https://nasional.tempo.co/read/1048310/mahfud-md-juga-tolak-tawaran-jadi-cagub-
poros-baru-pilgub-jatim?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4
Mahfud Md Juga Tolak Tawaran Jadi Cagub
Poros Baru Pilgub Jatim
Reporter:
Dewi Nurita
Editor:
Ninis Chairunnisa
Senin, 8 Januari 2018 13:52 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1048310/mahfud-md-juga-tolak-tawaran-jadi-cagub-poros-baru-pilgub-jatim?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4#comments>
12009
# Font:
# Ukuran Font: -
<https://nasional.tempo.co/read/1048310/mahfud-md-juga-tolak-tawaran-jadi-cagub-poros-baru-pilgub-jatim?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4#font-decrease>
+
<https://nasional.tempo.co/read/1048310/mahfud-md-juga-tolak-tawaran-jadi-cagub-poros-baru-pilgub-jatim?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4#font-increase>
#
#
Mahfud Md Juga Tolak Tawaran Jadi Cagub Poros Baru Pilgub Jatim
<https://nasional.tempo.co/read/1048310/mahfud-md-juga-tolak-tawaran-jadi-cagub-poros-baru-pilgub-jatim?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4>
Pakar hukum tata negara, Mahfud Md, saat hadir dalam rapat dengar
pendapat bersama Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK di Gedung
Nusantara, kompleks Parlemen, Jakarta, 18 Juli 2017. Mahfud Md
menyarankan KPK untuk langsung menahan Setya Novanto. TEMPO/Dhemas
Reviyanto Atmodjo
TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md
<https://www.tempo.co/tag/mahfud-md> pernah mendapat tawaran untuk maju
sebagai calon gubernur Jawa Timur dari koalisi Partai Gerindra, Partai
Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional. Namun tawaran tersebut
ditolak oleh Mahfud Md dengan alasan tak tertarik.
Kepada Tempo, Mahfud menceritakan jika dirinya telah dihubungi oleh
ketiga partai tersebut sejak November 2017 untuk menjadi calon gubernur
di Pilgub Jatim 2018. “Tapi dengan penuh hormat dan terima kasih, saya
menyatakan tidak bersedia,” kata Mahfud saat dihubungi Tempo pada Senin,
8 Januari 2018.
Baca: PPP Resmi Dukung Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim
<https://pilkada.tempo.co/read/1047896/ppp-resmi-dukung-khofifah-emil-dardak-di-pilgub-jatim>
Selain ketiga partai itu, menurut Mahfud, puluhan kiai dari kawasan
Tapal Kuda Jawa Timur sempat meminta dirinya untuk maju sebagai calon
gubernur Jawa Timur. “Kembali saya jawab dengan ta’dzim bahwa saya tidak
bersedia,” kata Mahfud.
Mahfud mengatakan, jika dirinya tidak pernah membayangkan untuk maju
sebagai calon gubernur karena mengaku tertarik pada bidang hukum dan
keagamaan saja. “Membayangkan ikut Pilgub itu saja sudah capek, apalagi
melakukannya.” kata dia. “Passion saya kan di bidang hukum dan sosial
keagamaan.”
Bendahara PAN Jawa Timur Agus Maimun mengatakan apabila sampai hari ini
koalisi Partai Gerindra, PAN, dan PKS belum menentukan calon untuk
Pilgub Jatim, koalisi poros baru tersebut akan bubar. “Ketiga partai
akan menyatakan sikap masing-masing," kata dia saat dihubungi Tempo pada
Sabtu sore, 6 Januari 2018.
Baca: Azwar Anas Memilih Mundur karena Hormati Pendukung dan Pilkada
<https://nasional.tempo.co/read/1048279/azwar-anas-memilih-mundur-karena-hormati-pendukung-dan-pilkada>
Adapun Gerindra masih optimistis dengan poros baru. Menurut Wakil Ketua
Gerindra Jatim, Hendro, poros baru bakal mengumumkan calon di
detik-detik akhir. "Mengikuti arahan DPP," kata dia. Namun dia enggan
menyebut calon yang akan diusung.
Sejak putri Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid menolak pinangan Gerindra,
hingga kini koalisi partai ini belum memutuskan calon yang akan diusung
di Pilgub Jawa Timur. Pasangan calon yang dipastikan mendaftar adalah
Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak yang Partai Golkar, PKB, PPP dan
Nasdem. Sedangankan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul masih menunggu wakil
pengganti Abdullah Azwar Anas.
------------------------------------------------------------------------
# Mahfud MD <https://www.tempo.co/tag/mahfud-md>
# Pilgub Jatim <https://www.tempo.co/tag/pilgub-jatim>