Benar bung Karma.
Dulu juga Winsemius dari negeri Belanda, yang dikirim World Bank bantu
Singapore, usul pada Lee Kuan yew dan Dr.Goh Keng Swee supaya buka sekolah
teknik elektronika. Begitu murid2nya sudah di kelas 3, dan dalam tahun itu
akan ujian, Winsemius mendatangi Phillips Eindhoven, supaya buka pabrik
elektronika di Singapore, kalau tidak akan kedahuluan Jepang. Dia bilang,
tenaga kerja terdidik akan lulus .(*Jadi SDM nya yang terdidik sudah
disiapkan dulu, dan juga pabriknya dibangun pada waktunya, kalau tidak
orang2 terdidik ini akan lari cari kerja di negeri lain)*
Phillips melaksanakan adivies Winsemius dan waktu itu Phillips di Singpore
merajai elektronika di Asia.
Turis2 mampir di Singapore beli barang2 elektronika murah di Singapore.
Dengan masuknya Phillips, perusahaan2 besar seperti Shell mulai bangun
pabrik di Singapore.
Winsemius usul pada Lee dan Goh untuk bangun perumahan mewah untuk tenaga
kerja asing, supaya krasan tinggal di Singapore dan Singapore dapat banyak
pemasukan.
Kemudian lee dan Goh bangun prumahan rakyat Singapore, pindahkan rakyar
dari daerah rawa2 yang tidak sehat. dan supaya rakyat dapat merasakan
langsung kemajuan ekonomi Singapore, dan akan bekerja lebih giat.
Dulunya di tahun 55 an, Singapore itu jauh lebih miskin dari Indonesia. Lee
melihat wanita2 di Singapore umumnya bisa menjahit. Jadi Singpore mulai
dari industri konpeksi, mulai dari pakaian dalam, sampai akhirnya bikin
konpeksi celana panjang dan baju. Beli mesin jahit saja pemerintah
Singapore tidak punya uang, jadinya mulainya dengan menyewa mesin jahit.
Winsemius anjuri Lee buka lapangan terbang yang luar biasa besar, sehingga
kapal terbaNG TERBESARPUN DAPAT MUDAH MENDARAT. Dan dia anjurkan jangan
tarik pajak mendarat, supaya
kapal2 terbang mendarat di Singapore, isi bahan bakar, dan turis2 turun 3
-5 hari di Singapore. Hotel2 untuk turis supaya cepat dibuka.(*Jadi
infrastruktur, turisme digarap*)
Kemudian dia anjuri buka pelabuhan container, supaya kapal2 turunkan
muatannya di Singapore dan pindahkan ke kapal2 kecil untuk dikirim ke
berbagai negeri di Asia.
Waktu Lee bangun Nan Yang University, pelacur2 dan tukang tarik riksha
sumbangkan penghasilan 3 harinya untuk masa depan Singapore.

2018-04-19 2:15 GMT+02:00 Karma, I Nengah [PT. BI-POS] <[email protected]
>:

> Bebarapa kali saya sudah bilang, sebenarnya ini dilema, jika kita terlalu
> tertutup (tidak mau menerima TKA) maka kita tidak akan bisa maju alias
> miskin.
>
> Mengingat APBN terbatas dan investor didalam negeri keadaan juga lagi
> pas-pasan.
>
> Kalau kita lihat Singapura yang negara sangat kecil mereka heapy- heapy
> saja, walaupun TKA nya banyak, malah mereka sangat butuh TKA karena
> penduduk disana
>
> tak sanggup mengerjakan semua.
>
> Jika banyak investor otomatis pengangguran pun bisa dikurangi, kerena
> perusahaannya butuh tenaga kerja, investor bawa tenaga kerja asing sudah
> tentu yang punya skil.
>
> Untuk itu perbaiki dulu SDM dalam negeri, baru protes jika ada TKA masuk
>
> Investor juga mikir untuk invest disuatu negara jika tidak ada tenaga
> kerja yang punya skil di negara tersebut.
