https://nasional.tempo.co/read/1045559/ksad-jenderal-tni-mulyono-ngapain-berpolitik-nambah-dosa-saja?
BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1
KSAD Jenderal TNI Mulyono: Ngapain Berpolitik,
Nambah Dosa Saja
Reporter:
Chitra Paramaesti
Editor:
Juli Hantoro
Rabu, 27 Desember 2017 18:37 WIB
1 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1045559/ksad-jenderal-tni-mulyono-ngapain-berpolitik-nambah-dosa-saja?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1#comments>
9810543
#
#
#
#
KSAD Jenderal TNI Mulyono: Ngapain Berpolitik, Nambah Dosa Saja
<https://nasional.tempo.co/read/1045559/ksad-jenderal-tni-mulyono-ngapain-berpolitik-nambah-dosa-saja?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1>
KSAD Jenderal TNI Mulyono membalas hormat dari prajurit Kopassus saat
defile pasukan memperingati Hari Juang Kartika atau Hari Angkatan Darat,
di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa, 15 Desember
2016. ANTARA/R. Rekotomo
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Mulyono
dalam sambutannya di acara apresiasi Pindad padaTNI
<https://nasional.tempo.co/read/911526/wiranto-tni-tak-bisa-dinilai-dari-kinerjanya-di-masa-lalu>
dan Polri, mengatakan jika berpolitik akan menambah dosa. "Ngapain
berpolitik? nambah dosa saja," kata dia, yang kemudian disambut gelak
tawa oleh para peserta acara, pada Rabu, 30 Desember 2017.
Mulyono kemudian menjelaskan maksud ucapannya tersebut, menurutnya jika
berpolitik dengan cara yang tidak benar dan melanggar aturan akan
menambah dosa. "Kalau tidak sesuai prosedur mah nambah dosa, tapi kalau
sesuai mah enggak," ucap dia.
Baca juga: Jenderal Aktif Ikut Pilkada, Pengamat: Fenomena
Mengkhawatirkan
<https://nasional.tempo.co/read/1045155/jenderal-aktif-ikut-pilkada-pengamat-fenomena-mengkhawatirkan>
Sambutan Mulyono terkait acara apresiasi yang diselenggarakan oleh
Pindad, atas prestasi kontingen penembak TNI AD pada Australian Army
Skill at Arms Meeting dan Asean Armies Riffle Meet di mana prajurit TNI
menjuarai ajang bergengsi tersebut. "Selama tiga tahun ini saya
tersanjung, terima kasih telah mengharumkan TNI AD, bangsa dan negara,"
tutur dia.
Mulyono juga menantang Pindad agar dapat memenuhi kuota kebutuhan
amunisi TNI sebanyak 114 juta amunisi pertahun. "Kerjasama dengan luar,
cari investor, untuk memenuhi kebutuhan," ujar Mulyono.
Baca juga: Begini Cara Hadi Tjahjanto Cegah TNI Terlibat Politik Praktis
<https://nasional.tempo.co/read/1040465/begini-cara-hadi-tjahjanto-cegah-tni-terlibat-politik-praktis>
Terkait dengan hal tersebut, Pindad sebagai penyedia senjata untuk para
prajurit TNI akan meningkatkan sinergi dengan TNI AD untuk menghasilkan
produk yang sesuai masukan dari para penembak TNI.
Direktur Pindad Abraham Mose mengatakan, atas kemenanganTNI
<https://nasional.tempo.co/read/905997/30-perwira-tinggi-naik-pangkat-gatot-ingatkan-soal-peran-tni>di
dua ajang bergengsi itu, membuktikan senjata buatan dalam negeri tidak
mengecewakan. "Bahkan mampu mendukung TNI menjuarai lomba tembak
internasional," tukasnya.