*Jenderal Gatot Nurmantyo Idaman Umat Islam*
*Wah, sudah ngidam. Kapan bayinya NII lahir ?*
*Semoga tidak gugur dalam kandungan.......*

2017-10-27 22:33 GMT+02:00 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
>
> *Kalau Anda ingin NKRI menjadi NII pililah Jenderal Gatot menjadi presiden
> pada Pemilu, demikan suara orang-orang di dekatnya. Apakah mereka yang
> memilih sang jenderal menjadi presiden dan NKRI menjadi NII dijamin masuk
> surga dan menikmati kehidupan kekal yang berlimpah-limpah di taman Firdaus?*
>
>
> http://nasional.harianterbit.com/nasional/2017/10/27/88771/
> 25/25/Jenderal-Gatot-Nurmantyo-Idaman-Umat-Islam
>
>
>
>
> umat, 27 Oktober 2017 13:13 WIB
>
> *Nasionalis, Agamis dan dekat dengan Ulama*
>
> *Jenderal Gatot Nurmantyo Idaman Umat Islam *
>
> *Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Habib Umar bin Hafidz
> (tengah). Foto: Republika*
> <http://nasional.harianterbit.com/nasional/2017/10/27/88771/25/25/Jenderal-Gatot-Nurmantyo-Idaman-Umat-Islam#>
> *Jakarta, HanTer - *Di kalangan ulama dan umat Islam nama Panglima TNI
> Jenderal Gatot Nurmantyo cukup baik. Selain berjiwa nasionalis, Gatot
> dinilai agamis dan dekat dengan kalangan ulama. Pembelaannya terhadap umat
> Islam sudah tidak perlu diragukan lagi. Diperkirakan, jika Gatot maju pada
> Pilpres 2019, akan mendapat dukungan dari umat Islam dan kelompok
> nasionalis.
>
> Penilai tersebut disampaikan aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Mukhlas Syarkun,
> Ketua Lembaga Dakwah Front (LDF) DPP FPI, Novel Bamukmin, Anggota Komisi
> Hukum dan Perundang Undangan (KUMDANG) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat,
> dan Irjen Pol (Purn) Anton Tabah Digdoyo kepada *Harian Terbit* di
> jakarta, Kamis (26/10).
>
> Irjen Pol (Purn) Anton Tabah Digdoyo menegaskan, sosok Jendral Gatot
> dicintai rakyat. Hal itu dilakukannya karena Gatot mengetahui dirinya
> memang dari rakyat untuk rakyat. Oleh karena itu polisi juga harusnya
> meniru yang dilakukan Gatot sesuai Tribrata dan Catur Prasetya.
>
> Oleh karena itu yang dilakukan Gatot bukan pencitraan untuk menarik
> simpati umat Islam.  "Itu sama sekali bukan pencitraan. Saya prajurit tahu
> mana yang pencitraan," ujar Anton kepada Harian Terbit.
>
> Anton menegaskan, bukan pencitraan yang dilakukan Gatot bisa dilihat dari
> bahasa tubuhnya. Gatot merupakan sosok jenderal apa adanya. Sehingga salah
> besar jika ada yang mengatakan aktivitas Gatot dekat dengan umat Islam dan
> Ulama sebagai pencitraan.
>
> "Wah salah besar itu (yang menyatakan pencitraan). Itu bukan prediksi tapi
> prejudice. Tipe Pak Gatot bisa dilihat dari bahasa tubuh yang lebih asli
> dan tidak bisa ditipu," paparnya.
>
> Sementara itu, Ketua Front Mahasiswa FPI, Habib Ali Alatas juga berharap
> Panglima Gatot juga benar - benar dekat kepada ulama dan umat Islam
> berdasarkan hati nurani bukan karena ada maksud lain. Sehingga siapapun
> seorang muslim yang membela umat Islam ketika disudutkan dan dizalimi maka
> pantas untuk didukung menjadi pemimpin. Selama ini Panglima Gatot yang
> membela agama Islam dari penistaan dan penodaan.
