Cap Go Meh 2018 di Kawasan Glodok Gelorakan Pesan Persatuan
Senin, 5 Maret 2018 | 8:17

http://sp.beritasatu.com/home/cap-go-meh-2018-di-kawasan-glodok-gelorakan-pesan-persatuan/123060

Charles Honoris. [Istimewa] 

Berita Terkait

  a.. Atraksi Barongsai Cap Go Meh Ramaikan Bandung 
  b.. Ribuan Warga Padati Perayaan Cap Go Meh 
  c.. Tarian Dari Taiwan Meriahkan Cap Go Meh 
  d.. 1.477 Peserta Meriahkan Karnaval Cap Go Meh Glodok 
  e.. Glodok Jadi Pusat Perayaan Cap Go Meh
[JAKARTA] Cap Go Meh 2018 yang dirayakan sejak Sabtu (3/3) di Kawasan Glodok 
segera berakhir. Peringatan 15 hari setelah Imlek yang dirayakan etnis Tionghoa 
setiap tahunnya pada kali ini menggelorakan pesan persatuan.

Ketua Dewan Pembina Acara Cap Go Meh 2018, Charles Honoris , dalam sambutannya 
menekankan, eksistensi etnis Tionghoa di Indonesia sudah tercatat sejak ratusan 
tahun yang lalu pada zaman nusantara.

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI-P itu mengingatkan pesan persatuan dengan 
mengutip pidato Bung Karno dalam sidang BPUPKI 1 Juni 1945, yang menekankan 
bahwa bangsa Indonesia bukan milik satu golongan semata tetapi semua etnis yang 
tersebar dari Sabang sampai Merauke.

"Etnis Tionghoa sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Cap Go Meh merupakan bagian 
dari budaya nusantara," kata Charles menyampaikan sambutannya di Panggung Utama 
Karnaval Cap Go Meh 2018, di Glodok, Jakbar, Minggu (4/3).

Adapun penggalan pidato Bung Karno yang dikutip Charles berbunyi, 
"Saudara-saudara yang bernama kaum kebangsaan yang di sini, maupun 
Saudara-saudara yang dinamakan kaum Islam, semuanya telah mufakat, bahwa bukan 
negara yang demikian itulah kita punya tujuan. Kita hendak mendirikan suatu 
Negara semua buat semua. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik 
golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, tetapi semua buat semua".

Menko PMK Puan Maharani yang turut memberi sambutan menyampaikan apresiasinya 
terhadap pelaksanaan Kirab Budaya Cap Go Meh 2018, yang memuat semua unsur 
budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

Menteri Puan, bersama Charles dan Agum Gumelar ikut merayakan karnaval dengan 
menaiki mobil hias yang dibentuk menyerupai kapal Cheng Ho.

Selain Puan, acara tersebut juga dihadiri Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD 
Oesman Sapta Odang, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan anggota Wantimpres Agum 
Gumelar.

Karnaval Cap Go Meh 2018 dimulai dari Petak Sembilan mengitari Gajah Mada yang 
panjangnya sekitar 5 km. Panggung utama berada persis di depan LTC Gajah Mada. 
Kontan, jalur dari arah Stasiun Kota-Gajah Mada ditutup.

Di bibir jalan, warga terlihat antusias menyaksikan karnaval. Selain barongsai, 
terdapat pula tarian Reog Ponorogo, Papua, dan Batak. [E-11]


Kirim email ke