https://www.antaranews.com/berita/704566/pesan-china-melalui-latihan-
militer-dekat-taiwan
Pesan China melalui latihan
militer dekat Taiwan
Rabu, 25 April 2018 14:27 WIB
Dokumentasi jet tempur J-15 lepas landas dari Liaoning, kapal induk
pertama Cina, dalam foto tak bertanggal yang disiarkan pada Minggu
(25/11). Cina sukses melakukan pendaratan penerbangan di kapal induk
pertama mereka, Liaoning, setelah dikirim ke Tentara Pembebasan Rakyat
China, Minggu (25/11), menurut Xinhua. (REUTERS/Xinhua/Zha)
.... kami akan mengambil langkah lebih lanjut...
Beijing (ANTARA News) - Serangkaian latihan militer yang digelar China
di dekat Taiwan dirancang untuk mengirim pesan yang jelas ke Taiwan, dan
China akan mengambil langkah lebih lanjut jika pasukan Taiwan tetap
bertindak sesukanya, kata seorang juru bicara pemerintah China, Rabu.
Selama setahun terakhir atau lebih, China telah menggenjot latihan
militer di sekitar Taiwan yang berpaham demokratis, termasuk
menerbangkan pesawat pembom dan pesawat militer lainnya di sekitar pulau
itu. Pekan lalu China berlatih di Selat Taiwan yang sensitif.
China mengklaim Taiwan sebagai bagian wilayah mereka, dan permusuhan
keduanya telah tumbuh sejak Pemilu Taiwan 2016, di mana Tsai Ing-wen
dari Partai Progresif Demokrat pro-kemerdekaan keluar sebagai pemenang.
China telah mengeluarkan ancaman yang semakin keras bagi Taiwan agar
tetap tunduk, bahkan ketika Tsai telah berjanji mempertahankan status
quo dan menjaga perdamaian.
Berbicara pada pengarahan berita reguler, Ma Xiaoguang, Juru Bicara
Kantor Urusan Taiwan China, mengatakan, pesan yang dikirim Tentara
Pembebasan Rakyat (PLA) China melalui latihannya adalah "sangat jelas".
"Kami memiliki tekad yang kuat, keyakinan penuh, dan kemampuan yang
cukup untuk menggagalkan segala bentuk aksi separatis kemerdekaan Taiwan
dan bergerak untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorial
negara itu," kata Ma.
"Jika Pasukan Kemerdekaan Taiwan terus melakukan apa yang mereka
inginkan, kami akan mengambil langkah lebih lanjut," tambahnya, tanpa
memberikan rincian.
Latihan militer bertujuan untuk melindungi perdamaian dan stabilitas di
Selat Taiwan dan kepentingan orang-orang di kedua sisi itu, kata Ma.
Di tengah ketegangan yang berkembang dengan China, Kementerian
Pertahanan Taiwan pada Selasa mengatakan akan mensimulasikan upaya untuk
memukul mundur pasukan penyerang, perbaikan darurat pangkalan udara, dan
penggunaan pesawat tanpa awak yang dioperasikan sipil sebagai bagian
dari latihan militer mulai minggu depan.
Latihan tahunan Taiwan Han Kuang yang dimulai minggu depan dengan
latihan pos komando berbantuan komputer tersebut, tidak menyebutkan
secara eksplisit tentang China, melainkan mengacu pada "pasukan ofensif
yang menyerang Taiwan".
Bagian utama dari latihan ini adalah uji tembak amunisi aktif pada 4-8
Juni, termasuk "eliminasi musuh di pantai, serta pengintegrasian
sumber-sumber sipil guna mendukung operasi militer.
Perusahaan teknologi akan menawarkan dukungan dengan pesawat tanpa awak
atau drone untuk menandai sasaran dan menyediakan pengawasan medan
perang, serta perusahaan bangunan akan membantu dengan perbaikan
landasan darurat di pangkalan udara Ching Chuan Kang di Taiwan tengah,
kata kementerian itu.
Pewarta: Ade P Marboen
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018