Yang hebatnya dikatakan, habis begitu 72 bidadari itu tetap perawan.
Kok bisa ? Ideeny dari mana kok harus tetap perawan.
Melayani 72 bidadari itu hadiah, atau hukuman jadi gigolo ?
Di sorga ada yang lebih hebat dari Viagra......

2017-11-21 5:32 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
>
> ----- Pesan yang Diteruskan -----
> *Dari:* 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] <
> [email protected]>
> *Kepada:* "[email protected]" <[email protected]>; "
> [email protected]" <[email protected]>
> *Terkirim:* Selasa, 21 November 2017 01.52.07 GMT+1
> *Judul:* Re: [GELORA45] Fwd: agama dimasa kini ?
>
>
>
> Bung Jo yb,
>
> Saya juga tidak bisa mengerti mengapa kisah-kisah macam begini masih saja
> diyakini kebenarannya, ... karena ada yang bilang itu dinyatakan dalam
> Alquran. Begitulah janji Mohhamad pada perajurit-perajurit muda yang
> berperang melawan kafir ketika itu. Barangkali sebagai rangsang menjadi
> pasukan berani-mati dan kalo mati naik ke-SORGA dengan segala pahala
> kenikmatan hidup sex, ... Makanya tidak tanggung-tanggung, setiap lelaki
> berapapun umurnya saat meninggal, kalau masuk SORGA berubah menjadi pemuda
> usia 33 tahun dan ABADI, ... dia tidak akan bertambah usia dan sana
> kesibukannya hanya makan-minum jadi staminanya tidak menurun untuk
> bersetubuh setiap saat dia mau dengan 72 bidadari itu! Hahaa, ... jadi,
> jangan dikira kita yang sudah usur tidak akan mampu lagi melayani 72
> bidadari, 1-2 saja sudah lebih dari cukup. Begitu katanya, sampai dimana
> kebenarannya? Yaaa walahualam! Hehehee, ... Tapi, yang PASTI, sampai
> sekarang TIDAK SEORANG pun bisa membuktikan kebenaran adanya SORGA dengan
> penuh kenyamanan dan kenikmatan hidup didunia, juga tidak ada yang bisa
> buktikan adanya NERAKA  dengan penuh siksaan dan penderitaan hidup didunia,
> ...
>
> Saya hanya bisa mengerti itulah pemikiran atau hayalan imajinasi orang
> yang hidup dijaman ribuan tahun yl. sekalipun sudah memasuki jaman feodal,
> tapi masih banyak ekor-ekor perbudakan. Makanya katanya, Mohamad sendiri
> boleh saja menyetubuhi budaknya, sekalipun tidak dikawini dan sampai
> melahirkan Ibrahim. Maaf kalau salah.
>
> Dan ternyata, kenyataan wanita, pembantu rumah tangga yang bekerja di Arab
> sana, kasus perkosaan SELALU KALAH kalau diperkarakan, yang dimenangkan
> majikannya! Mereka masih saja menganggap majikan berhak menyetubuhi
> budaknya! Dan, ... anehnya Pemerintah RI sampai sekarang tidak melarang TKW
> untuk bekerja di Arab, dengan kondisi pemerintah tidak bisa melindungi
> warga dengan baik disana! Sungguh celaka, sampai sekarang masih saja ada
> wanita yang merasa itulah NASIB kaum wanita yg harus diterima, ... bahkan
> merasa bangga bisa dapat kesempatan bekerja di TANAH SUCI!
>
> Itulaaah, menurut saya ajaran-ajaran Islam yang perlu ada kejernihan, ...
> adanya perbedaan jaman dengan peradaban manusia yag tentu juga sudah
> seharusnya mengikuti perubahan. Entah di agama lain ada tidak masalah2
> begini?
>
> Salam,
> ChanCT
>
>
> *From:* [email protected] [GELORA45]
> *Sent:* Tuesday, November 21, 2017 12:00 AM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: [GELORA45] Fwd: agama dimasa kini ?
>
>
>
> Saya sudah cukup dgn. 5 -10 bidadari. 72 bidadari terlalu banyak. Apa ada
> bidadari lelaki dan perempuan? Kalau tidak ada bidadari lelaki, bagaimana
> orang2 perempuan bisa ber-senang2 juga? Kalau begitu, ini yg. dinamakan
> pilih-kasih dan tidak ada keadilan dari yg. mahakuasa, masa cuma kaum
> lekaki saja yg. bisa ber-senang2. Secara logika pasti ada bidadari lelaki
> yg. barangkali berkumis atau berjenggot.
