https://www.antaranews.com/berita/707194/rachmawati-indonesia-butuh-
pemimpin-sesuai-cita-cita-proklamator
Rachmawati: Indonesia butuh
pemimpin sesuai cita-cita
Proklamator
Jumat, 4 Mei 2018 20:26 WIB
Dokumentasi Sukmawati Soekarnoputri diwawancara media usai mendatangi
kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa
(16/5/2017). Kedatangan Sukmawati ke kantor Kejati Jabar untuk
menanyakan kelanjutan proses hukum Rizieq Shihab atas kasus penodaan
lambang negara dan pencemaran nama baik Presiden Soekarno. (ANTARA /Agus
Bebeng)
Kondisi Indonesia lampu merah, perlu ada satu pemimpin yang bisa
melakukan satu perubahan sesuai dengan cita-cita Proklamator."
Blitar (ANTARA News) - Rachmawati Soekarnoputri, yang merupakan putri
mantan Presiden Soekarno menyebut Indonesia membutuhkan pemimpin yang
mampu melakukan perubahan sesuai dengan cita-cita Proklamator.
"Kondisi Indonesia lampu merah, perlu ada satu pemimpin yang bisa
melakukan satu perubahan sesuai dengan cita-cita Proklamator," katanya
setelah ziarah ke makam Bung Karno, di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan
Sanan Wetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat.
Ia saat ini bergabung di Partai Gerindra. Jabatannya adalah Wakil Ketua
Umum Partai Gerindra dari partai yang saat ini dipimpin oleh Prabowo
Subianto. Rachmawati menilai Prabowo merupakan satu-satunya sosok
antitesa untuk menghadapi perubahan.
Rachmawati mengakui, pilihan untuk bergabung dengan Partai Gerindra
karena merasa yakin, bahwa masih satu visi. Ia tidak khawatir, pilihan
politiknya yang tidak satu partai dengan saudara lainnya bisa memecah di
antara keluarga.
"Ini bukan masalah orang per orang, tapi visi. Saya yakin berada di
jalur yang diamanatkan dan itu risiko politik," kata dia.
Lebih lanjut, ia menambahkan sudah ada garis antara kebatilan dan
kebenaran, sehingga harus berani mengambil pilihan sekalipun harus
berbeda dengan saudara lainnya. Pilihannya yang sekarang dinilainya juga
sesuai dengan yang diajarkan ayahandanya, Soekarno yang menegaskan untuk
selalu memilh kebenaran.
"Sama seperti apa yang diajarkan bapak, untuk memilih kebenaran,
berpihak pada rakyat dan bagaimana menciptakan adil, makmur, sejahtera.
Itu harus kita capai," katanya menegaskan.
Rachmawati Soekarnoputri ziarah di makam ayahandanya di Kota Blitar. Ia
datang dengan keluarga serta rombongan dari DPP Partai Gerindra,
termasuk Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Prabowo mengaku sengaja ziarah ke makam mantan Presiden Soekarno di Kota
Blitar. Menurut dia, hal tersebut adalah tradisi yang baik.
"Hari ini saya diajak Bu Rachmawati untuk ziarah ke makam pendiri hangsa
ini, `Founding Father` kita, proklamator kita, Presiden pertama Bung
Karno," katanya.
Ia mengatakan, ziarah tersebut sebagai bagian untuk menghormati Bung
Karno. Menurut dia, ziarah adalah tradisi yang baik dan memang harus
selalu dilestarikan.
"Saya kira ini suatu budaya baik, tradisi baik untuk anak bangsa selalu
menghormati pendiri bangsa," kata dia.
Pewarta: Destyan H. Sujarwoko dan Asmaul Chusna
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018