*Apakah kalau negara mundur berarti MUI progresif?*


https://www.jawapos.com/read/2017/11/10/167602/aliran-kepercayaan-muncul-di-ktp-mui-negeri-ini-mundur-ke-zaman-batu



Aliran Kepercayaan Muncul di KTP, MUI: Negeri Ini Mundur ke Zaman Batu

Jumat, 10 Nov 2017 02:07 | editor : Dimas Ryandi

<https://www.jawapos.com/uploads/news/2017/11/10/aliran-kepercayaan-muncul-di-ktp-mui-negeri-ini-mundur-ke-zaman-batu_m_167602.jpeg>

Ilustrsi ritual penganut aliran kepercayaan yang jumlahnya ternyata tidak
sedikit di negeri ini. *(istimewa)*

Berita Terkait

   -

   MUI Bentuk Tim Khusus Kaji Aliran Kepercayaan Masuk Kolom Agama KTP
   
<https://www.jawapos.com/read/2017/11/09/167534/mui-bentuk-tim-khusus-kaji-aliran-kepercayaan-masuk-kolom-agama-ktp>
   -

   Saran MUI untuk Pemerintah soal Penghayat Kepercayaan di KTP
   
<https://www.jawapos.com/read/2017/11/08/167344/saran-mui-untuk-pemerintah-soal-penghayat-kepercayaan-di-ktp>
   -

   Bila Alexis Melawan, GNPF Siap Bela Anies-Sandi Tanpa Dibayar
   
<https://www.jawapos.com/read/2017/11/01/165970/bila-alexis-melawan-gnpf-siap-bela-anies-sandi-tanpa-dibayar>

*JawaPos.com* - Pencantuman aliran kepercayaan di kolom agama Kartu Tanda
Peduduk (KTP) telah menimbulkan polemik. Ketidaksukaan dan intoleransi
terhadap ajaran kepercayaan di luar lima agama resmi negara pun muncul
kepermukaan.

Salah satunya dilontarkan oleh anggota Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia
(MUI) Anton Tabah Digdoyo.

Anton memandang aliran kepercayaan sebagai hal negatif yang tak boleh
berkembang di Indonesia. Pasalnya, NKRI adalah negara beragama bukan negara
penghayat aliran kepercayaan.

“Keputusan MK itu menandakan negeri ini mundur ke zaman batu,
animisme-dinamisme bakal tumbuh subur lagi di Indonesia, di era sains yang
semakin maju," ujar Anton dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/11).

Menurut Anton, rezim Orde Baru tak pernah menginginkan aliran kepercayaan
berkembang.Bahkan, Presiden Soeharto saja, pernah mengatakan kepadanya
bahwa aliran kepercayaan pada akhirnya harus hilang dan menginduk ke
agama-agama yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Salah satu tujuan pembentukan MUI oleh saat Presiden Soeharto memimpin,
ujar Anton, adalah untuk menghindari kesetaraan antara agama dan aliran
kepercayaan.

"Jadi dengan disahkannya aliran kepercayaan setara dengan agama ini.
Berarti MUI dan lembaga-lembaga agama telah kalah," tegasn mantan ajudan
Pak Harto itu.

Anton pun berharap pemerintahan Joko Widodo-Jusu Kalla segera menyadari
potensi konflik akibat putusan MK tersebut.

Menurutnya, kemajemukan bangsa Indonesia tak perlu ditambah rumit lagi
dengan memberi ruang bagi aliran kepercayaan.

"Bangsa Indonesia ini sangat majemuk, namun karena dilegalkannya aliran
kepercayaan, justru makin rentan konflik horizontal," pungkasnya

Kirim email ke