*Ayo, ayo, maju tak gentar, serang balik jangan gemetar, tunjukanlah
taringmu, jangan cuma mengaung-ngaung seperti macan ompong! Heheheee
eehhhehehhhe*


https://bisnis.tempo.co/read/1077671/ekspor-cpo-dilarang-mendag-minta-izin-jk-untuk-serang-balik-ue?utm_source=Digital%20Marketing&utm_medium=Partnership&utm_campaign=Dable


Ekspor CPO Dilarang, Mendag Minta Izin JK untuk Serang Balik UE

Reporter:
Friski Rian

Editor:
Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

Senin, 9 April 2018 12:50 WIB



   -

   [image: Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Tempo/Ilham Fikri]
   <https://statik.tempo.co/data/2017/10/10/id_654131/654131_720.jpg>
   <https://statik.tempo.co/data/2017/10/10/id_654131/654131_720.jpg>

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Tempo/Ilham Fikri

*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Menteri Perdagangan Enggartiasto
Lukito melapor kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai perkembangan
ekspor minyak sawit mentah (CPO
<https://bisnis.tempo.co/read/1072687/lobi-soal-cpo-luhut-akan-tur-5-negara-eropa>)
ke Eropa dan Amerika Serikat. Selain itu, perjanjian Indonesia dengan
European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (EU CEPA)
dilaporkan ke Kalla.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 1 jam itu, Enggartiasto meminta
izin kepada JK untuk membalas serangan kepada negara yang melarang
penggunaan CPO dari Indonesia. "Kalau mereka juga masih berkeras, saya
minta izin sebagai tim perunding saya harus mempunyai mandat untuk itu,"
kata Enggartiasto di kantor wakil presiden, Jakarta, Senin, 9 April 2018.

*Baca:* Lobi Soal CPO, Luhut Akan Tur 5 Negara Eropa
<https://bisnis.tempo.co/read/1072687/lobi-soal-cpo-luhut-akan-tur-5-negara-eropa>

Enggartiasto menuturkan, selain Uni Eropa, parlemen di Norwegia juga
mengumumkan untuk melarang government procurement CPO. Namun, Enggartiasto
mengatakan sudah melakukan ancaman balik. "Saya bilang, saya juga akan
mem-*banned
*ikannya," kata dia.

Menurut Enggartiasto, Indonesia juga selama ini melakukan pembelian pesawat
terbang dengan perusahaan Airbus dan Boeing. Ia pun menuturkan ada
kemungkinan akan menghentikan pembelian itu, jika negara asal perusahaan
tersebut melarang penggunaan CPO.

Karena itu, Enggartiasto berencana mengajak Malaysia untuk mengambil
langkah bersama menghadapi ancaman Uni Eropa dan Amerika Sebab, Indonesia
dan Malaysia merupakan negara produsen CPO terbesar di dunia. "Itu sebabnya
Pak Duta Besar diminta juga untuk menjembatani atau bicara dengan Malaysia
karena mereka kan demisioner (keadaan tanpa kekuasaan) dalam 1 bulan ini
pemerintahan, menunggu pemilu yang akan datang. Itu segera harus kita ambil
langkah-langkah agar itu bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Enggartiasto mengaku belum menghitung berapa besar kerugian yang akan
dialami Indonesia, jika Uni Eropa melarang penggunaan biodiesel pada 2021.
Tetapi, ia meyakini dampaknya akan besar lantaran CPO
<https://www.tempo.co/tag/cpo> dan turunannya merupakan komoditas ekspor
nomor satu setelah batubara. "Jadi kalau itu terganggu, kita semua
terganggu. Apapun kita tidak mau itu terganggu. Kalau kita diganggu kita
juga bisa ganggu. Gitu saja," katanya.

Kirim email ke