----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA_In
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 16 Maret 2018 07.33.43 GMT+1Judul:
[GELORA45] Tsamara Amany: Ada yang Mau Adu Domba PSI dengan PDIP
Tsamara Amany: Ada yang Mau Adu Domba PSI dengan PDIP
Reporter:
Imam Hamdi
Editor:
Kodrat Setiawan
Jumat, 16 Maret 2018 13:27 WIB
Tsamara Amany. Instagram.com
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany
mengatakan ada pihak yang ingin mengadu domba partainya dengan PDI Perjuangan.
Indikasinya, dibukanya kembali jejak digital Tsamara di media sosial.
"Ada yang mau mencoba mengadu domba kami dengan PDIP, sebagai pendukung
Presiden Joko Widodo," kata Tsamara di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat, 16
Maret 2018.
Baca juga: Tsamara Amany Jelaskan Soal Cuitan Lawas Tentang Megawati
Pada 2015, Tsamara mencuit "Megawati akan dimakan kesombongannya sendiri..."
dan "Pak Jokowi, inilah saatnya ambil alih PDIP." Menurut Tsamara, potongan
pernyataan tersebut dia tulis karena emosional kepada Ketua Umum PDIP Megawati
Soekarnoputri, yang menyebut Jokowi -sapaan Joko Widodo- sebagai petugas partai.
Saat itu, Tsamara masih berusia 18 tahun, yang sedang getol mengomentari isu
politik. "Saya anak 18 tahun yang asal ceplas ceplos. Ingin komentar saja..
Apalagi dalam membela Pak Jokowi," ucapnya.
Tsamara mengatakan perbuatannya saat itu, tidak bijak. Saat ini, dia sedang
berproses untuk menjadi lebih bijak. "Saat komentar itu saya juga tidak
berafiliasi dengan partai politik. Memang benar itu twit saya."
Menurut dia, jejak digitalnya di media sosial sengaja kembali digaungkan untuk
memecah belah partai. Namun, setelah berada di dalam partai, Tsamara memahami
cara mengkritisi yang lebih baik. "Ini bukan lagi ingin menyerang personal.
Tapi, sudah ingin memecah partai," ucapnya.
Selain itu, ia menepis adanya poster hoax yang beredar di media sosial dengan
menampilkan fotonya dengan lambang PSI, yang dibubuhi kalimat "Megawati Tak
Pantas Pimpin PDIP." "Itu bukan poster dari saya. Nama saya saja salah
dibuatnya. Nama saya Tsamara Amany. Pakai Y. Bukan Tsamara Amani, seperti
tertulis di poster itu."
Tempo berupaya menghubungi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal pernyataan
Tsamara Amany.Namun hingga berita diturunkan Hasto belum merespons pesan yang
dikirim Tempo.