Seandainya seperti yg anda katakan tentu ok-lah, cuman Indonesia ini khan plagiarism sudah seakan budaya bangsa sebagai contoh ada menteri yg plagiat biarpun sudah dibandingkan sekitar 97% sama persis juga tetap ngeyel nggak jiplak, nah... takutnya itu hasil eksperiment anak2 UnDip itu yg dimuat di science direct bisa dibaca siapa saja terus dicaplok begitu saja diakui sebagai hasil riset BPPT dgn sedikit perubahan sana sini ala kadarnya. Semoga tidaklah, saya cuman harapkan mereka2 itu yg bikin eksperiment dapat kredit yg sepantasnya.
---In [email protected], <djiekh@...> wrote : Kalau di negeri Belanda, industri sering minta bantuan universitas untuk melakukan penyelidikan. Untuk penyelidikan ini prof.nya dibayar, juga mahasiswa yang mengerjakannya.Dulu di ITB, bagian affiliasi industrinya juga terima pekerjaan melakukan penyelidikan. Tidak tahu sekarang. Saya kira mestinya justru lebih berkembang. 2017-08-07 20:38 GMT+02:00 Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] <[email protected]>: Anda ingat saja bung Djie, saya kira tidak ada yang taruh perhatian. Kalau diperhatikan methode dari experiment anak2 Univ. Diponegoro itu mirip2 dgn yg diajukan BPPT. Mirip banget boleh dibilang setali tiga uang. Apakah BPPT nyontek UnDip atau mereka itu sekarang kerja sama BPPT. Ini dari experiment UnDip: First of all, sea water was naturally flowed to stabilization pond and evaporation pond, respectively. The concentration of sea water in the last stage of evaporation pond was within the range 15-17 o Be. Thereafter, the seawater was transported to the concentration pond using a pump powered by wind energy. In concentration pond, the sea water was further evaporated. The concentrated sea water was then flowed to the crystallization pond. http://www.sciencedirect.com/ science/article/pii/ S1878029615000286 Ini BPPT: Di atas lahan seluas itu, Eniya memaparkan, proses produksi akan dilakukan di empat area dan meliputi area untuk penampungan air laut, area untuk penguapan atau evaporasi, area hasil evaporasi ditampung menjadi air tua, dan area rekristalisasi.https://groups.yahoo.com/neo/ groups/GELORA45/conversations/ messages/211766 ---In [email protected], <djiekh@...> wrote : Bung Jonatahan sebenarnya sudah pernah mengirim singkatan hasil experimen kerjasama bagian Kimia Teknik Uni.Diponegoro dan bagian Perikanan dan Kelautan Universitas yang sama. Hasil experimen ini langsung dari lapangan pembuatan garam di Jepara, dianggap penting oleh penerbit majallah ilmu pengetahuan Elsevier di Nederland. Preciesnya, lebih lengkapnya dari pada yang pernah dikirim oleh bung Jonathan, bisa lihat di bawah ini :http://ac.els-cdn.com/ S1878029615000286/1-s2.0- S1878029615000286-main.pdf?_ tid=54e62362-7b94-11e7-8e26- 00000aacb35e&acdnat= 1502126447_ ede3e6b56542748e2f819f5f68a176 d4Selain itu ada literatur lain, yang kalau digabung dengan experiment di atas, akan memberi hasil lebih baik lagi : https://www.google.com/ patents/WO2013150546A1?cl=enhttp://www.fao.org/docrep/003/ W3732E/w3732e0q.htmhttp://conferences.gnest.org/ Conferences/Saltworks_post/ 011-030.pdfSecara industri, penguapan paling efficient dengan multiple effect evaporator seperti di pabrik2 gula.Prinsipnya : 2017-08-07 18:10 GMT+02:00 Jonathan Goeij jonathangoeij@... [ GELORA45] <GELORA45@ yahoogroups.com>: ---In [email protected] , <lusi_d@...> wrote :
