Apakah ada para jenderal kita, dari jaman Suharto yang mau minta maaf kepada 
korban rakyat Indonesia???
   ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'j.gedearka' [email protected] 
[perhimpunanpersaudaraan] <[email protected]>Kepada: 
"[email protected]" <[email protected]>; 
[email protected] <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; Persaudaraan 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>Terkirim: Selasa, 26 Desember 2017 22.33.38 GMT+1Judul: 
[perhimpunanpersaudaraan] Mantan diktator Alberto Fujimori,meminta maaf kepada 
rakyat,Peru
     
 


 
 
https://www.antaranews.com/berita/673535/mantan-diktator-alberto-fujimori-
 
meminta-maaf-kepada-rakyat-peru
 
 
Mantan diktator Alberto Fujimori 
 
 
meminta maaf kepada rakyat 
 
 
Peru
 
  Rabu, 27 Desember 2017 02:42 WIB 
  Lima (ANTARA News) - Mantan pemimpin Peru yang dikenal sebagai diktator, 
Alberto Fujimori, pada Selasa memohon ampunan kepada rakyat Peru "dari hati 
saya yang paling dalam" atas berbagai kekurangan semasa pemerintahannya. 
 
 Ia juga menyatakan terima kasih kepada Presiden Pedro Pablo Kuczynski yang 
memberikan grasi dalam kesempatan Natal. 
 
 Dalam video yang diunggah di Facebook, Fujimori (79 tahun), berjanji bahwa, 
sebagai orang bebas, ia akan mendukung imbauan Kuczynski untuk mewujudkan 
rekonsiliasi. Fujimori menyiratkan bahwa ia tidak akan kembali ke ranah 
politik. 
 
 "Saya sadar bahwa hasil pemerintahan saya diterima dengan baik oleh sebagian 
pihak, tapi saya juga menyadari bahwa saya telah mengecewakan sebagian rakyat 
lainnya," kata Fujimori, yang sedang sakit. Ia menyampaikan pernyataan itu 
sambil membacakan catatannya dari tempat tidurnya di rumah sakit. 
 
 "Dan kepada mereka (yang kecewa), saya memohon maaf dari hati saya yang 
terdalam."
 
 Pernyataan itu merupakan permohonan maaf yang pertama kalinya disampaikan 
Fujimori kepada bangsa Peru yang ia pimpin dengan tangan besi dari 1990 hingga 
2000. 
 
 Fujimori mengeluarkan pernyataan dua hari setelah kerusuhan muncul saat para 
pengunjuk rasa menentang pengampunan baginya itu. Para penentang menganggap 
ampunan yang diberikan kepada Fujimori sebagai penghinaan bagi para korban 
serta mencurigai pemberian grasi itu sebagai bagian dari kesepakatan politik 
untuk membantu Kuczynski aman dari skandal. 
 
 Dengan grasi yang diberikan Presiden Kuczynski, Fujimori dibebaskan dari 
hukuman atas korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia pada masa 
kepemimpinannya. 
 
 Pada Senin malam, Kuczynski (79 tahun), yang merupakan mantan bankir Wall 
Street, meminta rakyat Peru yang menentang grasi itu untuk "membuka halaman 
baru". Ia juga membela keputusannya, yang ia yakini sebagai pengampunan yang 
dibenarkan untuk diberikan kepada sosok yang dalam keadaan sakit serta karena 
pemerintahan Fujimori dianggap telah membantu negara itu membuat kemajuan. 
 
 "Saya tidak dapat menggambarkan rasa syukur saya yang mendalam atas langkah 
sulit yang telah diambil presiden, yang membuat saya menetapkan dalam kehidupan 
saya sekarang untuk memutuskan mendukung imbauannya bagi upaya mewujudkan 
rekonsiliasi," kata Fujimori. 
 
 (Uu.T008)
 
Pewarta: Antara
 Editor: Alviansyah Pasaribu
 COPYRIGHT © ANTARA 2017
 
 
 
 
 
     

Kirim email ke