“Kisaran kadar mercuri yang ditemukan mulai dari 002 mg/l sampai dengan 1,72 mg/l (melewati ambang batas) di wilayah hilir tepatnya di desa Banjar,” tandasnya.
... Kepala DLH KSB, H. Hamzah (Suara NTB/ils) Diduga Terpapar Merkuri, Beberapa Ikan di Sungai KSB Mati http://www.suarantb.com/news/2017/10/06/246455/Diduga.Terpapar.Merkuri,Beberapa.Ikan.di.Sungai.KSB.Mati PILIHAN EDITOR http://www.suarantb.com/pilihan.editorSUMBAWA BARAT http://www.suarantb.com/sumbawa.barat 6 Oktober 2017 13:54 SUARANTB.com http://www.suarantb.com/news/2017/10/06/246455/Diduga.Terpapar.Merkuri,Beberapa.Ikan.di.Sungai.KSB.Mati https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.suarantb.com%2Fnews%2F2017%2F10%2F06%2F246455%2FDiduga.Terpapar.Merkuri%2CBeberapa.Ikan.di.Sungai.KSB.Mati https://twitter.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.suarantb.com%2Fnews%2F2017%2F10%2F06%2F246455%2FDiduga.Terpapar.Merkuri%2CBeberapa.Ikan.di.Sungai.KSB.Mati&text=I%20just%20saw%20Diduga%20Terpapar%20Merkuri%2C%20Beberapa%20Ikan%20di%20Sungai%20KSB%20Mati%20-%20Click%20to%20see%20also%20%E2%98%9B%20 https://plus.google.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.suarantb.com%2Fnews%2F2017%2F10%2F06%2F246455%2FDiduga.Terpapar.Merkuri%2CBeberapa.Ikan.di.Sungai.KSB.Mati mailto:?subject=Diduga%20Terpapar%20Merkuri%2C%20Beberapa%20Ikan%20di%20Sungai%20KSB%20Mati&body=http%3A%2F%2Fwww.suarantb.com%2Fnews%2F2017%2F10%2F06%2F246455%2FDiduga.Terpapar.Merkuri%2CBeberapa.Ikan.di.Sungai.KSB.Mati%0A%0ADiduga%20Terpapar%20Merkuri%2C%20Beberapa%20Ikan%20di%20Sungai%20KSB%20Mati%0A%0ATaliwang%20%28Suara%20NTB%29%20-%20Beberapa%20ikan%20yang%20hidup%20di%20Daerah%20Aliran%20Sungai%20%28DAS%29%20Taliwang-Banjar%20ditemukan%20mati%20terapung%20dengan%20kondisi%20membengkak.%20Matinya%20ikan-ikan%20tersebut%20diduga%20karena%20terpapar%20bahan%20kimia%20berbahaya%20jenis%20merkuri%20yang%20sering%20digunakan%20oleh%20warga%20masyarakat%20dalam%20proses%20pemurnian%20emas%20hasil%20tambang%20ilegal%20%28peti%29.%0D%0AIwan%2C%20salah%20seorang%20warga%20Desa%20Batu%20Putih%2C%20Kecamatan%20Taliwang%2C%20kepada%20Suara%20NTB%2C%20Kamis%2C%205%20Oktober%202017%20mengatakan%20kondisi%20tersebut%20%28ikan%20mati%29%20sudah%20terjadi%20dari%20beberapa%20hari%20yang%20lalu%20terhitung%20dari%20tanggal%203-4%20Oktober.%20Selain%20ikan-ikan%20liar%20yang%20mendiami%20aliran%20sungai%20ini%2C%20ikan-ikan%20yang%20sengaja%20dipelihara%20oleh%20warga%20sekitar%20juga%20ikut%20mati.%0D%0ATerhadap%20kondisi%20tersebut%2C%20dia%20memperkirakan%20ikan%20ini%20mati%20karena%20terpapar%20limbah%20mercuri%20yang%20terbuang%20bebas%20ke%20sungai.%20Apalagi%20saat%20ini%20di%20beberapa%20aliran%20sungai%20sudah%20ada%20gelondong%20dan%20tong%20%28alat%20pemurnian%20emas%20menggunakan%20merkuri%29%20di%20wilayah%20aliran%20sungai%20mulai%20dari%20Kecamatan%20Berang%20Rea%20hingga%20Taliwang%20dan%20Banjar.%0D%0A%22Kami%20berharap%20kepada%20Pemda%20Sumbawa%20Barat%20untuk%20segera%20mengatasi%20permasalahan%20ini%2C%20karena%20apabila%20dibiarkan%20akan%20berdampak%20kepada%20lingkungan%20kehidupan%20masyarakat%20sekitar%20yang%20semakin%20parah%2C%22%20ungkapnya.