https://www.antaranews.com/berita/681522/bamsoet-ajak-petani-wujudkan-
nawacita-bidang-pangan
Bamsoet ajak petani wujudkan
nawacita bidang pangan
Senin, 29 Januari 2018 22:37 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo. (ANTARA /Wahyu Putro A) ()
Jakarta (ANTARA News) - Ketua DPR. RI Bambang Soesatyo mengajak para
petani mewujudkan nawacita di bidang pertanian dengan turut serta pada
panen raya yang dipusatkan di Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Musi
Banyuasin, Sumatera Selatan, Senin.
Panen raya padi tersebut juga dihadiri, Menteri Pertanian Amran
Sulaiman, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Kepala Staf Presiden (KSP)
Moeldoko, serta tamu undangan lainnya.
Bamsoet, panggilan akrab Bambang Soesatyo, dalam sambutannya mengatakan,
produksi padi nasional pada 2017 ?mencapai 81.382.451 ton.
Produksi padi tersebut meningkat 2,56 persen dibanding produksi padi
tahun 2016 yakni 79.354.767.
"Peningkatan produksi padi secara nasional ini tentu sangat
menggembirakan kita semua," katanya.
Politisi Partai Golkar ini menegaskan, Indonesia sebagai negara agraris
memiliki lahan pertanian yang sangat luas, tentunya produksi padi juga
sangat besar.
Namun, terus bertambahnya jumlah penduduk, kata dia, saat ini terjadi
kesenjangan antara stok beras dari petani dengan kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bamsoet mengajak para petani untuk dapat
meningkatkan produksinya sehingga dapat memenuhi stok beras yang menjadi
kebutuhan masyarakat.
"Produksi padi yang memenuhi kebuthan nasional, sehingga dapat terwujud
nawacita di bidang pertanian," katanya.
Menurut Bamsoet, Nawacita Presiden Joko Widodo di bidang pertanian,
salah satunya adalah terciptanya swasembada pangan untuk lima komoditas
utama dalam jangka waktu lima tahun.
Karena itu, panen raya padi pada hari ini, kata dia, adalah ikhtiar
nyata untuk mewujudkan swasembada pangan tersebut.
Bamsoet optimistis, sektor pertanian di Indonesia akan lebih maju
sehingga para petaninya yang merupakan pejuang tanpa tanda jasa, dapat
hidup sejahtera.
Pada kesempatan tersebut, Bamsoet juga mendesak Pemerintah agar segera
mewujudkan program peningkatan rasio lahan pertanian dari 0,3 hektar per
kepala keluarga menjadi 2 hektar per kepala keluarga, sehingga dapat
meingkatkan produksi padi sekaligus meningkatkan penghasilan petani.
Pewarta: Riza Harahap
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018