Dari jawaban anda kelihatan sekali anda nggak ngerti apa2, ya sudahlah nggak masalah. Saya ngerti kok anda cuman sekedar kepala besar, tapi otak udang. Kelihatannya anda meributkan terus kata "ramalan" yang dipakai, saya jelas sudah memberi argumen pemakaian kata ramalan. kutipan:Makin jauh sebuah proyeksi tingkat ketepatan akan semakin kecil juga akan terlalu banyak asumsi yang dipakai, sebuah hal sederhana saja misalnya politik yang stabil padahal dalam kenyataannya sejak 1945 sampai sekarang telah terjadi setidaknya 3x gejolak politik besar, perhitungan PPP Indonesia saat ini mungkin sekitar 3x cash apakah 13 th yad masih tetap sama, bagaimana dgn growth dengan asumsi berapa persen dan bagaimana mengambil angka itu apakah dari proyeksi pemerintah yang setiap tahun dikatakan tidak memenuhi target. Jadi disini proyeksi yang sedemikian jauh lebih tepat kalau dikatakan ramalan.
---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Oh ente mau tahu pengetahuan ane ttg PPP?Weleh2….ngapain ente pusingin?Wong ente kan gak percaya sama PCW. Moso’ lupa ente bilang PWC meramal. Lah koq bawa2 ada 3 gejolak politik besar di Indonesia?Ngapain nanya kalau gak percaya sama PWC? Ente mau tahu analisanya PWC ya tanya sana sama PWC.Ane mah gak pusing dgn analisa PWC. Koq ente ribut mau tahu analisa PWC atau mau tahu pendapat ane?Ane gak bikin prediksi loh! Hehehehehe.Yg gak percaya prediksi PWC itu ente! Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, September 7, 2017 1:51 PM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC Kata2 sederhana "Anda itu mempunyai habit berlagak kepala besar, padahal otak udang." seperti itu juga nggak ngerti, ha ha ha, memang benar otak udang.Ditanya "Kalau anda ngerti ya utarakan saja." Jawabannya lain lagi, otak udang ya begitulah. kutipan:Gaya2nya mempersoalkan cash dan PPP dalam Analisa PWC.Ngerti juga kagak! ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Gak ngerti yang ente tulis.Habit berlagak kepala besar padahal otak udang? Oh mau tahu pendapat ane? Gampang sekali. Sudah ane tulis tokh. Minta diulangi? Hehehehehe. Ini ulangan nya:PWC bikin analisa RI masuk no. 5 ekonomi besar 2030.Ente bilang PWC meramal alias PWC goblok. Moso’ hal sepele gini gak bisa ente cerna?Oon ya?Lalu lebih parah lagi bilang ane kepala besar dan otaku dang! Sudah gak bisa berargumen, lari, ngeyel plus sumpah serapah! Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, September 7, 2017 1:19 PM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC Anda itu mempunyai habit berlagak kepala besar, padahal otak udang.Kalau anda ngerti ya utarakan saja. ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Lari lagi ya? Sudah bilang meramal, skrg bilang terserah mau bilang apa. PWC dibilang meramal?Hehehehehehe. Yang meramal itu ente. Ramalannya berdasarkan “kebencian” terselubung yg gak tahu kenapa selalu bashing Indonesia! Gaya2nya mempersoalkan cash dan PPP dalam Analisa PWC.Ngerti juga kagak! PWC release itu pake’ analisa!Beda sama ente meramal pake’ dewa dilangit! Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, September 7, 2017 11:47 AM To: Yahoogroups <gelora45@yahoogroupscom> Subject: RE: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC Kalau tidak suka kata ramalan pilih saja sendiri perkiraan, estimasi, atau proyeksi terserahlah. Makin jauh sebuah proyeksi tingkat ketepatan akan semakin kecil juga akan terlalu banyak asumsi yang dipakai, sebuah hal sederhana saja misalnya politik yang stabil padahal dalam kenyataannya sejak 1945 sampai sekarang telah terjadi setidaknya 3x gejolak politik besar, perhitungan PPP Indonesia saat ini mungkin sekitar 3x cash apakah 13 th yad masih tetap sama, bagaimana dgn growth dengan asumsi berapa persen dan bagaimana mengambil angka itu apakah dari proyeksi pemerintah yang setiap tahun dikatakan tidak memenuhi target. Jadi disini proyeksi yang sedemikian jauh lebih tepat kalau dikatakan ramalan Enaknya membuat proyeksi jangka sangat panjang seperti itu ya pada waktunya juga tidak diingat orang lagi, apalagi setiap tahun proyeksi itu bisa diperbaiki. ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Oh sekedar?Oh ramalan? Ya jelas donk, ente kan dulu bilang gak mungkin investor melirik RI. Ente kan membantah ide yg ane tulis dulu krn fund management dunia sudah melirik RI sejak dulu terutama sejak Jokowi menang. Hehehehehe PWC sekedar meramal ya?Kalo ente menganalisa ya? Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, September 7, 2017 10:50 AM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: [GELORA45] Re: Ekonomi indonesia no. 5 didunia 2030 menurut PWC Sekedar ramalan untuk 13 tahun yad, juga bukan dalam cash tetapi PPP - Purchasing Power Parity. ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : PWC telah mengeluarkan kekuatan ekonomi dunia 2030. Nomer 5 adalah Indonesia. http://www.businessinsider.com/pwc-predicts-the-most-powerful-economies-by-2030-2017-8/#21-nigeria-1794-trillion-1https://seasia.co/2017/09/03/21-most-powerful-economies-in-2030 5. INDONESIA — $5.424 trillionAccording to a professional body ICAS last year, Asia will remain the fastest growing region of the world overall, with Indonesia on course to become the world’s 16th trillion dollar economy, drawing some attention away from the traditional hubs of China and India.It's not surprising though that this one and only nation in the region could project more towards 2030.
