Si Chan ngomong soal bangunan liar yang tidak memenuhi syarat keamanan,
etc.....kayak-kayak pihak penguasa prihatin akan nasib rakyat miskin!!! dulu
pernah terjadi kebakaran di asrama buruh; buruh tidak bisa keluar menyelamatkan
diri karena pintu dikunci oleh majikan!!! Rupanya dia nggak ngerti apa sebab
100 juta buruh migran digusur... krisis ekonomi yang sudah menyebabkan jutaan
buruh tidak punya kerjaan...Nah inilah yang si Chan tidak mau lihat dan akui!!!
Krisis ekonomi, bung!!! ekonomi Tkk juga melambat!!! Dengan proteksionisme AS,
akan semakin kecil pasar AS. UNTUNGNYA bagi Tkk kapitalis, pemerintah ASEAN
yang bego, seperti di tanah air kita sendiri, malah dengan senang hati
mempergencar free trade (Jokowi minta dipercepat penerapannya), dan dengan
begitu membunuh ekonomi nasional. Di film itu juga sempat ditayangkan kata-kata
si bapak yang bilang penguasa hanya mikirin orang kaya...sama sekali tak
perduli dengan orang miskin!!! Sudah begitu gamblang keadaan rakyat miskin yang
sama sekali tidak ada perlindungan, tapi si remo ini tetap saja ngeyel...
dikiranya bisa "menegakkan benang basah"... Busyeeet!!
On Friday, February 2, 2018 8:50 AM, "ajeg [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> wrote:
"maju terus kemana???"
Untuk Indonesia pertanyaan ini lebih sulit dicari jawabannya
karena masih banyak yang tidak bisa membedakan antara
maju dan modern. Ada jalan tol, mall, Starbuck's, Lamborghini,bahkan atlet
naturalisasi dsb., disangka sudah kemajuan.
--- jetaimemucho1@... wrote:
Ooooo, bangunan liar seperti di Jakarta, ya!? Wow, gila juga 100 juta
orang tinggal di bangunan liar selama puluhan tahun!!! Kata si Chalik, Tkk akan
maju terus!!! Memang betul siapapun tidak akan ada yang menghalangi. Iya bung,
maju terus kemana??? Paling-paling berkompetisi dengan sesama imperialis,
rebutan pasar, rebutan pengaruh ekonomi, rebutan SDA dan SDM....Dan siapa yang
beruntung??? Selalu kaum pemodal, para milyuner dan bilyuner, kelas suci yang
disayang su Chan!! Jangan dirampas modalnya!!! Jaman Mao, miskin nggak punya
mobil, tapi jelas tidak akan ada anak disuruh jaga-jaga, begitu ngelihat
centeng-centeng , uuuuh cepet-cepet diberesin jualannya, kalau nggak akan
dirampas..... Orang jualan untuk cari hidup dibuat stresss membela mata
pencahariannya. Kok persis seperti di Indonesia, ya??? Ternyata di Indonesia
juga ada sosialisme a la Jokowi??!!!
On Friday, February 2, 2018 1:14 AM, Chan CT wrote:
Aaachh, ... ini nenek dalam tempurung bisanya cuma cuap-cuap tanpa juntrung!
Pemberitaan ini jelas dalam rangka PENERTIBAN KOTA setelah terjadi kebakaran
yang menjatuhkan korban belasan penghuninya! Pembangunan liar yg TANPA
PENGESAHAN resmi Dept. Perumahan, bangunan liar yang tidak memenuhi syarat
keamanan, pencegahan kebakaran, ... Yang menjadi masalah, dalam menjalankan
ketentuan ada saja semeentara pejabat yg jalan pemikirannya tidak bedanya spt
kamu itu, RADIKAL! Main dobrak saja, ... tanpa memikirkan dengan baik
pengaturan selanjutnya setelah rumah/flat liar itu dibongkar! Setidaknya bisa
dikatakan, tanpa memberi kelonggaran waktu cukup agar mereka bisa menemukan
jalan keluar yang baik dan bagi sementara orang yg kesulitan juga perlu BANTUAN
pemerintah. Mengapa? Karena saya yakin, bangunan perumahan begitu bisa terjadi,
tentunya sudah di”IYA”kan oleh oknum atau pejabat korup! Tanpa backing pejabat,
bagaimana pengusaha perumahan itu berani bangun dengan keluarkan modal tidak
sedikit?! Tapi Neng, kenapa kamu selalu melihat nila yg setitik itu jadi rusak
susu sebelangga??? TIDAK MAMPU melihat mana yang pokok, hasil positif atau
negatif, ... Cobalah dilihat secara logika saja, kalau saja orang yang digusur
dari bangunan-liar itu bisa dikatakan benar lebih 100 juta rakyat Tk kehilangan
tempat tinggalnya, tentu dibanyak kota-kota akan terlihat keluarga keleleran
tinggal di taman dan kolong jembatan. Apa kenyataannya begitu??? TENTU SAJA
TIDAK! Saya yakin, mayoritas mutlak orang-orang yang digusur dari bangunan-liar
itu, sebagaimana yang ditayangkan juga oleh NHK, nampak mereka sedang angkut
perabotan rumah PINDAH dengan baik-baik. Artinya mereka sudah BERHASIL
mendapatkan jalan keluar untuk tinggal ditempat lain, ... hanya sebagian kecil
orang saja yg BENAR-BENAR terbentur tidak tahu harus kemana! Nah, ...... coba
bisa tidak kamu lacak konkritnya ada berapa orang yang kesulitan dan sampai
sekarang ini belum dapatkan pemecahan yg baik? Nenek yg bisanya maki REMO,
KAPITALIS, ... sampai mulut berbusa-busa, berkacamata kuda sehingga tidak mampu
melihat kenyataan proses peristiwa lebih menyeluruh! Yang dicomot sepotong utk
gebuk Tiongkok yg kenyataan masih terus maju, lebih maikmur dan lebih jaya, ...!
