Hal yang sangat tepat, hal yg dgn gamblang ditunjukkan pada piano. Sebuah lagu klasik sederhana saja dibutuhkan ratusan jam latihan, dibutuhkan kedisiplinan dan ketekunan untuk bisa menguasainya, setelah menguasai secara tehnik masih harus menjiwai lagu tsb., merupakan proses tanpa akhir seumur hidup.
Anak saya pada dasarnya pintar dan aktif sekali penuh energi, sayangnya sukar sekali fokus dalam mengerjakan sesuatu termasuk belajar. Tetapi setelah belajar piano secara tekun setiap hari dan menguasai 1-2 lagu klasik eh ternyata pelajaran sekolah-nya juga berubah total dan jadi langganan terima berbagai academic award. Masuk akal juga saya pikir, belajar karya Mozart, Beethoven, Chopin, dlsb membutuhkan konsentrasi, ketekunan, disiplin, dan kesukaran yang jauh diatas pelajaran sekolah. ---In [email protected], <jetaimemucho1@...> wrote : Ooo, saya percaya betul dan setuju dengan apa yang dikatakan Lang Lang itu: 90% praktek dan hanya 10% bakat. Saya banyak menemukan orang-orang yang "pandai" dalam artian otaknya encer dan berbakat tertentu, tapi tidak menghasilkan apa-apa, karena malas belajar, malas baca, tidak berdisiplin, tidak tekun, etc. Sebaliknya orang-orang yang tekun, berdisiplin, rajin, namun dengan otak yang biasa-biasa saja, malah bisa berbuat banyak dalam hidupnya. Pisau yang tajam tapi kalau dibiarkan terus tidak dipakai, lama-lama juga bisa karatan. Sebaliknya pisau tumpul kalau terus diasah, kan lama-lama bisa tajam. On Monday, November 20, 2017 6:21 AM, "jonathangoeij@... [GELORA45]" <[email protected]> wrote: Lang Lang: My Musical Ability Is 90% Practice, 10% Talent https://www.bloomberg.com/news/videos/2014-10-21/musical-ability-90-practice-10-talent-pianist-lang Bloomberg Surveillance https://www.bloomberg.com/shows/bloomberg-surveillance October 21st, 2014, 4:23 AM PDT Oct. 21 (Bloomberg) -- Pianist Lang Lang discusses his life, career and musical performances on “Bloomberg Surveillance.” (Source: Bloomberg)
