Usul diterima. Kan sudah ketahuan sejak Dan Lanud Soloini ditarik ke JKT memperkuat “Solo connection” di sekitar Presiden Joko Widodo.
Karena kali ini panglimanya dari unsur angkatan udara (yang kedua setelah MarsekalDjoko Sujanto) maka tugas terbesarnya adalah menjaga agar bandara internasional yang jor-joran dibangun di banyak daerah jangan sampai didarati pesawat angkut militer asing,hehe... Guyonan di warung kopi, "Bakal jadi nih beli PL-9C.." (penangkis serangan udara yang ditawarkan ke Jokowi saat berkunjung ke RRC). - Jokowi Usulkan Marsekal Hadi Tjahjanto Jadi PanglimaTNI Ika Defiantii04 Des 2017, 10:32 WIB Liputan6.com, Jakarta Presiden JokoWidodo alias Jokowi mengusulkan mengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyoyang akan memasuki masa pensiun pada Maret 2018. Presiden menunjuk MarsekalHadi Tjahjanto sebagai calon pengganti Jenderal Gatot. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkonfirmasirencana pergantian Panglima TNI tersebut. Hadi Tjahjanto saat ini menjabatsebagai Kepala Stat Angkatan Udara (KSAU) "Tadi pagi saya menerima MensesnegProfesor Pratikno yang menyampaikan surat dari presiden tentang rencanapemberhentian dengan hormat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan jugarencana untuk pengangkatan atau pergantian kepada Marsekal Hadi Tjahjantosebagai Panglima TNI yang baru," kata Fadli Zon di Gedung DPR RI, Senayan,Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017). Surat yang disampaikan presiden tersebut,kata Fadli, selanjutnya diserahkan kepada Pelaksana Tugas Sekretaris JenderalDPR RI. "Dalam surat juga disampaikankeinginan untuk bisa diproses dalam waktu yang tidak lama," kata Fadli. Dalam surat tersebut tidak tercantum namaperwira tinggi lainnya. Marsekal Hadi adalah calon tunggal yang diusulkanpresiden dalam rotasi Panglima TNI mendatang. "Hanya satu nama yangdisampaikan," ujar Fadli. Penting untuk Jokowi-JK Analis militer dan intelijen ConnieRahakundini Bakrie menyatakan, rotasi jabatan Panglima TNI dari matra AD ke ALmaupun AU penting dilakukan. Menurut dia, rotasi matra jabatan Panglima TNIsangat penting bagi agenda pemerintahan Jokowi–JK membangun poros maritim. "Sudah tiga tahun Presiden Jokowimemerintah, tapi pemimpin tertinggi Mabes TNI Panglima Gatot Nurmantyomenghilangkan momentum untuk memperkuat kapabilitas dan kapasitas pertahananIndonesia," ucap Connie. Sebagai Panglima TNI, kata dia, GatotNurmantyo seharusnya bisa menghadirkan skema pertahanan yang visioner yangsejalan dengan Nawacita Presiden Jokowi mewujudkan poros maritim. "Seharusnya visi Poros Maritim Duniadapat melahirkan sebuah roadmappertahanan yang outwardlooking dengan strategi pembangunan TNI AL pada konsep Green andBlue Water Navy dan diikuti dengan payung udara dari TNI AU, serta Rapid Troopsdari TNI AD," ucap Connie. Connie berharap, Jokowi dapat menyodorkannama prajurit maupun perwira TNI dari AL ataupun AU ke DPR RI untukmenggantikan posisi Panglima TNI usai pensiun. "Presiden Jokowi agar beranimelakukan lompatan besar pada momentum pergantian Panglima TNI, sebagaimanayang dilakukan pada tubuh Polri. Indonesia membutuhkan pertahanan yangberorientasi pada Poros Maritim Dunia," ujar Connie.
