http://forum.detik.com/pertumbuhan-ekonomi-cuma-5-jumlah-utang-ri-tak-lagi-wajar-t1679901.html?_ga=2.174399394.185681342.1521138527-810561165.1521138527
Kaum taiks berusaha membuat kebohongan dengan mengatakan penambahan
hutang gak masalah benarkah demikian?
*
Pertumbuhan Ekonomi Cuma 5%, Jumlah Utang RI Tak Lagi Wajar *
Jakarta - Jumlah utang pemerintah Indonesia hingga akhir Januari 2018
telah mencapai kisaran Rp 3.958,7 triliun. Dengan capaian tersebut,
rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia kini telah
menyentuh angka 29,2%.
Direktur Institute for Development of Economics and Finance ( INDEF)
Enny Sri Hartati mengatakan jumlah utang tersebut termasuk dalam
kategori kontra produktif dengan kondisi perekonomian Indonesia saat
ini. Pasalnya dengan jumlah utang yang telah ditarik itu, pertumbuhan
ekonomi Indonesia hanya berada di kisaran 5%. Hal ini dianggap tak
menunjukkan adanya produktifitas dari jumlah utang yang telah dihasilkan.
"Kalau dilihat dari segi keamanan utang kita, ini sudah kontra
produktif. Di samping juga ukuran dari kesehatan fiskal pemerintah
sendiri. Kalau modal ditambah utang kok malah keseimbangan primernya
defisit (APBN) itu pasti sudah nggak sehat," katanya kepada detikFinance
saat dihubungi, Rabu (14/3/2018).
Untuk itu, menurut Enny ukuran aman atau tidaknya utang Indonesia tak
bisa dilihat hanya membandingkannya dengan PDB saja. Jumlah PDB
Indonesia yang besar memang menjadi modal yang kuat bagi pemerintah
untuk bisa terus menambah utang.
Namun PDB yang besar tersebut terhitung biasa saja jika dilihat dari
jumlah populasi dan wilayah Indonesia yang besar dan luas. Tapi jika PDB
yang besar namun tak diimplementasikan lewat pertumbuhan ekonomi yang
tinggi pula, maka hal itu pun perlu menjadi lampu kuning.
"Seperti China, India, itu kan populasinya besar, tapi bedanya mereka
punya pertumbuhan yang tinggi. Negara-negara yang populasinya besar itu
tidak cukup kalau pertumbuhan ekonominya hanya 5%. China 6% lebih, India
bahkan pernah 8%. Jadi negara yang populasinya besar itu minimal
ekonominya tumbuh di atas 6%," kata Enny.
"Beda dengan negara-negara seperti Jepang, AS yang kalau tumbuh 3% itu
sudah stabil. Jadi membandingkannya itu harus apple to apple,
populasinya yang sizenya juga besar," tambahnya.
So.. Monggo kalo masih mau didebat