>
> "Saran saya Jenderal Gatot terus meningkatkan iman da makin takut terhadap
> Allah SWT bukan pada yang lain, Allah pasti memberi petunjuk bagi
> orang-orang yang beriman dan bertakwa," paparnya.
>
> Terpisah, Ketua Lembaga Dakwah Front (LDF) DPP FPI, Novel Bamukmin
> mengatakan, hingga saat ini pihaknya melihat Jenderal Gatot  adalah orang
> yang baik, dekat dengan ulama dan umat Islam. Selain itu Gatot juga tegas
> dalam pembelaanya terhadap Islam. Tidak heran ketika ada pihak yang
> menyerang dan membully umat Islam maka Gatot orang pertama yang
> menghadangnya dengan pernyataan - pernyataan keras. "Semoga apa yang
> dilakukan Panglima bukan sandiwara," ujar Novel.
>
> Menurutnya, saat ini umat Islam sangat butuh pejabat yang mengayominya.
> Oleh karena itu baik tidaknya Gatot dalam pembelaan terhadap umat Islam
> maka akan dilihat pada Pilpres  2019 mendatang. Novel juga tidak bisa
> menilai yang dilakukan Gatot adalah pencitraan atau bukan.
>
> Novel menuturkan, Gatot melihat iklim politik di Indonesia saat ini sudah
> tidak sehat. Karena politik transaksional yang terjadi yaitu untuk
> kepentingan partai serta para cukong cukong. Oleh karena itu walaupun
> dilarang berpolitik karena harus netral tetapi Panglima melihat ini
> panggilan anak bangsa melihat negaranya akan hancur digerus oleh
> kepentingan asing dan aseng.
>
> “Maka Panglima harus menyelamatkan bangsa ini. Bila perlu Panglima
> berpolitik praktis dengan mengambil paksa kepemimpinan negara ini dan insya
> Allah didukung umat," jelasnya.
>
> *Diterima Ulama*
>
> Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Mukhlas Syarkun mengatakan, dikalangan ulama
> dan umat Islam nama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo cukup baik.
> Selain itu terhadap umat Islam moderat atau kanan nama Garot juga baik.
> Hanya di kalangan Islam liberal saja ada sebagian yang tidak suka atas
> aktivitas Gatot terhadap umat Islam.  Karena orang liberal itu antitesa
> dengan kaum kanan.
>
> Mukhlas menilai, Gatot juga cocok untuk menjadi pemimpin umat Islam.Karena
> Gatot dianggap jenderal yang apresiasi peran umat Islam dalam kemerdekaan.
> Sehingga hal tersebut  dipersepsikan akan dianggap melindungi umat Islam
> ditengah tengah tengah fenomena upaya penangkapan ulama dan aktivis Islam.
>
> *Untuk Semua Umat*
>
> Sementara itu pengamat politik dari Point' Indonesia (PI) Karel Susetyo
> mengatakan, Panglima harus sesuai  Sapta Marga sehingga harus tunduk pada
> konstitusi. Oleh karena itu Panglima harus fokus pada tugas pokoknya.
> Panglima tidak perlu dicitrakan atau mencitrakan diri dekat dengan umat
> Islam dan ulama. Sehingga Panglima harus dekat kepada semua umat beragama
> dan ulama semua agama.
>
> "Tempatnya tentara di barak kalau masa damai. Sehingga Panglima jangan
> keluar barak. Karena kalau masa damai. Demokrasi itu ranahnya sipil bukan
> tentara," jelasnya.
>
> Panglima, sambung Karel, harusnya lebih banyak mengunjungi barak untuk
> melihat kondisi prajuritnya ketimbang kampus dan masjid. Daripada merangkai
> kata berbusa busa maka lebih baik Panglima merasakan susahnya hidup
> prajurit.
>
> “Umat Islam harus melihat secara proporsional bahwa Panglima itu tugasnya
> menjaga negara bukan ceramah di masjid. Siapapun panglima-nya, selama dia
> taat konstitusi maka umat Islam harus mendukung penuh,” kata karel.
>
>
>
> 
>

Kirim email ke