>
>
>
> Seperti yang saya bilang kemarin, Cina akan invest di indonesia sekitar
> 2500 Triliun, APBN kita saja tidak sampai segitu.
>
> Dari mana kita cari duit segitu banyak untuk membangun
>
> Kalau saya hitung secara kasar duit segitu banyak akan menyerap sekitar
> 600 rb-1 juta pengangguran.
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Thursday, April 19, 2018 7:58 AM
> *To:* Gelora45 <[email protected]>; Sunny ambon <
> [email protected]>
> *Subject:* [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] Aturan Baru TKA Dinilai Bikin
> Buruh China Kian Banjiri RI
>
>
>
>
>
> Ya, memang begitu.
>
> Kalau ada kerjasama misalnya antara 2 perusahaan, misalnya dari Tiongkok
> dan indonesia, bisa dilakukan pembagian kerja yang jelas seperti waktu
> bangun jembatan Suramadu. Apa bagian BUMN Indonesia yang sudah terkenal
> hasil kerjanya, dan kapan harus selesainya, apa bagian perusahaan Tiongkok
> dan kapan haerus selesainya.
>
> Baru beberapa hari yang lalu saya tanya teman dari jakarta, bagaimana
> bangun real estate di Indonesia. Apa sudah ada onderannemer khusus seperti
> yang ahli pasang listrik, ahli bikin pondasi, ahli pasang jendela, ahli
> pasang pintu, ahli pasang dapur, ahlipasang leiding,  dll. Dia bilang, ya,
> sudah ada, tetapi mesti betul2 milihnya. Kalau salah pilih bisa ngrusak
> nama baik perusahaan real estate. jadi tidak bisa sembarangan pakai
> onderannemer.
>
>
>
> 2018-04-18 18:22 GMT+02:00 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <
> [email protected] <[email protected]>>:
>
>
>
> *Biasanya perusahaan yang mengerjakan sesuatu proyek pembangunan di
> sesuatu negeri membawa tenaga kerjanya, karena para buruh yang dibawa
> dijamin terlatih, berdisiplin, tidak boleh mogok kerja etc. dan yang
> mendorong ialah proyek harus diselesaikan dalam waktu yang ditentutukan,
> jika tidak diselaikan proyek dalam waktu yang ditentukan, maka pelaksana
> proyek wajib membayar denda. *
>
>
>
> https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180417202646-92-
> 291534/aturan-baru-tka-dinilai-bikin-buruh-china-kian-banjiri-ri
>
>
> Aturan Baru TKA Dinilai Bikin Buruh China Kian Banjiri RI
>
> *Dinda Audriene Muthmainah *, CNN Indonesia | Rabu, 18/04/2018 10:49 WIB
>
> Bagikan :
>
> [image: Aturan Baru TKA Dinilai Bikin Buruh China Kian Banjiri RI]Mayoritas
> buruh asal China disebut bekerja di perusahaan infrastruktur dan
> pertambangan, khususnya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
> dan smelter. (CNN Indonesia/Tri Wahyuni)
>
>
>
> Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) *Fahri
> Hamzah <https://www.cnnindonesia.com/tag/fahri-hamzah>* beserta Serikat
> Pekerja dan aktivis menilai Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang
> Penggunaan *Tenaga Kerja Asing (TKA)
> <https://www.cnnindonesia.com/tag/tenaga-kerja-asing> *bakal semakin
> mempermudah *buruh asal China
> <https://www.cnnindonesia.com/tag/tenaga-kerja-china>* untuk bekerja di
> Indonesia.
>
> "Buruh asal China adalah sekrup, mereka dipindah-pindahkan seperti mesin.
> Selesai produksi di negara lain, pindah ke Indonesia, tak peduli dengan
> masyarakat lokal," ungkap Fahri, Selasa (18/4).
