Pada Jumat, 4 Agustus 2017 1:22, "'Chan CT' [email protected]
[nasional-list]" <[email protected]> menulis:
From: '[email protected]' [email protected] [GELORA45]
Sent: Friday, August 4, 2017 7:08 AM
http://www.tribunal1965.org/siaran-pers-pembubaran-lokakarya-ipt65-oleh-aparat-kepolisian/
Siaran Pers | Pembubaran Lokakarya IPT65 oleh Aparat Kepolisian
Home/Siaran Pers/Siaran Pers | Pembubaran Lokakarya IPT65 oleh Aparat
Kepolisian
- View Larger Image
Siaran Pers | Pembubaran Lokakarya IPT65 oleh Aparat Kepolisian
Sebagai tindak lanjut program sosialisasi Hasil Putusan Panel Hakim
International People’s Tribunal 1965 (IPT65), pada Selasa 1 Agustus 2017
kemarin di Klender Jakarta Timur, IPT65 menyelenggarakan Lokakarya evaluasi dan
perencanaan mengenai langkah bersama untuk memajukan kesadaran umum tentang
penyelesaian menyeluruh terhadap kejahatan serius 1965-66.Beberapa jam sebelum
acara dimulai, Panitia Lokakarya didatangi aparat keamanan yang terdiri dari
Kasat Intel Polres Jakarta Timur, AKBP Sianturi; pihak Koramil serta Lurah
Jakarta Timur, dan beberapa oknum intelejen.Dengan alasan tidak memiliki izin
acara/ kegiatan, pihak pengelola lokasi juga ditekan untuk membatalkan
Lokakarya tersebut. Pihak pengelola diminta untuk memberitahukan kepada Panitia
bahwa kegiatan Lokakarya IPT65 tidak bisa dilanjutkan. Padahal baik pihak
pengelola sudah menyepakati sewa-menyewa lokasi, dan tidak lazim meminta izin
kepada aparat setempat untuk sebuah kegiatan lokakarya kecil yang tidak untuk
umum dengan jumlah peserta 20-25 orang.Beberapa peserta yang datang lebih awal
diinterogasi mengenai rincian kegiatan dan surat undangan. Peserta ditekan dan
terintimidasi dengan pertanyaan-pertanyaan Kasat intel.Kasat Intel menegaskan
bahwa kegiatan apapun di tempat tersebut harus memiliki izin. Aparat keamanan
wajib terlibat, terutama karena ada laporan. Namun ketika kami, Panitia
Lokakrya, menanyakan siapa yang melaporkan kepada pihak kepolisian, Kasat Intel
tidak menjawab. Menurutnya panitia tidak perlu tahu.Kedatangan aparat-aparat
keamanan yang terdiri dari unsur Polisi dan TNI serta beberapa orang intelejen
merupakan tindakan intimidatif terhadap warga sipil dan pihak pengelola tempat.
Sementara Lurah dipaksa ikut serta. Karena melihat pihak pengelola lokasi acara
mengalami tekanan, Panitia IPT65 memutuskan untuk melanjutkan acara di Gedung
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta.Sebagai warga sipil kami memandang bahwa
kebebasan berkumpul dan berdiskusi yang merupakan hak asasi setiap orang dan
hak konstitusional warga negara telah dirampas secara sewenang-wenang oleh
aparat keamanan.Pelarangan kegiatan diskusi, pertemuan, pemutaran film, bahkan
pentas kesenian ataupun festival dengan dalih tidak memiliki izin kegiatan/
acara bukanlah kali ini terjadi. Dalam catatan SAFEnet
(http://id.safenetvoice.org/pelanggaranekspresi), sejak 2015 hingga bulan Mei
2017 tercatat 61 kasus pelarangan dan pembubaran paksa. 80 persen di antaranya
merupakan pelarangan atau paksaan pembatalan acara/ pertemuan oleh aparat
keamanan setempat karena dikait-kaitkan dengan korban/ penyintas 1965-66
ataupun isyu kebangkitan komunisme.Dalam rangkaian kegiatan diseminasi dan
edukasi Putusan Panel Hakim IPT65, panitia lokal di beberapa kampus dan lokasi
dipaksa membatalkan acara. Di Ambon, 18-19 Maret 2017, pihak penyewa
diintimidasi dan ditekan sehingga acara harus berpindah lokasi di sebuah
Gereja. Di Bandung 31 Maret 2017, meskipun acara yang dihadiri lebih dari 100
mahasiswa berlangsung lancar di Fakultas Hukum Universitas Parahiyangan, namun
pihak Dekanat FH UNPAR disatroni oleh aparat Kepolisian. Di Semarang (17 Maret
2017) maupun di Surabaya (24 Mei 2017) otoritas kampus mendesak Panitia
setempat untuk membatalkan acara. Di kampus APDM Yogyakarta (19 April 2017),
pihak panitia setempat diinterogasi aparat intelejen.Baru-baru ini, Pertemuan
(23/7) YPKP65 di Cirebon.Interogasi dan intimidasi dalam bentuk perizinan
bahkan pelarangan dan paksaan untuk membatalkan suatu pertemuan oleh aparat
Kepolisian merupakan suatu bentuk perampasan dan serangan serius terhadap hak
untuk berkumpul dan berpendapat. Lebih dari itu paksaan untuk pembubaran di
beberapa kampus juga merupakan penghinaan terhadap kebebasan mimbar
akademik.Alih-alih mengambil langkah-langkah nyata untuk penyelesaian secara
berkeadilan terhadap kejahatan serius di masa lalu, pemerintahan Jokowi-JK
secara sistematis malah mengekang dan memberangus berbagai prakarsa publik
untuk mengungkapkan kebenaran dan pemenuhan hak-hak korban/ penyintas Kejahatan
Genosida 1965-66.Indonesia saat ini semakin bergerak menuju cara-cara dan
