https://nasional.tempo.co/read/1066404/muhaimin-soal-poros-baru-jika-gagal-jadi-cawapres-
jokowi?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4
Muhaimin Soal Poros Baru Jika Gagal Jadi
Cawapres Jokowi
Reporter:
Antara
Editor:
Widiarsi Agustina
Minggu, 4 Maret 2018 08:37 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1066404/muhaimin-soal-poros-baru-jika-gagal-jadi-cawapres-jokowi?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4#comments>
504516
#
#
#
#
Presiden Joko widodo (tengah) didampingi Ketua umum PKB Muhaimin
(kanan),saat menggunakan Kereta Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, 2
Januari 2018. Kereta Bandara sudah resmi dioperasikan untuk umum dengan
tarif Rp 70.000 untuk 1 kali perjalanan. Tempo/ Fakhri Hermansyah
<https://statik.tempo.co/data/2018/01/02/id_673561/673561_720.jpg>
Presiden Joko widodo (tengah) didampingi Ketua umum PKB Muhaimin
(kanan),saat menggunakan Kereta Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, 2
Januari 2018. Kereta Bandara sudah resmi dioperasikan untuk umum dengan
tarif Rp 70.000 untuk 1 kali perjalanan. Tempo/ Fakhri Hermansyah
*TEMPO.CO*, *JOMBANG* - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Muhaimin Iskadar <https://www.tempo.co/tag/muhaimin-iskandar> masih
enggan menjelaskan terkait dengan rencana PKB yang akan membuat poros
baru untuk Pemilu Presiden 2019, jika dirinya gagal menjadi bakal Calon
Wakil Presiden atau Cawapres Jokowi
<https://www.tempo.co/tag/cawapres-jokowi>ataupun Prabowo Subianto.
"Itu inisiatif teman-teman yang ingin membawa demokrasi ini dinamis.
Tentu kami saling mendoakan. PKB belum mengambil sikap," kata Muhaimin
di sela-sela kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-2, alumni Pondok
Pesantren Al Falah Ploso di Pondok Pesantren Mamba'ul Maarif Denanyar,
Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu 3 Maret 2018 malam.
Muhaimin menegaskan, hingga kini PKB belum ada pembicaraan serius dengan
sejumlah partai terkait dengan pencalonan dirinya ikut Pemilu Presiden
2019. Ia hanya menegaskan, PKB tidak menutup kemungkinan untuk
komunikasi dengan partai manapun yang mempunyai visi yang dinilai sama.
BACA: Pilpres 2019, Kelompok Ini Sudah Bergerilya Demi Jokowi -Muhaimin
<https://nasional.tempo.co/read/1055748/pilpres-2019-kelompok-ini-sudah-bergerilya-demi-jokowi-muhaimin>
"Belum ada pembicaraan. Kami tidak tutup komunikasi dengan siapapun.
Namun, belum ada komunikasi dan saya hanya ikut takdir Allah saja
(menjadi calon Wakil Presiden)," kata dia.
Sebelumnya, PKB berencana membuat poros baru untuk Pemilihan Presiden
(Pilpres) 2019 jika Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar ditolak menjadi
calon Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo atau Prabowo Subianto.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPP PKB Muhammad Lukman Edy di Jakarta.
Ia mengatakan sampai saat ini PKB sudah menawarkan Cak Imin agar menjadi
calon Wakil Presiden mendampingi Jokowi serta Prabowo.
Lukman tidak menampik ada rencana pertemuan antara Cak Imin dengan
Prabowo. Namun ia belum dapat memastikan waktu dan tempat pertemuan
antara kedua ketua umum partai tersebut.
Isu pencalonan Muhaimin sebagai Cawapres Jokowi
<https://www.tempo.co/tag/cawapres-jokowi>memang santer. Hingga kini,
sejumlah baliho, poster hingga spanduk dukungan agar Cak Imin menjadi
calon Wakil Presiden banyak bertebaran, termasuk di Jatim.
Nama Muhaimin <https://www.tempo.co/tag/muhaimin-iskandar> juga masuk
dalam bursa calon Wakil Presiden potensial untuk Pemilu Presiden 2019.
------------------------------------------------------------------------