%0D%0ADitemui%20secara%20terpisah%20Kepala%20Dinas%20Lingkungan%20Hidup%20%28DLH%29%20KSB%20Drs.%20H.%20Hamzah%2C%20tidak%20memungkiri%20adanya%20laporan%20dari%20masyarakat%20terkait%20ikan-ikan%20yang%20mati%20mendadak%20ini.%20Namun%20demikian%2C%20sampai%20dengan%20saat%20ini%20dinas%20terkait%20belum%20bisa%20memastikan%20apakah%20matinya%20ikan-ikan%20ini%20karena%20terpapar%20merkuri%20atau%20tidak.%20Dengan%20kata%20lain%20pihaknya%20akan%20turun%20lapangan%20untuk%20melakukan%20pengecekan%20serta%20akan%20mengambil%20beberapa%20sampel%20ikan%20yang%20mati%20untuk%20dilakukan%20uji%20laboratorium.%0D%0A%22Kita%20belum%20bisa%20pastikan%20apakah%20ikan%20ini%20mati%20karena%20terpapar%20merkuri%20atau%20tidak.%20Tetapi%20yang%20jelas%20kita%20akan%20bersurat%20ke%20Pemprov%20untuk%20melakukan%20pengecakan%20terhadap%20kondisi%20ini%2C%22%20ujarnya.%0D%0ALebih%20dari%20itu%20lanjutnya%2C%20dinas%20terkait%20juga%20akan%20segera%20melakukan%20kordinasi%20dengan%20Pemerintah%20Provinsi%20%28Pemprov%29%20untuk%20bisa%20turun%20ke%20lapangan.%20Hal%20ini%20%28kordinasi%29%20sengaja%20dilakukan%20karena%20kewenangan%20untuk%20penanganannya%20saat%20ini%20sudah%20berada%20di%20Dinas%20Energi%20dan%20Sumber%20Daya%20Mineral%20%28ESDM%29%20Provinsi.%20Provinsilah%20yang%20akan%20mengambil%20tindakan%20dalam%20menyikapi%20masalah%20ini.%20Tentu%20sebagai%20pemilik%20wilayah%20%28DLH%29%20tidak%20akan%20tinggal%20diam%20karena%20yang%20menjadi%20korban%20adalah%20masyarakat%20Sumbawa%20Barat.%0D%0A%22Kita%20%28DLH%29%20hanya%20sebagai%20mediator%20dan%20pemberi%20informasi%20dalam%20kasus%20ini%2C%20karena%20kewenangan%20untuk%20menindak%20lanjuti%20adalah%20dinas%20ESDM%20provinsi%2C%22%20ujarnya.%0D%0ASeraya%20menyebutkan%2C%20hasil%20uji%20lab%20yang%20dilakukan%20Dinas%20ESDM%20KSB%20bersama%20dengan%20tim%20Universitas%20Gajah%20Mada%20%28UGM%29%2C%20tahun%202016%20lalu%2C%20berhasil%20menemukan%20kandungan%20Hg%20%28mercury%29%20di%20beberapa%20wilayah%20aliran%20sungai%20yang%20dijadikan%20sample%20sudah%20ditemukan.%20Baik%20dari%20sungai%20Moteng%20yang%20ada%20di%20kecamatan%20Brang%20Rea%20sampai%20dengan%20Desa%20Serangin%2C%20yang%20merupakan%20daerah%20sedimentasi%20pertemuan%20air%20sungai.%20Dari%20aliran%20sungai%20tersebut%2C%20tim%20menemukan%20kandungan%20kadar%20mercury%2C%20namun%20jumlahnya%20tidak%20melalui%20baku%20mutu%20kelas%20II%20sekitar%20002%20mg%2FL.%0D%0A%22Kisaran%20kadar%20mercuri%20yang%20ditemukan%20mulai%20dari%20002%20mg%2Fl%20sampai%20dengan%201%2C72%20mg%2Fl%20%28melewati%20ambang%20batas%29%20di%20wilayah%20hilir%20tepatnya%20di%20desa%20Banjar%2C%22%20tandasnya.