>
>
> ---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
>
> Waaaah, ... kalau begitu buat apa kita berlama-lama hidup didunia yang
> begitu banyak kericuhan dan harus bergulat untuk hidup lebih nyaman,
> aman-tentram! Bukankah lebih cepat-cepat saja, makin CEPAT makin BAIK biar
> kita naik ke SORGA sana menikmati kehidupan abadi nan nyaman bersama 72
> bidadari! Hehehee, ...
>
>
>
> *From:* Sunny ambon ilmesengero@... [GELORA45]
> *Sent:* Monday, November 20, 2017 9:03 PM
> *To:* Gelora 45 ; kh djie
> *Subject:* Re: [GELORA45] Fwd: agama dimasa kini ?
>
>
> Sekarang orang rajin belajar agama, karena sangat penting untuk hari
> kemudian. Bayangkan saja siapa yang tidak tertarik jika dikatakan bahwa
> hidup di dunia ini hanya sementara saja, sedangkan di seberang sana di hari
> kemudian ada kehidupan kekal bersama bidadari-bidari cantik nan sexy di
> taman yang indah permai penuh kelimpahanabadi. Bagi yang berjasa
> dihadiahkan 72 bidadari, ini hadiah untuk pesta besar tiap hari.
>
> 2017-11-20 13:09 GMT+01:00 kh djie djiekh@... [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
>
>
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
>
> Subject: agama dimasa kini ?
>
>
> Tulisan ini menarik, tapi entah siapa yang menuliskannya: 👇🏽
>
> Dulu agama menghancurkan berhala...
> Kini agama jadi berhala...
> Tak kenal Tuhannya...
> Yang penting agamanya...
> Dulu orang berhenti membunuh karena agama...
> Sekarang orang saling membunuh karena agama...
> Dulu orang saling mengasihi karena beragama...
> Kini orang saling membenci karena beragama....
> Agama tak pernah berubah ajarannya dari dulu...
> Tuhan nya pun tak pernah berubah dari dulu...
> Lalu yg berubah apanya?
> Manusia nya?
> Dulu orang belajar agama sebagai modal, untuk mempelajari ilmu lainnya...
> Sekarang orang malas belajar ilmu lainnya, maunya belajar agama saja...
> Dulu pemimpin agama dipilih berdasarkan kepintarannya, yg paling cerdas di
> antara orang2 lainnya ....
> Sekarang orang yg paling dungu yg tidak bisa bersaing dengan orang2
> lainnya, dikirim untuk belajar jadi pemimpin agama...
> Dulu para siswa diajarkan untuk harus belajar giat dan berdoa untuk bisa
> menempuh ujian...
> Sekarang siswa malas belajar, tapi sesaat sebelum ujian berdoa paling
> kencang, krn diajarkan pemimpin agamanya untuk berdoa supaya lulus...
> Dulu agama mempererat hubungan manusia dengan Tuhan...
> Sekarang manusia jauh dari Tuhan karena terlalu sibuk dengan urusan2
> agama...
> Dulu agama ditempuh untuk mencari wajah Tuhan
> Sekarang agama ditempuh untuk cari muka di hadapan Tuhan.
> Esensi beragama telah dilupakan...
> Agama kini hanya komoditi yg menguntungkan pelaku bisnis berbasis agama
> karena semua yg berbau agama telah didewa-dewakan, tak kan pernah dianggap
> salah, tak pernah ditolak, dan jadi keperluan pokok melebihi sandang,
> pangan, papan.
> Agama jadi hobi, tren, dan bahkan pelarian karena tak tau lagi mesti
> mengerjakan apa.
> Agama kini diperTuhankan , sedang Tuhan itu sendiri dikesampingkan.
> Agama dulu memuja Tuhan...
> Agama kini menghujat Tuhan...
> Nama Tuhan dijual, diperdagangkan, dijaminkan, dijadikan murahan, oleh
> orang2 yg merusak, membunuh, sambil meneriakkan nama Tuhan...
> Tuhan mana yang mengajarkan tuk membunuh?
> Tuhan mana yg mengajarkan tuk membenci?
> Tapi manusia membunuh, membenci, mengintimidasi, merusak, sambil dengan
> bangga meneriakkan nama Tuhan, berpikir bahwa Tuhan sedang disenangkan
> ketika ia menumpahkan darah manusia lainnya.
> Agama dijadikan senjata tuk menghabisi manusia lainnya.
> Dan tanpa disadari manusia sedang merusak reputasi Tuhan, dan sedang
> mengubur Tuhan dalam2 dibalik gundukan aturan agama.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke