http://megapolitan.kompas.com/read/2017/08/15/10280081/air-mancur-menari-monas-hasil-patungan-
ahok-djarot-hingga-addie-ms
Air Mancur Menari Monas Hasil Patungan
Ahok, Djarot, hingga Addie MS
Dian Maharani
Kompas.com - 15/08/2017, 10:28 WIB
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
Warga menonton air mancur menari atau Jakarta Monas Fountain di Monas,
Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017). Air mancur menari kembali diresmikan
oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat setelah rampung
diperbaiki sejak rusak pada 2009 lalu dan air mancur menari Monas akan
Warga menonton air mancur menari atau Jakarta Monas Fountain di Monas,
Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017). Air mancur menari kembali diresmikan
oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat setelah rampung
diperbaiki sejak rusak pada 2009 lalu dan air mancur menari Monas akan
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
*JAKARTA, KOMPAS.com* - Setelah delapan tahun tahun tak berfungsi, air
mancur menari <http://indeks.kompas.com/tag/air-mancur-menari> di
Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat), akhirnya dapat dinikmati
kembali sejak Sabtu (12/8/2017) malam.
Lagu "Tanah Airku" karya Ibu Sud berkumandang di Monas diikuti
gerak-gerik air mancur. Gerakan air mancur itu dikendalikan oleh alat
/magic/ piano sehingga terlihat ikut menari seirama dengan alunan musik
yang dimainkan.
Lebih dari itu, air mancur juga tampak berwarna-warni karena didukung
teknologi /screenwater/. Warna merah-putih pada air mancur memunculkan
semangat nasionalisme saat lagu-lagu kebangsaan dimainkan.
Keindahan air mancur menari di Monas atau Jakarta Monas Fountain ini tak
terlepas dari kerja sama berbagai pihak.
Air mancur menari <http://indeks.kompas.com/tag/air-mancur-menari>
pertama kali diresmikan pada 2005, saat Gubernur DKI Jakarta dijabat
Sutiyoso. Air mancur itu rusak pada 2009 dan kolamnya tak lagi terawat.
Bahkan saat itu, kolam digunakan untuk berenang hingga memancing. Lumut
semakin menebal di dinding-dinding kolam.
Namun, bayang-bayang akan air mancur menari yang megah tak pernah
hilang. Upaya mewujudkan kembali air mancur menari akhirnya tercetus.
*Baca: Catat, Ini Jadwal Pertunjukan Air Mancur Menari di Monas
<http://megapolitan.kompas.com/read/2017/08/13/11362761/catat-ini-jadwal-pertunjukan-air-mancur-menari-di-monas>
*
Kepala UPT Monas Sabdo Kristianto menceritakan, para pekerja harian
lepas (PHL) di Monas kemudian bersemangat untuk membersihkan area kolam
yang sudah kotor dan berbau itu. Mereka mencari tahu di mana letak
kerusakan air mancur.
Segala masalah dan perbaikan itu kemudian dilaporkan ke Basuki Tjahaja
Purnama alias Ahok yang saat itu masih menjabat Gubernur DKI Jakarta dan
Djarot Saiful Hidayat yang saat itu menjadi wakil Ahok.
Perbaikan air mancur menari ternyata membutuhkan dana yang tak sedikit.
Pihak UPT Monas sempat mencari darna /corporate social responsibility/
(CSR), tetapi tak kunjung dapat.
Sementara itu, dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI
juga terbatas sehigga tak mungkin dipakai untuk perbaikan air mancur.
Warga menonton air mancur menari atau Jakarta Monas Fountain di Monas,
Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017). Air mancur menari kembali diresmikan
oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat setelah rampung
diperbaiki sejak rusak pada 2009 lalu dan air mancur menari Monas akan
Warga menonton air mancur menari atau Jakarta Monas Fountain di Monas,
Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2017). Air mancur menari kembali diresmikan
oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat setelah rampung
diperbaiki sejak rusak pada 2009 lalu dan air mancur menari Monas akan
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
*Hasil patungan*
Meski demikian, perbaikan air mancur sedikit demi sedikit tetap
dilakukan. Sabdo mengatakan, ia mendapat bantuan dari Ahok hingga Djarot
berupa keperluan yang dibutuhkan untuk memperbaiki air mancur.
"Saya lapor ke mereka. Mereka akhirnya memberikan barang-barang yang
saya butuhkan," ujar Sabdo.
Ahok memberikan perangkat kelistrikan hingga kabel agar air mancur
menari bisa kembali menyala. Ahok sendiri disebut menyumbang sekitar Rp
200 juta.
*Baca: Pesan Gotong Royong dalam Megahnya Air Mancur Menari Monas
<http://megapolitan.kompas.com/read/2017/08/13/08251911/pesan-gotong-royong-dalam-megahnya-air-mancur-menari-monas>
*
Sumbangan lainnya datang dari musisi Addie MS. Addie menyumbang
aransemen lagu untuk mengiringi air gerakan air mancur. Kemudian, Sabdo
meminta tolong sahabatnya, Harry Kiss untuk menyumbangnkan /sound system. /
Sabdo mengatakan, perbaikan air mancur menari ini merupakan hasil
patungan dalam bentuk barang hingga gagasan, serta kerja keras PHL di Monas.
Dalam peresmian air mancur menari di Monas, Djarot pun memberikan
penghargaan kepada 17 petugas /mechanical electrical./
Kini, warga bisa kembali menyaksikan keindahan air mancur menari di
Monas secara gratis setiap Sabtu dan Minggu, pukul 19.30 dan 20.30 WIB.
Setiap sesinya, pengunjung bisa menikmati air mancur menari selama
sekitar 20-30 menit yang akan memainkan sekitar 5-6 lagu.
"Selamat menikmati Monas. Monas-ku, Monas-mu, Monas kita semua," kata
Djarot saat peresmian Jakarta Monas Fountain itu.
Kegembiraan terwujudnya air mancur menari di Monas sepertinya juga ingin
disampaikan Ahok yang kini berada rumah tahanan Mako Brimob Kelapa Dua,
Depok.
Pada Sabtu malam, melaui timnya, Ahok mengunggah video air mancur menari
dengan iringan lagu "Tanah Airku" di Instagram /@basukibtp/.
"Mohon dijaga baik-baik Monas Fountain ini, terutama kebersihan dan
ketertibannya. Semoga tidak ada yang kesasar untuk sampai di lokasi
fountain," tulis /@timbtp/ di akun Instagram Ahok.
Air Mancur Menari dengan Iringan Musik di Monas(Kompas TV)
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
<javascript:void(0);>
PenulisDian Maharani
EditorEgidius Patnistik
Tag:
* air mancur menari <http://indeks.kompas.com/tag/air-mancur-menari>