Dai milis lain : Teman2,
Terima kasih atas tanggapan anda. Aungsan Suukyi dengan keluarganya sudah selama ber-tahun2 menderita mendapatkan tekananan dari junta militer Myanmar. Kalo tidak begitu, tentu dia tidak akan pernah dihadiahi Hadiah Nobel. Sekarang waktu ia pegang sebagian kendali kekuasaan di Myanmar, apakah ia juga akan bertindak melakukan kekerasan sepereti yang dahulu ia rasakan? Hanya Tuhan yang tahu. Dalam suasana simpang siur dimana kantor2 kerita meluncurkan berita2, tentu saja ada yang membawa misi dan pesan pihak2 tertentu. Namun demikian, kalo memang mau, kita bisa coba menganalisa situasi dan mendapatkan berita2 dari keduabelah pihak, sepanjang kita tidak pake kacamata bewarna, sepanjang kita tidak punya prasangka/prejudice. Yang banyak sekarang ini ialah yang berita yang memojokkan Myanmar dengan Aungsan Suukyii-nya sampai ada yang meminta dia mengembalikan Hadiah Nobelnya, tapi hanya sedikit yang membuka fakta bakan adanya tindak terrorisme yang dilakukan oleh Arakan Rohingya Salvation Army. Aku belum pernah baca ada orang yang meminta Obama mengenbalikan hadiah Nobelnya setelah ia membunuh banyak sekali orang2 sipil di Pakistan dengan drone. Maklum saja, kalo mass media dunia dikuasai oleh media Barat. Berikut ini berit yang aku baca di koran Kompas pagi ini dan juga dari cyber media: *SUU KYII MENGECAM DISINFORMASI* *https://www.pressreader.com/indonesia/kompas/20170907/281496456435201 <https://www.pressreader.com/indonesia/kompas/20170907/281496456435201>* Aung San Suu Kyi Blames Misinformation as Myanmar’s Rohingya Exodus Worsens http://time.com/4928726/aung-san-suu-kyi-myanmar-rohingya-misinformation/Fake 'Rohingya' - Easy Asylum https://www.youtube.com/watch?v=MoluRS-6g2IBurmese Muslim Lady speaks out about 'Rohingya' wickedness https://www.youtube.com/watch?v=d4QoAec_lRgeyewitnesses on Rohingya criminals against native Rakhine 2https://www.youtube.com/watch? v=NHriz-L6sAEEvidences of rohingya terrorists in Rakhine, Myanmar. https://www.youtube.com/watch?v=GxaF2WRDRBkDubes Indonesia untuk Myanmar: Hanya Indonesia Yang Menerima Pengungsi Rohingya https://www.youtube.com/watch?v=YzcqYzFPJHg