>
> Fahri menilai aturan baru mengenai TKA telah melanggar Undang-Undang (UU)
> karena mengizinkan TKA yang tidak bisa berbahasa Indonesia atau bahasa
> asing untuk bekerja di Indonesia.
>
>
> Ia pun bercerita pernah berkunjung ke salah satu pabrik yang memiliki
> pekerja asing. Menariknya, seluruh pengumuman atau informasi disebarluaskan
> menggunakan bahasa Mandari. Namun, kebiasaan tersebut diubah ketika
> manajemen pabrik tahu dirinya akan datang.
>
> "Lalu buruhnya disembunyikan, ada beberapa yang kelihatan dianggap ahli di
> satu ruangan, seolah-olah lagi mengajari pribumi. Saya datang saya
> wawancara, *what kind of foreign languange that you understand?* Geleng
> dia.* Do you speak english?* Goyang dia," papar Fahri.
> Lihat juga:
>
> KSPI: Pelonggaran TKA Gerus Lapak Ratusan Ribu Pekerja Lokal
> <https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180417190725-92-291517/kspi-pelonggaran-tka-gerus-lapak-ratusan-ribu-pekerja-lokal/>
>
>
> Secara terpisah, Ketua Umum Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI)
> Syahganda Nainggolan mengatakan kemudahan yang diberikan kepada TKA
> dilakukan pemerintah dengan menghilangkan beberapa syarat untuk menjadi TKA
> di Indonesia telah dihilangkan. Salah satunya, kompetensi berbahasa
> Indonesia.
>
> "Jadi, melalui Perpres ini TKA boleh sekaligus belajar berbahasa
> Indonesia, itu kan memudahkan TKA terlebih China untuk masuk," ucap
> Syahganda.
>
> Berdasarkan datanya, mayoritas atau 90 persen dari total TKA di Indonesia
> bekerja di level buruh. Mereka tersebar di berbagai sektor, seperti
> infrastruktur, pertambangan, dan pabrik semen.
>
> Syahganda berpendapat jumlah tenaga kerja di Indonesia dan China sama-sama
> kelebihan di level buruh. Dengan demikian, menurut dia, kedua negara ini
> sebenarnya berkompetisi dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal.
>
> "Jadi Indonesia dan China ini bukan komparatif tapi kompetitif," imbuh
> Syahganda.
> Lihat juga:
>
> Menaker Bakal Deportasi Tenaga Kerja Asing Level Buruh
> <https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180410204928-92-289834/menaker-bakal-deportasi-tenaga-kerja-asing-level-buruh/>
>
>
> Di sisi lain, Indonesia juga terus bekerja sama dengan China terkait
> investasi. Baru-baru ini, perusahaan China telah sepakat untuk
> menggelontorkan dana hingga US$20 miliar untuk berinvestasi di empat
> provinsi, yaitu Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sumatra Utara, dan Bali..
>
> "Semangatnya bukan melindungi pekerja dalam negeri atau meningkatkan
> penyerapan tenaga kerja," tutur Syahganda.
>
> Sementara itu, Ketua Harian Konfederasi Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad
> Rusdi menyebut mayoritas buruh asal China bekerja di perusahaan
> infrastruktur dan pertambangan, khususnya pembangunan Pembangkit Listrik
> Tenaga Uap (PLTU) dan smelter.
>
> Selain TKA asal China, terdapat beberapa TKA lainnya yang berasal dari
> Jepang dan Korea. Namun, kedua negara itu umumnya tidak berada di level
> buruh, melainkan minimal di level supervisor di sektor elektronik dan
> otomotif.
>
> "Prinsipnya kami tidak anti TKA, tapi disesusaikan dengan kebutuhan dalam
> negeri," tandas Rusdi.
>
> Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja, jumlah TKA di akhir tahun lalu
> mencapai 126 ribu orang atau meningkat 69,85 persen dibandingkan akhir 2016
> sebanyak 74.813 orang. Mayoritas pekerja tersebut berasal dari China.
> *(agi)*
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke