Over-produksi tidak terjadi hanya pada produksi susu, tapi dalam bidang
produksi lainnya juga, seperti manufaktur. Justru faktor sangat penting ini
yang tidak disinggung orang-orang yang mencari sebab dari ditutupnya banyak
ritel, bukan hanya di Indonesia tapi juga di negeri-negeri lain termasuk
misalnya Belanda. Over - produksi juga yang mendorong para pemodal tidak mau
menanam modalnya di bidang produksi, tapi ditanam dibidang finans, karena
keuntungan di bidang produksi semakin turun. Ingat nggak Obama pernah
marah-marah kepada bank yang sudah diselamatkan, tapi tidak mau menanam modal
di bidang industri untuk menciptakan pekerjaan??? Sedangkan di finans, uang
ditanam/spekulasi untuk menghasilkan uang yang jauh lebih banyak lagi. Di
samping itu upah, gajih sudah berpuluh-puluh tahun tidak naik sesuai dengan
kenaikan ongkos hidup dan inflasi. Bukan hanya di engeri-engeri Dunia Ketiga
daya beli menurun tapi juga di engeri-negeri "welfare" yang sebetulnya sudah
lama welfarenya dipreteli. Hanya kemiskinan dan kelaparannya belum sampai
tingkat "absolut" makanya masih lebih sulit menyadarkannya karena dominasi
pikiran sosdem. Ya, kalau diantara orang-roang yang dulunya kom juga pada
merosot jadi sosdem, apalagi di kalangan penduduk!!Over-produksi adalah gejala
dalam kapitalisme. Orang remo seperti Chan tidak mau mengerti bahwa di
kapitalisme, produksi ditujukan HANYA UNTUK MENCARI PROFIT. Begitu profit tidak
bisa dicapai, ya lebih baik dibuang, dibakar, dibuang kelaut!! Itulah salah
satu nilai moraldan etik sistim kapitalis! Sedangkan dalam sosialisme tujuan
produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Justru karena dua tujuan yang bertolak belakang ini tidak bisa dan TIDAK
MUNGKIN dikombinasi CARA PRODUKSI KAPITALIS dan HUBUNGAN PRODUKSI dengan CARA
PRODUKSI dan HUBUNGAN PRODUKSI SOSIALIS. Ya kalau pengertian cara produksinya
seperti yang diberikan kaum revisionis, yaitu adanya BUMN, ya sudah tentu
mereka bilang bisa dikombinasi!! Yang sebetulnya merupakan KEBOHONGAN BESAR!!!
bukankah kebohongan mengatakan Indonesia negara sosialis dengan ciri Indonesia
karena ada BUMN!!!!????
On Sunday, October 29, 2017 10:51 PM, "'Lusi D.' [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> wrote:
Masalahnya bukan urusan kesehatan gizi. Negeri-negeri induk imperialis
sudah lama mengidap over-produksi susu sapi perahan. Untuk
mempertahankan eksistensi peternak sapi perahan itu pemerintah harus
mensubvensi perekonomian mereka. Nah sekarang negeri-negeri penerima
kredit Bank Dunia, IMF atau Bank Pembangunan Asia harus minum susu
import supaya subvensi pemerintahan negeri-negeri induk imperialis bisa
mengurangi tanggungan terhadap peternak sapi mereka.
Am Sat, 28 Oct 2017 17:25:39 +0800
schrieb "'Chan CT' [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]>:
> Salahnya, ... kandungan gizi susu yang bisa diserap manusia,
> khususnya orang Asia, ternyata hanya protein dan fat nya, ... maka
> agar orang tetap minum susu mengejar kalsium dan tidak jadi
> kegemukkan, dibuatlah susu low-FAT, HIGH-calsium! Padahal itu akal2an
> pengusaha industri susu saja, ...! Baik kandungan protein, fat,
> calsium juga bisa didapatkan dengan lebih baik dari makanan
> sehari-hari, baik sayur2an, kacang2an dan ikan, ... tidak mesti dari
> susu!
