Bung Chan, bekitjot saja melum mentjitjip, tapi keong sawah sja suka sekali dan waktu ketjil sering mentjari keong sawah sehabis panen, tapi jang paling sering dilakukan kaum tani mungut keong sawah sambil bkerdja umpamanaj di waktu menjngkul, menjiangi dll.. Di Djawa Barat di sawah terdapat tiga matjam ialah susuh bentuknja hampir mirip bakitjot, hanja saja tidak melihat susuh jang besar, karena ketjil dan klitnja keras makannja agak sulit, jang kedua orang Sunda menjebutnja tutut, lebih besar kulitnja tidak begitu keras dibanding dengan kulit susuh dan kalau direbus dagingnja adakalanja deluar sendiri, bentuknja sedikit kurang mengerutjuk dibanding dengan susuh, jang ketiga keong, bentuknja paling tidak mengerutjut, bisa dikatakan bagian atas kulitnja hampir rata djenis ini dalah djenis jang sanga besar, kalau jang hidup di rawa2 seperti didaerah Bandjar/Rawalakbok saja pernah melihat besarnja sampai mendekati apel ukuran sedang. Paling sederhana masaknja direbus tjukup pakai garam, daun salam,lada hitam, adakanja djuga ditamabah kunjit/cucurma enak dilahap dengan apa sadja. Waktu saja ketjil, kalau mengembalakan kambing di mana ladang penggembalaan dekat sawah, amaka bawa kaleng dan bumbu jang diperlukan, tentu sadja tak lupa bawa korek api,mengembala sambil melahap keong. Inilah Bung Chan nostalgia anak desa. Oh ijah tentang gidji dan lain2nja waktu itu belum tau, kalau enak saja ketahui, apalagi kalau jang masak dirumah dengan bumbu lengkap dan pakai santen. Bung sebagai anak kota tentusulit membajnagkangkan bagai mana menjenangkannja "kebebasan" kehidupan anak2 djadjahan waktu itu. .
2017-12-07 4:17 GMT+01:00 Chan CT <[email protected]>: > > > *From:* [email protected] [GELORA45] > *Sent:* Thursday, December 7, 2017 9:25 AM > > > > > > > Disebut Bernutrisi Tinggi, Sebergizi Apa Sih Keong Sawah? > <http://sains.kompas.com/read/2017/12/06/111600223/disebut-bernutrisi-tinggi-sebergizi-apa-sih-keong-sawah-> > > > > > RESA EKA AYU SARTIKA > Kompas.com - 06/12/2017, 11:16 WIB > > > > > > > > > > > > [image: Olahan keong sawah khas Purwokerto.] > > Olahan keong sawah khas Purwokerto.(TRIBUNJATENG/KHOIRUL MUZAKKI) > > > KOMPAS.com - Keong sawah adalah salah satu hewan yang sangat umum di > Indonesia. Di beberapa daerah, keong <http://indeks.kompas.com/tag/Keong> > sawah sudah sering disulap menjadi makanan yang lezat. > > > > Sayangnya, masih banyak orang yang meragukan kandungan nutrisi dan gizi > dari hewan air satu ini. > > > > Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam *Journal of Environmental > Science, Toxicology, and Food Technology* pada Januari 2013 menyebutkan > bahwa keong sawah <http://indeks.kompas.com/tag/Keong-Sawah> sebenarnya > memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang tinggi. Bahkan, kandungan > kalsiumnya lebih darisusu <http://indeks.kompas.com/tag/susu>. > > > > Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of > Agriculture, Makurdi, Nigeria tersebut menyebutkan bahwa di Afrika Barat > dan Eropa, berbagai jenis siput sudah banyak diko nsumsi, meski pada > umumnya yang dikonsumsi adalah bekicot. > > > > Baca juga: Penyakit Langka Demam Keong Masih Menghantui Warga Poso > <http://health.kompas.com/read/2016/03/03/175100423/Penyakit.Langka.Demam.Keong.Masih.Menghantui.Warga.Poso> > > > > Selain itu, keong sawah (*Pila ampullacea*) juga banyak dikonsumsi, terut > ama oleh warga di Afrika Barat dan Asia. > > > > Para peneliti kemudian meneliti kandungan nutrisi yang lebih lengkap pada > hewan tersebut dengan memisahkan daging dari cangkangnya. > > > > Selanjutnya, daging tersebut didehidrasi dalam oven bersuhu 60 derajat > celcius selama 24 jam. Hasilnya kemudian digiling hingga menjadi bubuk. > Bubuk inilah yang kemudian dianalisis untuk mendapatkan kandungan nutrisi > dan gizi keong sawah. > > > > Hasil dari analisis tersebut menunjukkan bahwa keong sawah memiliki > kandungan air 76 ,32 persen. Presentase kandungan air ini berbeda dengan > beberapa temuan sebelumnya. "Variasi ini bisa disebabkan oleh efek > lingkungan," tulis penelitian tersebut. > > > > Sedangkan protein yang dimiliki mencapai 10,40 persen. "Lebih rendah > daripada ikan air tawar dan siput tanah raksasa (*Archchatina maginat*)," > sambungnya. > > > > Baca juga: Terinspirasi Siput, Peneliti Ciptakan Lem Super untuk Organ > Tubuh > <http://sains.kompas.com/read/2017/07/28/220600923/terinspirasi-siput-peneliti-ciptakan-lem-super-untuk-organ-tubuh> > > > > Penelitian sebelumnya telah menyebutkan bahwa asam amino dalam protein > siput dapat digunakan untuk melengkapi sereal sumber protein yang membuat > (orang) kekurangan lisin lebih baik. > > > > Selain protein, keong sawah juga mengandung serat kasar sekitar 0,01 > persen. "Serat kasar rendah *P ampullacea *atau keong sawah disebabkan > oleh aktivitas berenang keong dalam air yang lebih berat daripada merangkak > di darat," ungkap temuan tersebut. > > > > Lalu, jumlah lipid keong sawah hanya 0,09 persen, lebih rendah > dibandingkan dengan hewan lainnya. Ini membuktikan bahwa penggunaan keong > sawah ampuh untuk pengobatan hipertensi. > > > > Tak hanya itu, kandungan mineral pada keong sawah juga bisa dibilang > tinggi, apalagi jika dibandingkan dengan siput darat. > > > > Mineral yang terkandung dalam keong sawah di antaranya adalah fosfor 60,52 > mg, kalsium 129,18 mg, potasium 71, 13 mg, zat besi 10,90 mg, sodium 0,04 > mg, magnesium 31,19 mg, dan zinc 1,31 mg. Semuanya dalam skala per 100 gram. > > > > Baca juga: Pijatan Keong-keong Ini Bikin Kinclong Wajah Anda > <http://health.kompas.com/read/2013/08/30/1145031/Pijatan.Keong-keong.Ini.Bikin.Kinclong.Wajah.Anda> > > > > Menariknya, kandungan kalsium dalam keong sawah ini lebih tinggi jika > dibandingkan kalsium dalam daging sapi, telur, bahkan susu. > > > > Kandungan potasiumnya juga telah terbukti baik untuk keseimbangan cairan > se rta regulasi konduksi impuls saraf, detak jantung, dan metebolisme sel. > > Keong sawah <http://indeks.kompas.com/tag/Keong-Sawah> juga mengandung > zat besi yang tinggi dan dipercaya membantu pembentukan darah merah. "Unsur > ini penting untuk pembentukan darah merah, dan karena zat besi (dalam keong > sawah) bersifat akuatik maka bisa direkomendasikan untuk wanita hamil dan > anak-anak," tulis laporan tersebut. > > > > Dengan kata lain, ini membuktikan bahwa keong sawah merupakan sumber > mineral yang baik. Para peneliti pun menyarankan untuk memasukkan keong > sawah sebagai makan an yang kita konsumsi. > > > >
