Penilaian Kejaksaan Tinggi Jakarta terhadap Simpang Susun Semanggi "Warisan Ahok". Apa saja yang dinilai? 7/25/2017
http://indonesia2day.weebly.com/inspirasi-dan-peluang-bisnis/penilaian-kejaksaan-tinggi-jakarta-terhadap-simpang-susun-semanggi-warisan-ahok-apa-saja-yang-dinilai Telah beredar video dan foto-foto keindahan Simpang Susun Semanggi di media sosial dan berita online. Adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang memiliki gagasan untuk membangun Simpang Susun Semanggi untuk mengurai kemacetan di sekitarnya. Ternyata proyek ini dipantau oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Sebagaimana diketahui pembangunan Simpang Susun Semanggi ini tidak menggunakan dana dari APBD (Pemda DKI), melainkan dana dari CSR swasta. Apa saja penilaian tim dari Kejati tersebut? Ahok pada saat groundbreaking Simpang Susun Semanggi (tribunnews.com). Tony Spontana (berbaju putih dan topi hitam) bersama tim ketika meninjau proyek Pemprov DKI Jakarta (poskotanews.com) Pemandangan malam Simpang susun Semanggi (news.detik.com) Selain dilakukan tes beban terhadap kekuatan Simpang Susun Semanggi yang telah tuntas tersebut, Kejati DKI juga melakukan penilaian dari aspek hukum terhadap proyek yang akan menjadi salah satu icon Jakarta ini. Penilaian tersebut dilakukan oleh Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah Serta Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI. Tim ini dipimpin oleh Kajati DKI, Tony Spontana. Menurut laporan news.detik.com (24/7/2017) Tony Spontana, menyebutkan bahwa proyek Simpang Susun Semanggai telah dikerjakan dengan baik, dan tidak ada dikerjakan dengan fiktif. Bukan hanya proyek yang digagas Ahok saja yang dipantau serta dinilai, melainkan semua proyek yang dikerjakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Kepada poskotanews.com (25/7/2017) Tony Spontana mengatakan, bahwa “Sesuai Tugas, Pokok dan Fungsi (Tupoksi) TP4D mengawal semua proyek Pemprov DKI. Seperti hari ini, kita bersama Dinas Bina Marga Provinsi Pak Yus meninjau sejauh mana progres perkembangannya, apa ada kendala dan persoalan yang ada di lapangan, baik itu persoalan terutama persoalan teknis,” Ketika Ahok dampingi Presiden Jokowi tinjau Simpang Susun Semanggi (megapolitan.kompas.com) Tentang proyek Simpang Susun Semanggi Tony juga menegaskan (news.detik.com, 24/7/2017), bahwa "Semua tidak dikerjakan dengan fiktif. Sejauh ini aman. Kalau dari akselerasinya paling bagus," Lebih lanjut Tony Spontana juga mengatakan, "Kita lihat dari aspek yuridisnya kita harus memastikan semua itu berada dalam track yang benar, tidak ada penyimpangan dan kerugian negara," Dia juga memuji percepatan proyek Simpang Susun Semanggi yang akan diresmikan pada Agustus nanti. Sebab awalnya proyek ini ditargetkan akan diresmikan pada Oktober. Ketika Ahok masih menjabat, Presiden Jokowi juga memuji proyek Simpang Susun Semanggi karya indah Ahok, mantan anggota DPR dan mantan Bupati Belitung Timur. Kini warga Jakarta dan para pengunjung dari luar kota dan luar negeri akan menikmati keindahan Simpang Susun Semanggi yang belum diputuskan namanya ini. Keindahan tambahan jembatan layang di kawasan Semanggi ini akan semakin indah pada malam hari setelah Gubernur Djarot berjanji akan memasang lampu warna warni pada icon ibu kota negara Indonesia yang baru ini. Ahok telah meninggalkan salah satu legacy terbaiknya melalui keberhasilan proyek Simpang Susun Semanggi ini selain Taman Kalijodo dan masih banyak lainnya. Ini akan memberi inspirasi pada warga Jakarta tentang kreativitas, bukan saja dalam bentuk karya seni, melainkan juga seni mencari dana tanpa membebani APBD (uang rakyat). Apakah akan ada proyek serupa ini di masa yang akan datang?
