Tatiana: Over-produksi adalah gejala dalam kapitalisme. Orang remo seperti Chan 
tidak mau mengerti bahwa di kapitalisme, produksi ditujukan HANYA UNTUK MENCARI 
PROFIT. Begitu profit tidak bisa dicapai, ya lebih baik dibuang, dibakar, 
dibuang kelaut!! Itulah salah satu nilai moraldan etik sistim kapitalis!

 

Nesare: pertama: over produksi, produksi kurang, produksi cukup dll itu masalah 
bisnis, bukan masalah ideologi. Hal2 yg menyangkut produksi ini bisa terjadi di 
kapitalisme, sosialisme, komunisme yang menerapkan bisnis ekonomi.

Kedua: produksi di negara kapitalisme tidak selalu mencari keuntungan (motif 
produksi belum tentu profit). Dinegara maju seperti USA banyak (mayoritas rumah 
sakit, rumah jompo, assisted living dll) dikelola oleh gereja terutama gereja 
katholik. Ini namanya non profit organization. Tujuannya tidak mencari profit 
tetapi perlu profit utk survive. Profit dikembalikan lagi kemasyarakat dalam 
terutama bentuk employment, research development dll. Begitu juga dinegara2 
welfare states juga begitu prakteknya.

 

Jadi kalau mau mengkritik ideologinya silahkan dikritik plus minusnya. Tetapi 
salah besar kalau yg disorot adalah bisnis ekonominya krn bisnis ekonomi itu 
sama saja dgn yang lain2 seperti hukum, agama, kultur, kesenian, engineering, 
kedokteran dll yang akan selalu eksis/ada didalam ideologi apapun.

 

Benar yang bung kritik itu adalah aplikasi bisnis di negara kapitalisme yang 
disebut greed/tamak. Hanya saja greed ini bisa timbul/terjadi dimanapun dan 
dalam system ideologi apapun. Semuanya tergantung orangnya bukan sistemnya.

 

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Monday, October 30, 2017 4:41 AM
To: [email protected]; [email protected]; Lusi D. 
<[email protected]>
Cc: [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Menkes Tak Setuju Gagasan Revolusi Putih dari Prabowo

 

  

Over-produksi tidak terjadi hanya pada produksi susu, tapi dalam bidang 
produksi lainnya juga, seperti manufaktur. Justru faktor sangat penting ini 
yang tidak disinggung orang-orang yang mencari sebab dari ditutupnya banyak 
ritel, bukan hanya di Indonesia tapi juga di negeri-negeri lain termasuk 
misalnya Belanda. Over - produksi juga yang mendorong para pemodal tidak mau 
menanam modalnya di bidang produksi, tapi ditanam dibidang finans, karena 
keuntungan di bidang produksi semakin turun. Ingat nggak Obama pernah 
marah-marah kepada bank yang sudah diselamatkan, tapi tidak mau menanam modal 
di bidang industri untuk menciptakan pekerjaan??? Sedangkan di finans, uang 
ditanam/spekulasi untuk menghasilkan uang yang jauh lebih banyak lagi. Di 
samping itu upah, gajih sudah berpuluh-puluh tahun tidak naik sesuai dengan 
kenaikan ongkos hidup dan inflasi. Bukan hanya di engeri-engeri Dunia Ketiga 
daya beli menurun tapi juga di engeri-negeri "welfare" yang sebetulnya sudah 
lama welfarenya dipreteli. Hanya kemiskinan dan kelaparannya belum sampai 
tingkat "absolut" makanya masih lebih sulit menyadarkannya karena dominasi 
pikiran sosdem. Ya, kalau diantara orang-roang yang dulunya kom juga pada 
merosot jadi sosdem, apalagi di kalangan penduduk!!

Over-produksi adalah gejala dalam kapitalisme. Orang remo seperti Chan tidak 
mau mengerti bahwa di kapitalisme, produksi ditujukan HANYA UNTUK MENCARI 
PROFIT. Begitu profit tidak bisa dicapai, ya lebih baik dibuang, dibakar, 
dibuang kelaut!! Itulah salah satu nilai moraldan etik sistim kapitalis! 
Sedangkan dalam sosialisme tujuan produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan 
masyarakat yang terus meningkat. Justru karena dua tujuan yang bertolak 
belakang ini tidak bisa dan TIDAK MUNGKIN dikombinasi CARA PRODUKSI KAPITALIS 
dan HUBUNGAN PRODUKSI dengan CARA PRODUKSI dan HUBUNGAN PRODUKSI SOSIALIS. Ya 
kalau pengertian cara produksinya seperti yang diberikan kaum revisionis, yaitu 
adanya BUMN, ya sudah tentu mereka bilang bisa dikombinasi!! Yang sebetulnya 
merupakan KEBOHONGAN BESAR!!! bukankah kebohongan mengatakan Indonesia negara 
sosialis dengan ciri Indonesia karena ada BUMN!!!!????

 

On Sunday, October 29, 2017 10:51 PM, "'Lusi D.' [email protected] 
<mailto:[email protected]>  [GELORA45]" <[email protected] 
<mailto:[email protected]> > wrote:

 

  

Masalahnya bukan urusan kesehatan gizi. Negeri-negeri induk imperialis
sudah lama mengidap over-produksi susu sapi perahan. Untuk
mempertahankan eksistensi peternak sapi perahan itu pemerintah harus
mensubvensi perekonomian mereka. Nah sekarang negeri-negeri penerima
kredit Bank Dunia, IMF atau Bank Pembangunan Asia harus minum susu
import supaya subvensi pemerintahan negeri-negeri induk imperialis bisa
mengurangi tanggungan terhadap peternak sapi mereka.

