http://megapolitan.kompas.com/read/2017/11/03/14344241/buruh-maju-kotanya-bahagia-pengusahanya-sengsara-buruhnya
Buruh: Maju Kotanya, Bahagia Pengusahanya, Sengsara Buruhnya
Iwan Supriyatna
Kompas.com - 03/11/2017, 14:34 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menemui buruh yang demo di depan
Balai Kota DKI Jakarta dengan berbicara di atas mobil komando, Selasa
(31/10/2017) sore.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menemui buruh yang demo di depan
Balai Kota DKI Jakarta dengan berbicara di atas mobil komando, Selasa
(31/10/2017) sore.(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
*JAKARTA, KOMPAS.com -* Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2018
sebesar Rp 3.603.531 yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
dinilai akan menimbulkan ketimpangan yang signifikan.
"UMP segitu, maju kotanya, bahagia pengusahanya, sengsara buruhnya,"
kata Deri Nurhadi, anggota Dewan Pengupahan Unsur Buruh
<http://indeks.kompas.com/tag/Buruh> saat menghadiri konferensi pers
KSPI di Jakarta, Jumat (3/11/2017).
Menurut Deri, berdasarkan perhitungan dewan pengupahan dari serikat
buruh <http://indeks.kompas.com/tag/Buruh>, upah minimum provinsi DKI
Jakarta tahun 2018 yang layak adalah sebesar Rp Rp 3.917.928.
*Baca juga :* Buruh Kecewa dengan Anies-Sandi yang Teken UMP Rp 3,6 Juta
<http://megapolitan.kompas.com/read/2017/11/02/10124431/buruh-kecewa-dengan-anies-sandi-yang-teken-ump-rp-36-juta>
"Itu bukan asal minta, karena perhitungan kami dari nilai kebutuhan
hidup layak dikalikan hasil pertambahan nilai inflasi nasional dan
pertumbuhan nasional, ketemu angkanya segitu," terangnya.
Deri menambahkan, jika UMP tetap ditetapkan sebesar Rp 3.603.531, tidak
akan bisa mengimbangi kebutuhan para buruh yang semakin hari semakin
meningkat mengikuti mahalnya harga-harga bahan pokok. Karena itu,
pihaknya akan berupaya keras untuk memperjuangkan kenaikan upah yang
selisihnya Rp 300.000 itu.
"Selisih Rp 300.000 itu untuk biaya listrik, transportasi dan sewa
kontrakan yang terus naik. Maka dari itu, angka UMP tahun ini akan kami
lawan," kata dia.
*Baca juga* : Sandiaga: Kenaikan UMP Cukup Signifikan
<http://megapolitan.kompas.com/read/2017/11/03/13334031/sandiaga-kenaikan-ump-cukup-signifikan>