Berita lama:
 ---
 Rabu, 05 Maret 2014
 Kisah Kedekatan Artidjo Alkostar dan FPI 
http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5316077b9decb/kisah-kedekatan-artidjo-alkostar-dan-fpi
 Artidjo pernah jadi penasihat dan ketua departemen hukum dan HAM FPI.
 
 ALI
 1 
http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5316077b9decb/kisah-kedekatan-artidjo-alkostar-dan-fpi#komentar
 

 

 

 

 

 Sejumlah tokoh dikumpulkan oleh Ikatan Alumni Universitas Islam Indonesia 
(UII) untuk memberi testimoni terhadap Hakim Agung Artidjo Alksotar. 
Tokoh-tokoh itu di antaranya adalah Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, mantan 
Ketua MK Mahfud MD, Ketua KY Suparman Marzuki, hingga Imam Besar Front Pembela 
Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
 
Loh, apa hubungannya Habib Rizieq atau FPI dengan Artidjo Alkostar?
 
Habib Rizieq mengungkapkan bahwa Artidjo merupakan kawan lama dan pernah 
menjadi bagian dari FPI.
 
“Bila ada orang yang bilang bahwa sosok pak Artidjo itu adil dan jujur. Saya 
tak kaget karena begitu karakter awal beliau ketika saya mengenalnya,” ujarnya 
dalam diskusi ‘Harapan Penegakan Hukum, Fenomena Artidjo Alkostar’ di Jakarta, 
Selasa (4/3).
 
Habib Rizieq mengaku sudah dekat dengan Artidjo ketika dia mendirikan FPI. 
Lalu, pada perkembangannya, Artidjo mengaku mendengar tingkah laku FPI yang 
diberitakan ‘garang’ dan tidak taat hukum oleh sejumlah media. “Beliau langsung 
tabayyun (klarifikasi,-red). Beliau tak mau menjadi korban media,” ujarnya.
 
“Karenanya, saya yakin betul, beliau tak akan tersesat oleh opini media ketika 
menjatuhkan putusannya sebagai hakim,” tambah Habib Rizieq. 
 
Kala itu, Artidjo langsung datang ke markas FPI di daerah Petamburan, Jakarta 
Pusat. Di sana, Artidjo diskusi berjam-jam dengan pengurus FPI. Artidjo juga 
tak segan-segan menyampaikan kritikan secara langsung kepada FPI. Tak hanya 
kritik, Artidjo juga memberi beberapa solusi kepada FPI.
 
“Akhirnya, kami minta beliau menjadi penasihat hukum kami (FPI,-red). Dan 
beliau juga memberikan pendidikan penyadaran hukum kepada pengurus FPI,” ungkap 
Habib Rizieq.
 
Artidjo cukup rajin dengan seminggu sekali datang ke markas FPI. Ini berdampak 
positif bagi para pengurus FPI. “Kami yang tadinya tak tahu KUHP jadi tahu. 
Kami jadi tahu KUHAP dan Konstitusi,” ujarnya.
 
Tak berhenti di situ. Habib Rizieq pun meminta agar Artidjo memimpin Departemen 
Hukum dan HAM FPI. Jabatan ini diembannya hingga Artidjo diangkat sebagai hakim 
agung.
 
“Beliau lalu dipromosikan sebagai hakim agung. Kami pun tahu diri. Kami 
merelakannya menjabat sebagai hakim agung. Semoga mudah-mudahan pak Artidjo 
bisa menjadi pemimpin MA dan membenahi MA. Beliau seorang ahli hukum dan muslim 
yang taat. Mudah-mudahan istiqomah hingga akhir hayat,” ujarnya.
 
Siap Back Up
Habib Rizieq mengutarakan adanya suap kepada sejumlah penegak hukum membuat 
masyarakat sudah tak lagi percaya kepada proses hukum. Ia melihat masyarakat 
sudah memandang miring proses penegakan hukum di Indonesia. Meski begitu, Ia 
mengatakan masyaraka masih berharap dan merindukan kehadiran sosok langka 
seperti Artidjo Alkostar.
 
Ia menambahkan lewat gebrakan-gebrakannya melalui putusan yang cukup berani, 
kehadiran Artidjo sudah mulai memenuhi harapan masyarakat itu. Karenanya, ia 
menuturkan bahwa kehadiran sosok seperti Artidjo ini harus dijaga secara 
bersama-sama.
 
“Sosok-sosok langka seperti Artidjo ini harus kita back up. Biar ke depan bisa 
lahir ribuan Artidjo Alkostar lainnya,” ujarnya.

 

 

 

 

Kirim email ke