Pertanyaan Roy Murtadho sangat tepat sekali, pada dasarnya sso ketika memilih
kuliah disuatu jurusan tentu ingin juga bekerja sesuai dgn jurusannya itu,
tetapi seringkali fakta berbicara lain. Yg dilakukan para lulusan IPB adalah
solusi logis sesuai dengan keadaan yang ada. Presiden Jokowi cuman omong doang
nyindir doang tetapi policy beliau justru berlawanan dgn makna sindiran.
On Wednesday, September 6, 2017 12:04 PM, Tatiana Lukman
<[email protected]> wrote:
Nah, ini reaksi Roy Murtadho terhadap sindiran Jokowi.
Dalam pidatonya di IPB, presiden mengeluhkan banyaknya mahasiswa IPB yang kerja
sektor perbankan ketimbang terjun di sektor pertanian."Terus yang ingin jadi
petani siapa? Ini pertanyaan yang harus dijawab oleh mahasiswa-mahasiswa. Harus
saya sampaikan apa adanya karena itu data yang saya peroleh" kata
Jokowi.Harusnya, pertanyaan tadi bukan untuk mahasiswa IPB tapi untuk pak
Jokowi sendiri. Jokowi sendiri yang harusnya nenjawabnya. Bukan mahasiwa. Maka
pertanyaan kami begini: mengapa petani yang sudah bekerja sebagai petani justru
lahannya dirampas dengan dalih pembangunan? Bahkan dibedol desanya dibikin
bandara seperti di Sukamulya Majalengka dan di Kulonprogo. Mengapa masyarakat
sekitar gunung Kendeng yang selama ini hidup bertani justru dirusak sumber
airnya dengan bangun pabrik semen pak presiden?
Nah, ada yang mau mewakili Jokowi untuk jawab pertanyaan Roy Murtadho???
On Wednesday, September 6, 2017 8:22 PM, "Jonathan Goeij
[email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote:
Sindiran Jokowi memang ada benarnya dan perlu dikembangkan seperti "Lulusan
Fakultas Kehutanan UGM kok jadi pengusaha mebel", "kok jadi walikota, gubernur,
terus presiden", "setelah lulusan Fakultas Kehutanan jadi presiden kok hutan
makin gundul, kebakaran hutan makin marak, hutan malih rupa jadi kelapa sawit"
dlsb.
---In [email protected], <tmaslam.2007@...> wrote :
| Disayangkan memang, kenapa pertanian di Indonesia tidak maju, antara lain
dikarenakan banyak bidang pertanian yang tidak diolah oleh para pakar
pertanian, demikian ujar salah seorang teman dosen pertanian di Universitas
Surabaya. Sindiran Jokowi ada benarnya. salam, Titiek Maslam
-------Oorspronkelijk bericht------- Van: kh djie djiekh@... [GELORA45]Datum:
6-9-2017 14:42:29Aan: Gelora45Onderwerp: Re: [GELORA45] Jokowi Sindir Lulusan
IPB Banyak Kerja di Bank, Jadi Petani Siapa? Perusahan pertanian yang
mengkhusukan diri di bidang penyilangan, memprodusir bibit2 unggul seperti
padi, kentang, brambang, jagung, singkong, sayur mayur dll. diperlukan sekali.
Dengan keadaan sekarang, dengan tanah pertanian yang sempit, diperlukan bibit
unggul, pupuk, air untuk dapat mencukupi penghasilan petani.Teman saya, lulusan
Hukum internasional, tetapi waktu kecil suka membantu ibunya merangkai bunga,
setelah pensiun, belajar pada Greg Hambali cara2 melakukan penyilangan.
Berhasil membuat jenis2 baru, smpai dia tanam di kebun Botani Singapore. Yang
tanam pegawainya. Dia sendiri hanya bisa nyewa tanah 3000 m2 milik Jawatan
kereta api. Tapi dia bisa export ke beberapa negeri.Tentang Greg Hambali
:http://ipbmag.ipb.ac.id/profilalumni/9baca6a351104ac876defdd0fbabf1ab/Gregori-Garnadi-Hambali-Penemu-Aglaonema-Varietas-Baru-The-Pride-of-SumatraBudi
Darmawan ( Ir. kwik Kian Djien, Mesin ITB), adik Kwik Kian Gie, setelah
pensiun merintis produksi bibit unggul di Bawen
:http://nasional.kompas.com/read/2009/07/30/03225613/twitter.com
On 6 September 2017 at 12:11, Tatiana Lukman jetaimemucho1@... [GELORA45]
<[email protected]> wrote:
Lha wong yang betul-betul tani juga tanahnya pada dirampasin!!! Bukan karena
masalah perusahaan pertanian yang besar-besar. Justru itu belum/tidak
diperlukan sekarang. Yang diperlukan adalah tanah buat mereka yang menggarap,
reforma agraria sejati sehingga tak perlu import makanan yang bisa dihasilkan
di tanah Indonesia sendiri. Mengembalikan/memulihkan jenis tanaman yang sedang
dalam proses menghilang
On Wednesday, September 6, 2017 11:57 AM, "kh djie djiekh@... [GELORA45]"
<[email protected]> wrote:
Apa artinya lebih gampang dapat kerja dengan gaji tinggi di Bank,dan sulit
dapat kerja di bidang pertanian ? Karena belum adaperusahaan pertanian yang
besar besar ?
2017-09-06 7:59 GMT+02:00 'j.gedearka' j.gedearka@... [GELORA45]
<[email protected]>:
http://nasional.kompas.com/ read/2017/09/06/10270321/
jokowi-sindir-lulusan-ipb- banyak-kerja-di-bank-jadi-petani-siapa
Jokowi Sindir Lulusan IPB Banyak Kerja di
Bank, Jadi Petani Siapa?
IhsanuddinKompas.com - 06/09/2017, 10:27 WIBPresiden Joko Widodo berpidato
dalam sidang terbuka Dies Natalis IPB di Kampus IPB, Bogor, Rabu
(6/9/2017).(KOMPAS.com/ IHSANUDDIN)BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo
menyindir banyaknya lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang bekerja di
dunia perbankan.Sindiran ini disampaikan Jokowi dalam Sidang Terbuka Dies
Natalis IPB ke-54 di Kampus IPB, Bogor, Rabu (6/9/2017).Hadir dalam acara
tersebut ribuan mahasiswa, dosen hingga rektor IPB."Maaf Pak Rektor. Tapi
mahasiswa (lulusan) IPB banyak yang kerja di Bank," kata Jokowi disambut tawa
sejumlah mahasiswa yang hadir.Jokowi mengaku sudah mengecek sendiri di jajaran
direksi perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).Sangat banyak lulusan IPB
bekerja di sana, mulai dari level direksi hingga manajer tengah."Terus yang
ingin jadi petani siapa? Ini pertanyaan yang harus dijawab oleh
mahasiswa-mahasiswa. Harus saya sampaikan apa adanya karena itu data yang saya
peroleh," kata Jokowi.Jokowi mengatakan, harusnya mahasiswa lulusan IPB bisa
bekerja untuk sektor pertanian yang lebih modern.Mahasiswa bisa menggunakan
teknologi terkini seperti Google Earth hingga drone untuk mengembangkan sektor
pertanian."Siapa yang bisa melakukan ini? Yang hadir disini semuanya. Mahasiswa
dengan pemikiran modern, mau terjun ke lapangan, kerja di sawah dan pertanian,"
kata Jokowi.PenulisIhsanuddinEditorSandro Gatra
|
|
| | |
|
#yiv1336799176 -- #yiv1336799176ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-mkp #yiv1336799176hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-mkp #yiv1336799176ads
{margin-bottom:10px;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-mkp .yiv1336799176ad
{padding:0 0;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-mkp .yiv1336799176ad p
{margin:0;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-mkp .yiv1336799176ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-sponsor
#yiv1336799176ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-sponsor #yiv1336799176ygrp-lc #yiv1336799176hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-sponsor #yiv1336799176ygrp-lc .yiv1336799176ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv1336799176 #yiv1336799176actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv1336799176
#yiv1336799176activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv1336799176
#yiv1336799176activity span {font-weight:700;}#yiv1336799176
#yiv1336799176activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv1336799176 #yiv1336799176activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv1336799176 #yiv1336799176activity span
span {color:#ff7900;}#yiv1336799176 #yiv1336799176activity span
.yiv1336799176underline {text-decoration:underline;}#yiv1336799176
.yiv1336799176attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv1336799176 .yiv1336799176attach div a
{text-decoration:none;}#yiv1336799176 .yiv1336799176attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv1336799176 .yiv1336799176attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv1336799176 .yiv1336799176attach label a
{text-decoration:none;}#yiv1336799176 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv1336799176 .yiv1336799176bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv1336799176
.yiv1336799176bold a {text-decoration:none;}#yiv1336799176 dd.yiv1336799176last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1336799176 dd.yiv1336799176last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1336799176
dd.yiv1336799176last p span.yiv1336799176yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv1336799176 div.yiv1336799176attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv1336799176 div.yiv1336799176attach-table
{width:400px;}#yiv1336799176 div.yiv1336799176file-title a, #yiv1336799176
div.yiv1336799176file-title a:active, #yiv1336799176
div.yiv1336799176file-title a:hover, #yiv1336799176 div.yiv1336799176file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv1336799176 div.yiv1336799176photo-title a,
#yiv1336799176 div.yiv1336799176photo-title a:active, #yiv1336799176
div.yiv1336799176photo-title a:hover, #yiv1336799176
div.yiv1336799176photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv1336799176
div#yiv1336799176ygrp-mlmsg #yiv1336799176ygrp-msg p a
span.yiv1336799176yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv1336799176
.yiv1336799176green {color:#628c2a;}#yiv1336799176 .yiv1336799176MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv1336799176 o {font-size:0;}#yiv1336799176
#yiv1336799176photos div {float:left;width:72px;}#yiv1336799176
#yiv1336799176photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv1336799176
#yiv1336799176photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv1336799176
#yiv1336799176reco-category {font-size:77%;}#yiv1336799176
#yiv1336799176reco-desc {font-size:77%;}#yiv1336799176 .yiv1336799176replbq
{margin:4px;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-mlmsg select, #yiv1336799176 input, #yiv1336799176 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-mlmsg pre, #yiv1336799176 code {font:115%
monospace;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-mlmsg #yiv1336799176logo
{padding-bottom:10px;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-msg
p#yiv1336799176attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-reco #yiv1336799176reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-sponsor
#yiv1336799176ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-sponsor #yiv1336799176ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-sponsor #yiv1336799176ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv1336799176 #yiv1336799176ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv1336799176
#yiv1336799176ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv1336799176