
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-sponsor
> #yiv5047374779ygrp-lc {
> font-family:arial;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-sponsor
> #yiv5047374779ygrp-lc #yiv5047374779hd {
> margin:10px
> 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-sponsor
> #yiv5047374779ygrp-lc .yiv5047374779ad {
> margin-bottom:10px;padding:0 0;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779actions {
> font-family:verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779activity {
> background-color:#e0ecee;float:left;font-family:verdana;font-size:10px;
> padding:10px;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779activity span {
> font-weight:700;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779activity span:first-child {
> text-transform:uppercase;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779activity span a {
> color:#5085b6;text-decoration:none;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779activity span span {
> color:#ff7900;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779activity span
> .yiv5047374779underline {
> text-decoration:underline;}
>
> #yiv5047374779 .yiv5047374779attach {
> clear:both;display:table;font-family:arial;font-size:12px;padding:10px
> 0;width:400px;}
>
> #yiv5047374779 .yiv5047374779attach div a {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv5047374779 .yiv5047374779attach img {
> border:none;padding-right:5px;}
>
> #yiv5047374779 .yiv5047374779attach label {
> display:block;margin-bottom:5px;}
>
> #yiv5047374779 .yiv5047374779attach label a {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv5047374779 blockquote {
> margin:0 0 0 4px;}
>
> #yiv5047374779 .yiv5047374779bold {
> font-family:arial;font-size:13px;font-weight:700;}
>
> #yiv5047374779 .yiv5047374779bold a {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv5047374779 dd.yiv5047374779last p a {
> font-family:verdana;font-weight:700;}
>
> #yiv5047374779 dd.yiv5047374779last p span {
> margin-right:10px;font-family:verdana;font-weight:700;}
>
> #yiv5047374779 dd.yiv5047374779last p
> span.yiv5047374779yshortcuts {
> margin-right:0;}
>
> #yiv5047374779 div.yiv5047374779attach-table div div a {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv5047374779 div.yiv5047374779attach-table {
> width:400px;}
>
> #yiv5047374779 div.yiv5047374779file-title a, #yiv5047374779
> div.yiv5047374779file-title a:active, #yiv5047374779
> div.yiv5047374779file-title a:hover, #yiv5047374779
> div.yiv5047374779file-title a:visited {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv5047374779 div.yiv5047374779photo-title a,
> #yiv5047374779 div.yiv5047374779photo-title a:active,
> #yiv5047374779 div.yiv5047374779photo-title a:hover,
> #yiv5047374779 div.yiv5047374779photo-title a:visited {
> text-decoration:none;}
>
> #yiv5047374779 div#yiv5047374779ygrp-mlmsg
> #yiv5047374779ygrp-msg p a span.yiv5047374779yshortcuts {
> font-family:verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}
>
> #yiv5047374779 .yiv5047374779green {
> color:#628c2a;}
>
> #yiv5047374779 .yiv5047374779msonormal {
> margin:0 0 0 0;}
>
> #yiv5047374779 o {
> font-size:0;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779photos div {
> float:left;width:72px;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779photos div div {
> border:1px solid
> #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779photos div label {
> color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:
> center;white-space:nowrap;width:64px;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779reco-category {
> font-size:77%;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779reco-desc {
> font-size:77%;}
>
> #yiv5047374779 .yiv5047374779replbq {
> margin:4px;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-actbar div a:first-child {
> margin-right:2px;padding-right:5px;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mlmsg {
> font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean,
> sans-serif;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mlmsg table {
> font-size:inherit;font:100%;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mlmsg select,
> #yiv5047374779 input, #yiv5047374779 textarea {
> font:99% arial, helvetica, clean, sans-serif;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mlmsg pre, #yiv5047374779
> code {
> font:115% monospace;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mlmsg * {
> line-height:1.22em;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-mlmsg #yiv5047374779logo {
> padding-bottom:10px;}
>
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-msg p a {
> font-family:verdana;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-msg
> p#yiv5047374779attach-count span {
> color:#1e66ae;font-weight:700;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-reco
> #yiv5047374779reco-head {
> color:#ff7900;font-weight:700;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-reco {
> margin-bottom:20px;padding:0px;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-sponsor #yiv5047374779ov
> li a {
> font-size:130%;text-decoration:none;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-sponsor #yiv5047374779ov
> li {
> font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-sponsor #yiv5047374779ov
> ul {
> margin:0;padding:0 0 0 8px;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-text {
> font-family:georgia;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-text p {
> margin:0 0 1em 0;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-text tt {
> font-size:120%;}
>
> #yiv5047374779 #yiv5047374779ygrp-vital ul li:last-child {
> border-right:none !important;
> }
> #yiv5047374779
>
>
> 
>

Kirim email ke