Am Sat, 28 Oct 2017 17:25:39 +0800
schrieb "'Chan CT' [email protected] <mailto:[email protected]>  
[GELORA45]"
<[email protected] <mailto:[email protected]> >:

> Salahnya, ... kandungan gizi susu yang bisa diserap manusia,
> khususnya orang Asia, ternyata hanya protein dan fat nya, ... maka
> agar orang tetap minum susu mengejar kalsium dan tidak jadi
> kegemukkan, dibuatlah susu low-FAT, HIGH-calsium! Padahal itu akal2an
> pengusaha industri susu saja, ...! Baik kandungan protein, fat,
> calsium juga bisa didapatkan dengan lebih baik dari makanan
> sehari-hari, baik sayur2an, kacang2an dan ikan, ... tidak mesti dari
> susu!
> 
> Tentu bagi orang yang sudah terbiasa dan suka minum susu, .... boleh2
> saja diteruskan! Tidak perlu dilarang. Tapi juga SALAH kalau
> PEMERINTAH ikut menggencarkan masyarakat minum susu hanya bertujuan
> menghidupkan kembali peternakan sapi dengan menyuntikkan dana! Sudah
> BETUL usul Susi, dianjurkan saja rakyat lebih BANYAK makan IKAN,
> menghidupkan usaha nelayan menangkap ikan diperairan Nusantara ini!
> Kenapa tidak pelihara sapi-potong saja yg biayanya lebih murah dan
> bisa menurunkan harga daging-sapi, daging kambing, ...
> 
> 
> 
> From: [email protected] <mailto:[email protected]>  [GELORA45] 
> Sent: Saturday, October 28, 2017 1:48 PM
> To: [email protected] <mailto:[email protected]>  
> Subject: Re: [GELORA45] Menkes Tak Setuju Gagasan Revolusi Putih dari
> Prabowo
> 
> 
> apa salahnya anak2 minum susu 2 gelas perhari?
> 
> ---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <SADAR@... 
> <mailto:SADAR@...> > wrote :
> 
> 
> BUKAN tidak mau teruskan peternakan sapi Suharto, ...! Justru
> Revoolusi Putih Prabowo itu untuk gencarkan masyarakat setiap hari
> setidaknya 2 gelas susu, khususnya anak-anak sekolah dan, ... dengan
> TUNJANGAN Pemerintah! Dengan demikian bukan hanya peternakan sapi
> Suharto terangkat kembali, tapi juga pengusaha susu-bubuk? Pertanyaan
> mendasar, apakah manusia HARUS minum susu untuk SEHAT??? 
> 
> Ternyata, TIDAK! Balita diatas usia 2th, sudah bisa hidup NORMAL dan
> SEHAT tanpa harus minum SUSU lagi! Machluk hidup didunia ini hanya
> MANUSIA yang minum susu sampai tuuaaaaa, ... Banyak kenyataan
> menunjukkan sebaliknya, khususnya untuk orang asia, banyak yg tidak
> bisa mencerna dengan baik susu yang diminum itu. Sementara orang
> menyatakan kandungan kalsium dalam susu sangat tinggi, ... Ternyata
> juga TIDAK! Makanya, pengusaha susu untuk dpt UNTUNG, harus TAMBAHKAN
> kadar kalsium dalam susunya, menjadi high calsium!Sebaliknya, hasil
> penelitian ada yang menyatakan, makin banyak orang itu minum susu,
> makan produk-susu justru makin kena kropos tulang! Hehehee, ... 
> 
> 
> 
> 
> From: kh djie djiekh@... [GELORA45] 
> Sent: Saturday, October 28, 2017 4:19 AM
> To: Gelora45 ; Chalik Hamid 
> Subject: Re: [GELORA45] Menkes Tak Setuju Gagasan Revolusi Putih dari
> Prabowo
> 
> 
> Ex. jendral naik kuda, pakai sepatu lars, menyandang keris,
> mau revolusi putih. Boleh mulai tanami tanahnya yang luas 
> dengan rumput gajah untuk kasih makan sapi perah............
> Kok peternakan sapi Suharto di Tapos Bogor tidak diteruskan 
> oleh sang ex menantu untuk berrevolusi putih ?
> http://bogor.tribunnews.com/2016/02/09/peninggalan-peternakan-sapi-milik-pak-harto-lahannya-luas-dan-sapinya-juga-banyak
> http://megapolitan.kompas.com/read/2017/02/20/18000071/peternakan.tapos.pernah.jadi.legenda.dan.mati.suri
> 
> 2017-10-27 12:00 GMT+02:00 Chalik Hamid chalik.hamid@ <mailto:chalik.hamid@> 
> ... [GELORA45]
> <[email protected] <mailto:[email protected]> >:
> 
> 
> a.. IVE RADIO
> a.. KOMPASIANA.COM 
> b.. KOMPASKARIER.COM 
> c.. GRAMEDIA.COM 
> d.. GRIDOTO.COM 
> e.. BOLASPORT.COM 
> f.. GRID.ID 
> g.. KONTAN.CO.ID
> 
> a.. REGISTER 
> b.. LOGIN
> 
> a.. NEWS 
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. b.. EKONOMI 
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. c.. BOLA 
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. d.. TEKNO 
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. e.. SAINS 
> a.. a.. a.. a.. a.. f.. ENTERTAINMENT 
> a.. a.. a.. a.. a.. g.. OTOMOTIF 
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. 
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. 
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. 
> a.. a.. h.. LIFESTYLE 
> a.. a.. a.. i.. PROPERTI 
> a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. a.. j.. TRAVEL 
> a.. a.. a.. a.. 

 



Kirim email ke