Jadi pingin tahu, masyarakat adat yang tanah ulayatnya dijadikan lahan operasi 
itu selama ini dapat apa? Bukankah seharusnya mereka itulah pemilik asli 
Grasberg Mining? 
 ---
 Asal tahu saja, sebelumnya, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng meminta supaya 
Pemda Mimika kebagian divestasi saham 20% dari divestasi 51%.
 
 
 Adapun dari 20% saham itu akan dibagi dua. Yaitu 10% untuk pemerintah provinsi 
yang mewakili 28 kabupaten/kota di Papua dan 10% lagi untuk masyarakat adat 
yang tanah ulayatnya dijadikan lahan operasi Freeport Indonesia.
 ...
 Pemkab Mimika mau saham dan smelter dari Freeport 
http://industri.kontan.co.id/news/pemkab-mimika-mau-saham-dan-smelter-dari-freeport
 
 Minggu, 03 September 2017 / 14:56 WIB
 

 

 KONTAN.CO.ID - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, 
memberikan 17 syarat bagi PT Freeport Indonesia 
http://www.kontan.co.id/tag/pt-freeport-indonesia-1 (PTFI) apabila perpanjangan 
izin operasi sampai tahun 2041 telah diberikan kepadanya.

Adapun syarat tersebut diantaranya ialah, pemberian divestasi saham kepada 
Pemda melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pembangunan fasilitas pengolahan 
dan pemurnian mineral (smelter) di Mimika, dan pembangunan Pembangkit Listrik 
Tenaga Air (PLTA).

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM mengatakan bahwa 
terkait negosiasi antara Freeport dengan pemerintah, Pemda mengusulkan 17 hal 
yang wajib di penuhi oleh PT Freeport Indonesia 
http://www.kontan.co.id/tag/pt-freeport-indonesia-1.

Namun sayangnya Bambang belum bisa merinci secara keseluruhan 17 syarat yang 
diusulkan oleh Pemda. Setahu dia, empat poin dalam negosiasi masuk kedalam 
syarat tersebut. Yang artinya, Pemda juga meminta bagian dari divestasi saham.

“Smelter minta dibangun disana (Mimika), divestasi, utamakan tenaga kerja 
lokal, minta bangun PLTA. Itu katanya supaya investasi di sana bergerak,” 
terangnya kepada KONTAN, Minggu (3/9).

Asal tahu saja, sebelumnya, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng meminta supaya Pemda 
Mimika kebagian divestasi saham 20% dari divestasi 51%.
 
 Adapun dari 20% saham itu akan dibagi dua. Yaitu 10% untuk pemerintah provinsi 
yang mewakili 28 kabupaten/kota di Papua dan 10% lagi untuk masyarakat adat 
yang tanah ulayatnya dijadikan lahan operasi Freeport Indonesia.

Juga, Pemda Mimika sudah menyiapkan lahan seluas 300 hektare untuk Freeport 
membangun smelter di wilayah tersebut.

“Saya belum tahu respon Freeport seperti apa atas syarat itu, yang pentingkan 
sepakat divestasi 51% dan bangun smelter dulu. Untuk lokasi yang tahu ekonomis 
atau tidaknya kan Freeport,” tandas Bambang.
 

Kirim email ke