praktek autoritarianisme Orde Baru! Jakarta, 2 Agustus 2017Panitia dan Relawan
IPT65
Gesendet mit Telekom Mail - kostenlos und sicher für alle! #yiv4087220407
#yiv4087220407 -- #yiv4087220407ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-mkp #yiv4087220407hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-mkp #yiv4087220407ads
{margin-bottom:10px;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-mkp .yiv4087220407ad
{padding:0 0;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-mkp .yiv4087220407ad p
{margin:0;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-mkp .yiv4087220407ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-sponsor
#yiv4087220407ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-sponsor #yiv4087220407ygrp-lc #yiv4087220407hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-sponsor #yiv4087220407ygrp-lc .yiv4087220407ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv4087220407 #yiv4087220407actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv4087220407
#yiv4087220407activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv4087220407
#yiv4087220407activity span {font-weight:700;}#yiv4087220407
#yiv4087220407activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv4087220407 #yiv4087220407activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv4087220407 #yiv4087220407activity span
span {color:#ff7900;}#yiv4087220407 #yiv4087220407activity span
.yiv4087220407underline {text-decoration:underline;}#yiv4087220407
.yiv4087220407attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv4087220407 .yiv4087220407attach div a
{text-decoration:none;}#yiv4087220407 .yiv4087220407attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv4087220407 .yiv4087220407attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv4087220407 .yiv4087220407attach label a
{text-decoration:none;}#yiv4087220407 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv4087220407 .yiv4087220407bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv4087220407
.yiv4087220407bold a {text-decoration:none;}#yiv4087220407 dd.yiv4087220407last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv4087220407 dd.yiv4087220407last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv4087220407
dd.yiv4087220407last p span.yiv4087220407yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv4087220407 div.yiv4087220407attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv4087220407 div.yiv4087220407attach-table
{width:400px;}#yiv4087220407 div.yiv4087220407file-title a, #yiv4087220407
div.yiv4087220407file-title a:active, #yiv4087220407
div.yiv4087220407file-title a:hover, #yiv4087220407 div.yiv4087220407file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv4087220407 div.yiv4087220407photo-title a,
#yiv4087220407 div.yiv4087220407photo-title a:active, #yiv4087220407
div.yiv4087220407photo-title a:hover, #yiv4087220407
div.yiv4087220407photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv4087220407
div#yiv4087220407ygrp-mlmsg #yiv4087220407ygrp-msg p a
span.yiv4087220407yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv4087220407
.yiv4087220407green {color:#628c2a;}#yiv4087220407 .yiv4087220407MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv4087220407 o {font-size:0;}#yiv4087220407
#yiv4087220407photos div {float:left;width:72px;}#yiv4087220407
#yiv4087220407photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv4087220407
#yiv4087220407photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv4087220407
#yiv4087220407reco-category {font-size:77%;}#yiv4087220407
#yiv4087220407reco-desc {font-size:77%;}#yiv4087220407 .yiv4087220407replbq
{margin:4px;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-mlmsg select, #yiv4087220407 input, #yiv4087220407 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-mlmsg pre, #yiv4087220407 code {font:115%
monospace;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-mlmsg #yiv4087220407logo
{padding-bottom:10px;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-msg
p#yiv4087220407attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-reco #yiv4087220407reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-sponsor
#yiv4087220407ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-sponsor #yiv4087220407ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-sponsor #yiv4087220407ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv4087220407 #yiv4087220407ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv4087220407
#yiv4087220407ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv4087220407