>
> Tentu bagi orang yang sudah terbiasa dan suka minum susu, .... boleh2
> saja diteruskan! Tidak perlu dilarang. Tapi juga SALAH kalau
> PEMERINTAH ikut menggencarkan masyarakat minum susu hanya bertujuan
> menghidupkan kembali peternakan sapi dengan menyuntikkan dana! Sudah
> BETUL usul Susi, dianjurkan saja rakyat lebih BANYAK makan IKAN,
> menghidupkan usaha nelayan menangkap ikan diperairan Nusantara ini!
> Kenapa tidak pelihara sapi-potong saja yg biayanya lebih murah dan
> bisa menurunkan harga daging-sapi, daging kambing, ...
>
>
>
> From: [email protected] [GELORA45]
> Sent: Saturday, October 28, 2017 1:48 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [GELORA45] Menkes Tak Setuju Gagasan Revolusi Putih dari
> Prabowo
>
>
> apa salahnya anak2 minum susu 2 gelas perhari?
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
>
> BUKAN tidak mau teruskan peternakan sapi Suharto, ...! Justru
> Revoolusi Putih Prabowo itu untuk gencarkan masyarakat setiap hari
> setidaknya 2 gelas susu, khususnya anak-anak sekolah dan, ... dengan
> TUNJANGAN Pemerintah! Dengan demikian bukan hanya peternakan sapi
> Suharto terangkat kembali, tapi juga pengusaha susu-bubuk? Pertanyaan
> mendasar, apakah manusia HARUS minum susu untuk SEHAT???
>
> Ternyata, TIDAK! Balita diatas usia 2th, sudah bisa hidup NORMAL dan
> SEHAT tanpa harus minum SUSU lagi! Machluk hidup didunia ini hanya
> MANUSIA yang minum susu sampai tuuaaaaa, ... Banyak kenyataan
> menunjukkan sebaliknya, khususnya untuk orang asia, banyak yg tidak
> bisa mencerna dengan baik susu yang diminum itu. Sementara orang
> menyatakan kandungan kalsium dalam susu sangat tinggi, ... Ternyata
> juga TIDAK! Makanya, pengusaha susu untuk dpt UNTUNG, harus TAMBAHKAN
> kadar kalsium dalam susunya, menjadi high calsium!Sebaliknya, hasil
> penelitian ada yang menyatakan, makin banyak orang itu minum susu,
> makan produk-susu justru makin kena kropos tulang! Hehehee, ...
>
>
>
>
> From: kh djie djiekh@... [GELORA45]
> Sent: Saturday, October 28, 2017 4:19 AM
> To: Gelora45 ; Chalik Hamid
> Subject: Re: [GELORA45] Menkes Tak Setuju Gagasan Revolusi Putih dari
> Prabowo
>
>
> Ex. jendral naik kuda, pakai sepatu lars, menyandang keris,
> mau revolusi putih. Boleh mulai tanami tanahnya yang luas
> dengan rumput gajah untuk kasih makan sapi perah............
> Kok peternakan sapi Suharto di Tapos Bogor tidak diteruskan
> oleh sang ex menantu untuk berrevolusi putih ?
> http://bogor.tribunnews.com/2016/02/09/peninggalan-peternakan-sapi-milik-pak-harto-lahannya-luas-dan-sapinya-juga-banyak
> http://megapolitan.kompas.com/read/2017/02/20/18000071/peternakan.tapos.pernah.jadi.legenda.dan.mati.suri
>
> 2017-10-27 12:00 GMT+02:00 Chalik Hamid chalik.hamid@... [GELORA45]
> <[email protected]>:
>
>
> a.. IVE RADIO
> a.. KOMPASIANA.COM
> b.. KOMPASKARIER.COM
> c.. GRAMEDIA.COM
> d.. GRIDOTO.COM
> e.. BOLASPORT.COM
> f.. GRID.ID
> g.. KONTAN.CO.ID
>
> a.. REGISTER
> b.. LOGIN
>
> a.. NEWS
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. b.. EKONOMI
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. c.. BOLA
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. d.. TEKNO
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. e.. SAINS
> a.. a.. a.. a.. a.. f.. ENTERTAINMENT
> a.. a.. a.. a.. a.. g.. OTOMOTIF
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a..
