Forum Perdagangan dan Investasi Satu Sabuk Satu Jalan Akan Digelar
2018-03-30 12:40:39 CRI
Forum Perdagangan dan Investasi Satu Sabuk Satu Jalan akan digelar di
Beijing pada tanggal 12 April 2018. Hal ini diumumkan oleh Dewan Promosi
Perdagangan Internasional Tiongkok pada hari Kamis (29/03). Menurut informasi,
forum ini dihadiri sekitar 600 wakil dari 70 negara dan daerah.
Forum kali ini diselenggarakan oleh Dewan Promosi Perdagangan
Internasional Tiongkok, Kamar Dagang Internasional Tiongkok dan Asosiasi Kamar
Dagang Dunia dengan tema Melepas Potensi, Menikmati Masa Depan Bersama.
Data menunjukkan, pada bulan Januari dan Februari 2018, impor dan ekspor
Tiongkok terhadap negara-negara sepanjang Satu Sabuk Satu Jalan terus bertumbuh
dengan pesat, dengan volume total 1,26 triliun Yuan RMB, meningkat 21,9%, lebih
tinggi 5,2% dari tingkat pertumbuhan keseluruhan. Situasi ekonomi dan
perdagangan di sepanjang Satu Sabuk Satu Jalan sedang berkembang secara kuat.
Direktur Jenderal Departemen Kerja Sama dan Pengembangan Kamar Dagang
Internasioanl Tiongkok Sun Xiao mengatakan, dengan latar belakang pertumbuhan
ekonomi global yang tidak memadai dewasa ini, pentingnya kerja sama perdagangan
dan kerja sama Satu Sabuk Satu Jalan semakin menonjol, di samping perlunya
menghormati target perkembangan setiap negara, juga perlu mendorong globalisasi
ekonomi yang lebih dinamis, inklusif dan berkelanjutan, mendorong kebebasan dan
kemudahan perdagangan dan investasi, menentang proteksionisme, mendorong kerja
sama perdagangan Satu Sabuk Satu Jalan agar berjalan lancar, serta mewujudkan
kerja sama menang bersama (win-win).
Belakangan ini, timbul ketegangan di bidang perdagangan antara Tiongkok
dan AS, berkenaan dengan hal ini, Sekjen Kamar Dagang Internasional Yu Jianlong
menyatakan, atas nama kalangan industri dan perdagangan Tiongkok, Kamar Dagang
Internasional Tiongkok dengan tegas menentang tindakan proteksionisme yang
diambil oleh pemerintah AS. Tindakan proteksionisme AS akan mengganggu
kenormalan tata tertib perdagangan internasional, dan mengakibatkan kerugian
besar yang tak terhitung bagi kalangan industri dan perdagangan Tiongkok-AS,
serta bagi para konsumen dan buruh.
Yu Jianlong menyatakan, pada forum kali ini, hampir dua pertiga peserta
adalah perwakilan asing, dan di antaranya terdapat banyak wakil AS.