I*bnu Hajar mengatakan, ”Yang sesuai dengan ajaran Nabi shallallahu ’alaihi
wa sallam adalah mengerjakan shalat gerhana di masjid. Seandainya tidak
demikian, tentu shalat tersebut lebih tepat dilaksanakan di tanah lapang
agar nanti lebih mudah melihat berakhirnya gerhana.”* (Fathul Bari, 4: 10) [
https://rumaysho.com/9038-amalan-saat-terjadi-gerhana.html ]

Sumber : https://rumaysho.com/9038-amalan-saat-terjadi-gerhana.html




http://mediaindonesia.com/news/read/142351/gerhana-bulan-langka-akan-terjadi-pada-31-januari/2018-01-25
Gerhana Bulan Langka Akan Terjadi Pada 31 Januari

Kamis, 25 January 2018 17:49 WIB Penulis: *RO/Micom *

<http://mediaindonesia.com/files/news/2018/01/frer.jpg>
<http://mediaindonesia.com/files/news/2018/01/frer.jpg>

ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

GERHANA Bulan total akan berlangsung pada 31 Januari 2018. Peristiwa ini
cukup langka karena gerhana ini terjadi saat Bulan berada dalam konfigurasi
supermoon dan bluemoon.

Dijelaskan Kepala LAPAN Thomas Djamalludin, fenomena supermoon terjadi
ketika saat purnama Bulan berada dalam jarak terdekatnya dengan Bumi
sehingga ukuran Bulan ini menjadi 14% lebih besar dan 30% lebih terang
daripada biasanya. Blue moon adalah Bulan purnama yang terjadi dua kali
dalam satu bulan kalender.

"Ketiga fenomena yang terjadi pada saat bersamaan, yaitu blue moon, super
moon, dan gerhana Bulan adalah peristiwa yang cukup langka terjadinya. Hal
ini disebabkan, peristiwa ini terakhir diamati pada 31 Maret 1866 atau 152
tahun yang lalu," ujarnya dalam siaran persnya di Jakarta, hari ini.

Ia menjelaskan, gerhana bulan terjadi ketika saat Bulan purnama Bumi
menutupi Bulan sehingga Bulan tertutupi oleh bayangan Bumi. Orbit Bulan
mengelilingi Bumi berbentuk elips sehingga jarak Bumi dengan Bulan selalu
berubah, dan saat Bulan berada di titik terdekat (perigee) dengan Bumi
bertepatan dengan Bulan purnama terjadilah supermoon.

Fenomena yang berlangsung pada tanggal 31 Januari 2018 diawali dengan
gerhana sebagian, diikuti dengan gerhana total, gerhana parsial lagi, dan
Bulan sepenuhnya terlepas dari bayangan Bumi. Tidak seperti gerhana
Matahari yang hanya bisa diamati di daerah yang sangat terbatas, gerhana
Bulan ini bisa diamati dari sebagian besar permukaan Bumi, yaitu dari
daerah Amerika Utara, Samudera Pasifik, Siberia Timur dan Asia. Namun,
gerhana ini tidak akan terlihat dari sebagian besar Amerika Selatan dan
Afrika.

"Proses gerhana Bulan ini terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu tahap
gerhana parsial, gerhana total, dan gerhana parsial. Proses gerhana
berlangsung sekitar empat jam," ujar Thomas.

Di daerah Indonesia waktu Indonesia bagian barat tahap-tahap gerhana Bulan
ini bisa dilihat seperti berikut, Awal gerhana parsial terjadi pada 18:48
WIB, Awal gerhana total terjadi pada 19:52 WIB, Puncak gerhana terjadi pada
20:30 WIB, Akhir totalitas terjadi pada 21:08 WIB, Akhir gerhana terjadi
pada parsial 22:11 WIB. (OL-7)

Kirim email ke