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a..
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a..
> a.. a.. h.. LIFESTYLE
> a.. a.. a.. i.. PROPERTI
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. j.. TRAVEL
> a.. a.. a.. a..
#yiv8335440751 #yiv8335440751 -- #yiv8335440751ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-mkp #yiv8335440751hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-mkp #yiv8335440751ads
{margin-bottom:10px;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-mkp .yiv8335440751ad
{padding:0 0;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-mkp .yiv8335440751ad p
{margin:0;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-mkp .yiv8335440751ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-sponsor
#yiv8335440751ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-sponsor #yiv8335440751ygrp-lc #yiv8335440751hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-sponsor #yiv8335440751ygrp-lc .yiv8335440751ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv8335440751 #yiv8335440751actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv8335440751
#yiv8335440751activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv8335440751
#yiv8335440751activity span {font-weight:700;}#yiv8335440751
#yiv8335440751activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv8335440751 #yiv8335440751activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv8335440751 #yiv8335440751activity span
span {color:#ff7900;}#yiv8335440751 #yiv8335440751activity span
.yiv8335440751underline {text-decoration:underline;}#yiv8335440751
.yiv8335440751attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv8335440751 .yiv8335440751attach div a
{text-decoration:none;}#yiv8335440751 .yiv8335440751attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv8335440751 .yiv8335440751attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv8335440751 .yiv8335440751attach label a
{text-decoration:none;}#yiv8335440751 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv8335440751 .yiv8335440751bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv8335440751
.yiv8335440751bold a {text-decoration:none;}#yiv8335440751 dd.yiv8335440751last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8335440751 dd.yiv8335440751last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv8335440751
dd.yiv8335440751last p span.yiv8335440751yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv8335440751 div.yiv8335440751attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv8335440751 div.yiv8335440751attach-table
{width:400px;}#yiv8335440751 div.yiv8335440751file-title a, #yiv8335440751
div.yiv8335440751file-title a:active, #yiv8335440751
div.yiv8335440751file-title a:hover, #yiv8335440751 div.yiv8335440751file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv8335440751 div.yiv8335440751photo-title a,
#yiv8335440751 div.yiv8335440751photo-title a:active, #yiv8335440751
div.yiv8335440751photo-title a:hover, #yiv8335440751
div.yiv8335440751photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv8335440751
div#yiv8335440751ygrp-mlmsg #yiv8335440751ygrp-msg p a
span.yiv8335440751yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv8335440751
.yiv8335440751green {color:#628c2a;}#yiv8335440751 .yiv8335440751MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv8335440751 o {font-size:0;}#yiv8335440751
#yiv8335440751photos div {float:left;width:72px;}#yiv8335440751
#yiv8335440751photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv8335440751
#yiv8335440751photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv8335440751
#yiv8335440751reco-category {font-size:77%;}#yiv8335440751
#yiv8335440751reco-desc {font-size:77%;}#yiv8335440751 .yiv8335440751replbq
{margin:4px;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-mlmsg select, #yiv8335440751 input, #yiv8335440751 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-mlmsg pre, #yiv8335440751 code {font:115%
monospace;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-mlmsg #yiv8335440751logo
{padding-bottom:10px;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-msg
p#yiv8335440751attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-reco #yiv8335440751reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-sponsor
#yiv8335440751ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-sponsor #yiv8335440751ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-sponsor #yiv8335440751ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv8335440751 #yiv8335440751ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv8335440751
#yiv8335440751ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv8335440751