%20%28ils%29%0D%0A%0D%0A%26nbsp%3B%0A http://www.printfriendly.com/print?url=http%3A%2F%2Fwww.suarantb.com%2Fnews%2F2017%2F10%2F06%2F246455%2FDiduga.Terpapar.Merkuri%2CBeberapa.Ikan.di.Sungai.KSB.Mati http://www.suarantb.com/news/2017/10/06/246455/Diduga.Terpapar.Merkuri,Beberapa.Ikan.di.Sungai.KSB.Mati# Taliwang (Suara NTB) – Beberapa ikan yang hidup di Daerah Aliran Sungai (DAS) Taliwang-Banjar ditemukan mati terapung dengan kondisi membengkak. Matinya ikan-ikan tersebut diduga karena terpapar bahan kimia berbahaya jenis merkuri yang sering digunakan oleh warga masyarakat dalam proses pemurnian emas hasil tambang ilegal (peti). Iwan, salah seorang warga Desa Batu Putih, Kecamatan Taliwang, kepada Suara NTB, Kamis, 5 Oktober 2017 mengatakan kondisi tersebut (ikan mati) sudah terjadi dari beberapa hari yang lalu terhitung dari tanggal 3-4 Oktober. Selain ikan-ikan liar yang mendiami aliran sungai ini, ikan-ikan yang sengaja dipelihara oleh warga sekitar juga ikut mati. Terhadap kondisi tersebut, dia memperkirakan ikan ini mati karena terpapar limbah mercuri yang terbuang bebas ke sungai. Apalagi saat ini di beberapa aliran sungai sudah ada gelondong dan tong (alat pemurnian emas menggunakan merkuri) di wilayah aliran sungai mulai dari Kecamatan Berang Rea hingga Taliwang dan Banjar. “Kami berharap kepada Pemda Sumbawa Barat untuk segera mengatasi permasalahan ini, karena apabila dibiarkan akan berdampak kepada lingkungan kehidupan masyarakat sekitar yang semakin parah,” ungkapnya. Ditemui secara terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KSB Drs. H. Hamzah, tidak memungkiri adanya laporan dari masyarakat terkait ikan-ikan yang mati mendadak ini. Namun demikian, sampai dengan saat ini dinas terkait belum bisa memastikan apakah matinya ikan-ikan ini karena terpapar merkuri atau tidak. Dengan kata lain pihaknya akan turun lapangan untuk melakukan pengecekan serta akan mengambil beberapa sampel ikan yang mati untuk dilakukan uji laboratorium. “Kita belum bisa pastikan apakah ikan ini mati karena terpapar merkuri atau tidak. Tetapi yang jelas kita akan bersurat ke Pemprov untuk melakukan pengecakan terhadap kondisi ini,” ujarnya. Lebih dari itu lanjutnya, dinas terkait juga akan segera melakukan kordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk bisa turun ke lapangan. Hal ini (kordinasi) sengaja dilakukan karena kewenangan untuk penanganannya saat ini sudah berada di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi. Provinsilah yang akan mengambil tindakan dalam menyikapi masalah ini. Tentu sebagai pemilik wilayah (DLH) tidak akan tinggal diam karena yang menjadi korban adalah masyarakat Sumbawa Barat. “Kita (DLH) hanya sebagai mediator dan pemberi informasi dalam kasus ini, karena kewenangan untuk menindak lanjuti adalah dinas ESDM provinsi,” ujarnya. Seraya menyebutkan, hasil uji lab yang dilakukan Dinas ESDM KSB bersama dengan tim Universitas Gajah Mada (UGM), tahun 2016 lalu, berhasil menemukan kandungan Hg (mercury) di beberapa wilayah aliran sungai yang dijadikan sample sudah ditemukan. Baik dari sungai Moteng yang ada di kecamatan Brang Rea sampai dengan Desa Serangin, yang merupakan daerah sedimentasi pertemuan air sungai. Dari aliran sungai tersebut, tim menemukan kandungan kadar mercury, namun jumlahnya tidak melalui baku mutu kelas II sekitar 002 mg/L. “Kisaran kadar mercuri yang ditemukan mulai dari 002 mg/l sampai dengan 1,72 mg/l (melewati ambang batas) di wilayah hilir tepatnya di desa Banjar,” tandasnya. (ils)