From: Tatiana Lukman
Oh...oh...oh rakyat Tiongkok yang sudah diangkat dari kemiskinan, begitu kata
si Chan remo. Rakyat makmur tapi kok digusur??!! Buat Chalik: apa ini
teori-teorian...Ini KENYATAAN JELAS DAN GAMBLANG!!!Jangan chawatir, mulut saya
tidak akan berbusa-busa....... cukup mengklik!!! Mudah-mudahan bersedia sabar
dan nonton sampai habis dan bahasa Inggrisnya cukup untuk mengerti dengan baik
film dokumenter ini... Kalau mau keluar dari tempurung revisionis, tonton film
ini!! Tidak perlu memamerkan bangunan-bangunan dan mall yang megah-megah!!
Dikiranya orang buta seperti dirinya sehingga tidak mampu melihat skyscraper di
Tkk!! Yang harus dicari dan dilihat adalah apa yang ada DIBELAKANG semua
kemegahan itu???? Dan social cost nya untuk membangun semua itu!!!Dan ingat
orang yang bikin dokumenter ini juga harus melakukan "self-censorship", nggak
bisa semuanya ditunjukkan dan semuanya dibicarakan. 100 juta orang Tiongkok
kehilangan tempat tinggalnya...100 Million Chinese Lose Their Homes ( NHK
documentary)
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
100 Million Chinese Lose Their Homes ( NHK documentary)
This NHK documentary deal with the Chinese people, the poor Chinese people of
Chin a who are being exiled from ma... |
|
|
|
Published on Jan 25, 2017This NHK documentary deal with the Chinese people,
the poor Chinese people of China who are being exiled from major cities. They
are being thrown out by a corrupt roofless communist government and order to
make room for communist members and those who have big money good and jobs.
Remember when you see these kind of documentaries coming out of this communist
government the documentary producers or filmmakers are being monitor and are
not free to report everything they want. Filmmakers on this documentary has
some livery to report, but if things look bad in the documentary can you
imagine the stuff that Filmmakers were not able to report on. See documentary
and enjoy and I hope you become a subscribe, please pray for the people of
China .
#yiv3270149401 #yiv3270149401 -- #yiv3270149401ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-mkp #yiv3270149401hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-mkp #yiv3270149401ads
{margin-bottom:10px;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-mkp .yiv3270149401ad
{padding:0 0;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-mkp .yiv3270149401ad p
{margin:0;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-mkp .yiv3270149401ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-sponsor
#yiv3270149401ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-sponsor #yiv3270149401ygrp-lc #yiv3270149401hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-sponsor #yiv3270149401ygrp-lc .yiv3270149401ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv3270149401 #yiv3270149401actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv3270149401
#yiv3270149401activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv3270149401
#yiv3270149401activity span {font-weight:700;}#yiv3270149401
#yiv3270149401activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv3270149401 #yiv3270149401activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv3270149401 #yiv3270149401activity span
span {color:#ff7900;}#yiv3270149401 #yiv3270149401activity span
.yiv3270149401underline {text-decoration:underline;}#yiv3270149401
.yiv3270149401attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv3270149401 .yiv3270149401attach div a
{text-decoration:none;}#yiv3270149401 .yiv3270149401attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv3270149401 .yiv3270149401attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv3270149401 .yiv3270149401attach label a
{text-decoration:none;}#yiv3270149401 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv3270149401 .yiv3270149401bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv3270149401
.yiv3270149401bold a {text-decoration:none;}#yiv3270149401 dd.yiv3270149401last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3270149401 dd.yiv3270149401last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv3270149401
dd.yiv3270149401last p span.yiv3270149401yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv3270149401 div.yiv3270149401attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv3270149401 div.yiv3270149401attach-table
{width:400px;}#yiv3270149401 div.yiv3270149401file-title a, #yiv3270149401
div.yiv3270149401file-title a:active, #yiv3270149401
div.yiv3270149401file-title a:hover, #yiv3270149401 div.yiv3270149401file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv3270149401 div.yiv3270149401photo-title a,
#yiv3270149401 div.yiv3270149401photo-title a:active, #yiv3270149401
div.yiv3270149401photo-title a:hover, #yiv3270149401
div.yiv3270149401photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv3270149401
div#yiv3270149401ygrp-mlmsg #yiv3270149401ygrp-msg p a
span.yiv3270149401yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv3270149401
.yiv3270149401green {color:#628c2a;}#yiv3270149401 .yiv3270149401MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv3270149401 o {font-size:0;}#yiv3270149401
#yiv3270149401photos div {float:left;width:72px;}#yiv3270149401
#yiv3270149401photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv3270149401
#yiv3270149401photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv3270149401
#yiv3270149401reco-category {font-size:77%;}#yiv3270149401
#yiv3270149401reco-desc {font-size:77%;}#yiv3270149401 .yiv3270149401replbq
{margin:4px;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-mlmsg select, #yiv3270149401 input, #yiv3270149401 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-mlmsg pre, #yiv3270149401 code {font:115%
monospace;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-mlmsg #yiv3270149401logo
{padding-bottom:10px;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-msg
p#yiv3270149401attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-reco #yiv3270149401reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-sponsor
#yiv3270149401ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-sponsor #yiv3270149401ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-sponsor #yiv3270149401ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv3270149401 #yiv3270149401ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv3270149401
#yiv3270149401ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv3270149401