Tempo hari saya baca waktu rame pilkada Jakarta, rencananya memenangkan pemilu 
dulu kemudian ganti jadi negara syariah. 

---In [email protected], <ariyanto@...> wrote :

 Kalau Pancasila adalah 'HADIAH TERBAIK' umat Islam untuk Indonesia, kenapa 
dalam sidang Konstituante RI 1957, semua Partai Islam ingin menjadikan Islam 
sebagai Dasar negara menggantikan Pancasila dan hanya PNI dan PKI yang berjuang 
mati-matian mempertahankan Pancasila sebagai Dasar Negara? Apakah Panglima 
pernah mempelajari sejarah Konstituante tahun 1957 itu? "Jangan sekali-kali 
meninggalkan sejarah" kata Bung Karno Penggali Pancasila.

 

------ Original Message ------
From: "Sunny ambon ilmesengero@... [GELORA45]" <[email protected]>
To: 
Sent: Saturday, 7 Oct, 2017 At 8:24 PM
Subject: [GELORA45] Panglima TNI: Pancasila Hadiah Terbaik Umat Islam untuk 
Indonesia

                                 
 

 Apakah para ulama mendiskusikan dan mendebatkan Pancasila sebelum diumumkan  
ataukah tergantung siapa yang bicara, jadi bisa seperti gado-gado dengan 
tambahan bumbu istimewa,  yang akhirnya menjadi Pancasial! heheheheh
 

 
http://www.suara-islam.com/read/kabar/nasional/23796/Panglima-TNI-Pancasila-Hadiah-Terbaik-Umat-Islam-untuk-Indonesia
 
http://www.suara-islam.com/read/kabar/nasional/23796/Panglima-TNI-Pancasila-Hadiah-Terbaik-Umat-Islam-untuk-Indonesia
 

 

 Panglima TNI: Pancasila Hadiah Terbaik Umat Islam untuk Indonesia 06 Oktober 
23:04 | Dilihat : 187  
 Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmatyo menjadi pembicara dalam Pengajian Bulanan 
di PP Muhammadiyah, Jumat malam (06/10/2017). [foto: sindonews.com 
http://sindonews.com]
 Jakarta (SI Online) - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmatyo mengatakan, 
Pancasila, dasar dan Ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 
merupakan sebuah hadiah terbaik umat Islam untuk NKRI. Bukan tanpa sebab, Gatot 
melanjutkan, Pancasila merupakan produk dari pemikiran-pemikiran para ulama 
terdahulu untuk merumuskan dasar negara, termasuk Undang-Undang Dasar 1945.
 "Dalam merumuskan ini, pembuka Undang-Undang Dasar 45 pun bahasanya berkat 
rahmat Allah Yang Maha Kuasa, punya siapa itu? Islam," ujar dia dalam acara 
pengajian bulanan di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya 
No.62, Jumat (6/10/2017), seperti dilansir Republika Online.
 Pengajian yang bertemakan "Islam, TNI dan Kedaulatan Bangsa" tersebut, Gatot 
mengatakan, kemerdekaan
Indonesia pun merupakan bagian besar dari perjuangan para Kyai yang memimpin 
dan menyatukan kekuatan Indonesia. Kyai, kata dia, mengambil andil memobilisasi 
perjuangan kemerdekaan, bahkan saat itu Tentara Indonesia pun belum ada.
 Gato juga menjelaskan, kelahiran Tentara Nasional Indonesia pun tidak terlepas 
dari peran besar umat Islam. Masa Kemerdekaan, Umat Islam yang menjaga 
kedaulatan adalah cikal bakal lahirnya Tentara Indonesia.
 "Tentara asal usulnya berasal dari umat islam, sudah pasti itu, dari mana 
lagi? dalam konteks kedaulatan ini, para pejuang tersebut berpikir bahwa kita 
dalam menjaga kedaulatan harus membuat rambu-rambu, sehingga dibentuk BPUPKI 
yang isinya kyai juga," ujar dia lagi.
 Oleh karena itu, kata dia, jangan sampai ada sekelompok yang merasa paling 
berjasa dalam kemerdekaan Indonesia. Sebab, kata dia, fakta tak terpisahkan 
andil besar umat Islam dalam kemerdekaan Indonesia tidak bisa terbantahkan 
lagi. 
 "Jadi, zaman sekarang ini jangan sok-sokan seolah-olah dia yang memerdekakan 
bangsa ini," kata Gatot yang entah menyindir kelompok mana.
 Sebab itulah, lanjut Gatot, apa yang menjadi landasan Indonesia saat ini, 
yakni Pancasila merupakan wujud umat Islam sebagai mayoritas di Indonesia mampu 
melindungi, dan menangi agama lainnya di bawah Negara Kesatuan Republik 
Indonesia. Barang siapa yang akan merubah Pancasila, kata dia, berarti 
menginginkan perpecahan Indonesia. 
 "Umat Islam menaungi melindungi agama lainnya dengan membuat Ketuhanan Yang 
Maha Esa. Jangan diubah lagi, itu warisan," ujar dia. []
 


 
      
                 
                



Kirim email ke