----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Tsasando' [email protected] 
[wahana-news] <[email protected]>Kepada: 'Yahoo! Inc.' 
<[email protected]>Terkirim: Selasa, 27 Maret 2018 05.38.43 
GMT+2Judul: [wahana-news] Wiranto dan Komnas HAM Bahas Persoalan HAM Masa Lalu
     


http://mediaindonesia.com/read/detail/147576-wiranto-dan-komnas-ham-bahas-persoalan-ham-masa-lalu
 
  
 
Wiranto dan Komnas HAM BahasPersoalan HAM Masa Lalu
 
Penulis: Golda EksaPada: Jumat, 02 Mar 2018 
 
  
 
KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) danpemerintah sepakat untuk 
membangun satu komunikasi positif guna membahaspenyelesaian sejumlah kasus HAM, 
termasuk upaya penyelesaian pelanggaran HAMberat masa lalu.
 
Demikian dikatakan KetuaKomnas HAM Ahmad Taufan Damanik seusai bertemu Menteri 
Koordinator BidangPolitik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, di Kantor Kemenko 
Polhukam, Jakarta,Jumat (2/3).
 
"Nanti ada pertemuanlagi yang lebih teknis terkait dengan penanganan isu 
tertentu. Misalnya,dinamika politik pilkada, pilpres, dan akan ada kerja sama 
yang teknismengatasi kemungkinan diskriminasi, hate speech di masyarakat," 
ujarnya.
 
  
 
Ahmad yang datang bersama beberapa komisioner Komnas HAMperiode 2017-2022, 
menjelaskan pihaknya tidak hanya menyoroti kasus pelanggaranHAM berat masa 
lalu. Komnas HAM juga membicarakan upaya mengantisipasi dugaanpelanggaran HAM 
yang berkembang belakangan ini, seperti intoleransi, konflikagraria, dan 
perkara lainnya.
 
"Jadi kita masih bicaraumum, ya. Intinya semua sepakat penanganan ini jadi 
tugas bersama di bawahkepemimpinan Presiden. Kita tadi tidak bicara kasus 
perkasus, itu belum,"ujar dia.
 
Wiranto menambahkan hasilpembicaraan yang cukup panjang dengan para komisioner 
Komnas HAM, sepertirencana penyelesaian masalah HAM secara bersama-sama 
diharapkan dapat berjalandengan satu semangat dan kerja sama untuk mengawal 
negeri.
 
"Kita bisa mengawalnegeri ini untuk tetap dalam kondisi aman dan damai, 
sehingga bisa memfokuskanperhatian kita pada hal-hal yang menyangkut 
pembangunan nasional untukkepentingan bangsa dan negara."
 
Bahkan, imbuh dia, pemerintahjuga segera menunjuk petugas penghubung yang 
diberi mandat untuk memberikaninformasi yang akurat. Apabila terbangun satu 
semangat bersama dan satupemahaman yang sama, maka penyelesaian berbagai 
masalah di negeri menjadikeniscayaan.
 
"Pemerintah ini, kanjuga memahami betul masalah kemanusiaan. Pemerintah itu 
benar-benar denganacuan UUD kita sangat menghormati HAM, sehingga semua 
langkah-langkah, sertatindakan tidak terlepas soal hal itu," tandasnya. (OL-3)
     

Kirim email ke