http://regional.kompas.com/read/2016/08/24/15184141/antisipasi.serangan.opm.pembangunan.jalan.trans.papua.sinak.dikawal.tni


*Antisipasi Serangan OPM, Pembangunan Jalan Trans Papua Sinak Dikawal TNI*

Fabio Maria Lopes Costa

Kompas.com - 24/08/2016, 15:18 WIB

ADVERTISING


Pembangunan Jalan Trans Papua dari Wamena ke Mamugu yang dikerjakan anggota
TNI dari Detasemen Zeni Tempur(Fabio Maria Lopes Costa)



*JAYAPURA, KOMPAS.com* - Pembangunan Jalan Trans Papua dari Sinak ke Mulia
sepanjang 11 kilometer pada akhir bulan ini mendapatkan pengawalan langsung
dari TNI Angkatan Darat.

Sebelumnya, pembukaan ruas jalan tersebut oleh PT Modern terhenti karena
para pekerjanya diserang kelompok separatis bersenjata pada Maret lalu.

*Baca juga: **Bupati Puncak: Pembangunan Jalan Trans Papua di Sinak Masih
Terhenti
<http://regional.kompas.com/read/xml/2016/03/30/16590811/Bupati.Puncak.Pembangunan.Jalan.Trans.Papua.di.Sinak.Masih.Terhenti>*

Sebanyak empat karyawan PT Modern yang sementara mengerjakan pembukaan
Jalan Trans Papua dari Sinak-Mulia di Kampung Agenggeng, Kabupaten Puncak,
tewas akibat ditembak kelompok separatis bersenjata pada 15 Maret 2016 lalu.

Identitas keempat korban adalah Yohanis Tikuramba, Andarias Demena, Daud
Demena, dan David Demena. Akibatnya, pengerjaan ruas jalan Sinak-Mulia
tertunda selama lima bulan. Padahal, jalan ini sangat penting karena
menghubungkan Kabupaten Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya sehingga bisa
memudahkan arus distribusi barang kebutuhan pokok.

Terakhir di Kampung Kome, Kabupaten Lanny Jaya, pada Senin (22/8/2016)
kemarin, salah seorang pekerja dari PT Asjaya bernama Simon Tandi Payung
tewas tertembak di bagian kepala ketika sedang mengerjakan pembukaan jalan
dari Distrik Melageneri ke Distrik Kuyawage.



Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal Hinsa Siburian di Jayapura
pada Kamis (24/8/2016) ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya
memerintahkan anggota TNI di Kabupaten Puncak untuk mengawal langsung PT
Modern untuk pengerjaan Jalan Sinak-Mulia.

“Intinya, tim dari Detasemen Zeni Tempur tak terjun untuk pembukaan ruas
Jalan Sinak-Mulia. Tugas kami hanya mengawal keamanan di sana,” tegas Hinsa.

*Baca juga: **Empat Korban Tewas yang ditembak OPM Dievakuasi ke Jayapura
<http://regional.kompas.com/read/xml/2016/03/16/08011561/Empat.Korban.Tewas.yang.ditembak.OPM.Dievakuasi.ke.Jayapura.?utm_source=RD&utm_medium=inart&utm_campaign=khiprd>*

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XVIII Papua
Osman Marbun ketika dihubungi menuturkan, terdapat dua paket pengerjaan
jalan yang menghubungkan wilayah Puncak dan Puncak Jaya, yakni Sinak-Mulia
dan Mulia-Sinak.

Untuk pembangunan Jalan Trans Papua pada tahun ini dari Sinak ke Mulia baru
terealisasi 1,5 kilometer dari target 11 kilometer. Sementara pembangunan
Jalan Mulia-Sinak baru terealisasi 3,3 kilometer dari target lima kilometer.

“Total anggaran untuk pengerjaan jalan dari Sinak ke Mulia itu sebesar Rp
63 miliar, sedangkan ruas jalan Mulia-Sinak senilai Rp 28 miliar. PT Modern
dibantu aparat TNI akan mengerjakan pembukaan jalan sepanjang 9,5 miliar.
Mudah-mudahan pengerjaan dua ruas jalan ini selesai pada akhir tahun,” kata
Osman.

Kirim email ke