https://bisnis.tempo.co/read/1048514/luhut-minta-susi-tidak-tenggelamkan-kapal-lagi-ini-sebabnya?
TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_9
Luhut Minta Susi Tidak Tenggelamkan Kapal Lagi,
Ini Sebabnya
Reporter:
Syafiul Hadi
Editor:
Yudono Yanuar
Senin, 8 Januari 2018 22:01 WIB
0 komentar
<https://bisnis.tempo.co/read/1048514/luhut-minta-susi-tidak-tenggelamkan-kapal-lagi-ini-sebabnya?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_9#comments>
00012
# Font:
# Ukuran Font: -
<https://bisnis.tempo.co/read/1048514/luhut-minta-susi-tidak-tenggelamkan-kapal-lagi-ini-sebabnya?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_9#font-decrease>
+
<https://bisnis.tempo.co/read/1048514/luhut-minta-susi-tidak-tenggelamkan-kapal-lagi-ini-sebabnya?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_9#font-increase>
#
#
Luhut Minta Susi Tidak Tenggelamkan Kapal Lagi, Ini Sebabnya
<https://bisnis.tempo.co/read/1048514/luhut-minta-susi-tidak-tenggelamkan-kapal-lagi-ini-sebabnya?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_9>
Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan serta Menteri
Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam pembukaan World Ocean
Summit 2017 di Sofitel, Nusa Dua, 23 Februari 2017. Tempo/Angelina Anjar
Sawitri
*TEMPO.CO, Jakarta* - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar
Pandjaitan mengatakan, sebagai menteri koordinator yang membawahi
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi
<https://www.tempo.co/tag/susi-pudjiastuti>Pudjiastuti
<https://www.tempo.co/tag/susi-pudjiastuti>, tidak menginginkan ada
penenggelaman kapal lagi tahun ini. "Cukuplah itu," ujarnya di
kantornya, Jakarta, Senin, 8 Januari 2018.
*Baca juga: 2018, Susi Pudjiastuti Larang Tangkap Ikan Pakai Pukat
Harimau
<https://bisnis.tempo.co/read/1042492/2018-susi-pudjiastuti-larang-tangkap-ikan-pakai-pukat-harimau>*
**Luhut berujar, pada tahun ini, pemerintah akan berfokus pada
peningkatan produksi. Hal tersebut bertujuan meningkatkan ekspor. "Kami
fokus bagaimana agar ekspor meningkat," katanya seusai rapat koordinasi
dengan empat menteri di bawah koordinasi kementeriannya.
Sejak menjabat pada 2014, Susi Pudjiastuti bertindak tegas dengan
menenggelamkan kapal asing yang tertangkap mencuri ikan di perairan
Indonesia.
Dalam rapat koordinasi itu, Susi terlihat meninggalkan kantor
Kementerian Koordinator Kemaritiman pukul 17.00 dan tidak bersedia
menjelaskan hasil pertemuan. Luhut baru bicara ke media sekitar pukul
19.00 setelah rapat dengan Badan Restorasi Gambut.
Luhut menyebutkan, pada tahun ini, pemerintah juga akan berfokus pada
produksi ikan di penangkaran, seperti ikan Napoleon yang ditangkarkan di
Natuna. "Itu ada 35 ribu ekor yang bisa diekspor," ucapnya.
Luhut berujar Presiden Joko Widodo atau Jokowi juga memerintahkan semua
investasi kelautan dan perikanan pada 2018, yang membawa kebaikan, harus
dilakukan. Asalkan dengan beberapa syarat, seperti teknologi yang ramah
lingkungan.
"Mau datang dari langit ke tujuh, dari neraka, atau dari mana pun
investornya, asal ramah lingkungan, tidak apa-apa," tuturnya.
Selanjutnya, kata Luhut, syarat lainnya adalah investor boleh
menggunakan tenaga asing pada tiga sampai empat tahun pertama. Namun
setelah masa tersebut investor harus menggunakan tenaga kerja dari
Indonesia.
"Monggo pakai tenaga asing, tapi harus mendidik tenaga kerja Indonesia
juga sehingga setelah tiga sampai empat tahun itu harus mayoritas tenaga
Indonesia," ujarnya.
Syarat lain yang diinginkan Jokowi adalah industri harus dari hulu ke
hilir, seperti industri nikel di Morowali dengan hasil produksi turunan
dari bahan tersebut. "Sehingga nilai tambahnya dapat dinikmati, juga
lapangan kerja sekaligus dengan tadi transfer teknologi," katanya.
Berita tentang Susi
<https://www.tempo.co/tag/susi-pudjiastuti>Pudjiastuti
<https://www.tempo.co/tag/susi-pudjiastuti> lain bisa diikuti di /Tempo.co/.
------------------------------------------------------------------------
# Susi Pudjiastuti <https://www.tempo.co/tag/susi-pudjiastuti>
# Luhut Pandjaitan <https://www.tempo.co/tag/luhut-pandjaitan>
# Kapal Asing <https://www.tempo.co/tag/kapal-asing>