Sudah lebih dari 30 jam belum terdengar suara istana. - Dirjen Hubla Bayar Rp 150 Juta ke Paspampres Setiap Jokowi Kunjungi Acara ABBA GABRILINKompas.com 18/12/2017, 14:04 WIB DirjenPerhubungan Laut (nonaktif) Kemenhub Antonius Tonny Budiono berjalan keluarseusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/10/2017).Antonius Tonny Budiono diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan KomisarisPT Adhiguna Keruktama Adiputra Kurniawan terkait dugaan suap perijinan danpengadaan proyek-proyek di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut tahun anggaran2016-2017.(ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN) JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan DirekturJenderal Perhubungan Laut, Antonius Tonny Budiono mengaku menggunakan uang suapyang ia terima untuk berbagai hal. Salah satunya untuk membiayai operasionalPasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Hal itu dikatakan Tonny saat memberikanketerangan sebagai saksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin(18/12/2017). Tonny bersaksi untuk terdakwa Komisaris PT AdhigunaKeruktama, Adi Putra Kurniawan. Awalnya, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) menanyakan, apakah Tonny pernah memberikan uang 10.000 dollar AmerikaSerikat kepada Direktur Kepelabuhan dan Pengerukan Direktorat JenderalPerhubungan Laut, Mauritz H M Sibarani. Menurut jaksa, dalam berita acarapemeriksaan (BAP), Tonny mengaku memberikan uang Rp 100 hingga Rp 150 jutakepada Mauritz, untuk diberikan kepada Paspampres. Keterangan itu dibenarkanoleh Tonny. "Itu benar. Itulah yang saya katakanada kegiatan yang tidak ada dana operasionalnya," ujar Tonny kepada jaksaKPK. Menurut Tonny, setiap ada acara, sepertikegiatan peresmian yang dihadiri Presiden Joko Widodo di KementerianPerhubungan, pihak pelaksana kegiatan wajib menyediakan dana operasional untukPaspampres. Adapun, uang-uang yang diberikan ituberasal dari kontraktor dan rekanan yang mengerjakan proyek di bawah DitjenPerhubungan Laut. Penulis :Abba GabrilinEditor :Sabrina Asril
[GELORA45] Dirjen Hubla Bayar Rp 150 Juta ke Paspampres
ajeg [email protected] [GELORA45] Tue, 19 Dec 2017 05:28:46 -0800
